Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

      9 Agustus 2026

      Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

      8 Agustus 2026

      Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

      8 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

      7 Agustus 2026

      Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

      6 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Dampingi Kepulangan 3 Anak PMI ke Kampung Halaman

    RedaksiBy Redaksi10 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Tiga anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Gresik, akhirnya menginjakkan kaki di kampung halaman, tanah kelahiran orang tua mereka setelah bertahun-tahun hidup dan tumbuh di luar negeri.

    Mereka pulang dengan pendampingan penuh dari negara, yang dalam hal ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kepulangan mereka di dampingi oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dari negara asal hingga tiba di Tanah Air dengan aman, Senin (9/2/2026).

    Pemkab Gresik memastikan proses kepulangan berlangsung aman, manusiawi, dan penuh perlindungan, sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi keluarga PMI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perlindungan PMI asal Gresik, yang jumlahnya mencapai sekitar 5.700 orang.

    “Anak-anak tidak boleh menjadi korban jarak dan migrasi. Mereka harus pulang dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang jelas,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Baca Juga :  Polres Gresik Gelar Buka Bersama Insan Media dan Santuni Anak Yatim di Bulan Suci Ramadhan 1447 H

    Setiba di Tanah Air, penjemputan dilakukan Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bersama OPD terkait, camat, dan perangkat desa. Sementara tahap lanjutan bakal difokuskan pada pendampingan psikososial dan konseling, untuk membantu proses adaptasi anak-anak, mengingat mereka lahir dan besar di luar negeri.

    Pemkab Gresik juga menyiapkan rumah singgah, apabila diperlukan agar proses adaptasi berjalan aman dan nyaman. Adapun dokumen kependudukan akan diproses, sehingga anak-anak tersebut bisa mendapat pendidikan dan layanan kesehatan layak.

    Ketiga anak yang dipulangkan yakni, berinisial MI (12) dan SY (8), warga Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, serta HA (11) warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Mereka telah diserahkan pada keluarga masing-masing, dengan pendampingan pemerintah daerah.

    Rasa syukur mendalam lantas disampaikan Siti Khotimah (50), orang tua HA. Dia mengaku, tidak pernah menyangka kepulangan anaknya ke Tanah Air akan di dampingi langsung oleh Bupati Gresik.

    Baca Juga :  Kades Kertosono Sidayu Apresiasi Hadirnya Universitas Sunan Gresik

    “Alhamdulillah, senang sekali akhirnya HA bisa pulang. Tidak menyangka kepulangannya bersama Pak Bupati,” tuturnya.

    Sementara Gus Yani menjelaskan, kepulangan tiga anak PMI tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemkab Gresik dengan KBRI Indonesia di Kuala Lumpur. Di mana Gresik memiliki 7 kantong besar PMI yakni, di Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Dukun, Pulau Bawean (Sangkapura dan Tambak), serta Manyar.

    “Kami hadir memberikan pelayanan publik. Salah satunya perlindungan bagi anak-anak pekerja migran,” kata Gus Yani.

    Dia menambahkan, fokus utama pemerintah daerah adalah, memastikan anak-anak PMI mendapat pendidikan formal yang layak di Tanah Air. Mulai dari pencatatan kependudukan, pemenuhan hak sosial dan kesehatan, hingga akses pendidikan. Selama di luar negeri, sebagian anak PMI hanya mengakses pendidikan nonformal berbasis komunitas.

    Baca Juga :  Cara Unik Usir Hama Tikus di Sawah, Pemdes Gredek Gresik Gelar Gropyokan

    Langkah ini merupakan implementasi Program Prioritas Nawakarsa melalui skema BUMI Gresik (Peduli Buruh Migran Gresik), yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik. Program yang mengorkestrasi perlindungan PMI secara lintas sektor, dengan melibatkan Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

    “Ini baru awal. Prosesnya masih panjang, karena masih banyak anak PMI lain yang menunggu kepulangan,” ucap Gus Yani.

    “Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dengan KBRI di Kuala Lumpur, agar kehadiran negara benar-benar dirasakan. Tidak hanya saat warganya bekerja di luar negeri, tetapi juga saat keluarga mereka membutuhkan perlindungan dan kepastian masa depan,” terangnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Pekerja Migran Indonesia (PMI) Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHadiri Peringatan Isra Mi’raj, Bupati Lamongan Ajak Tingkatkan Iman dan Jaga Kondusifitas Daerah
    Next Article Wabup Gresik Buka Agenda Musrenbang RKPD 2027 di Pulau Bawean

    Berita Terkait

    PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

    9 Agustus 2026

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    8 Agustus 2026

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    8 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    7 Agustus 2026

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    6 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    PKDI Cup II 2026, PKDI Gresik Menang Telak Atas Bangkalan

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 Lamongan Akhirnya Disetujui

    21 Mei 2025

    MINATBACA.com – Akhirnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) atas pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    Petrokimia Gresik Dorong Pemuda Menjadi Petani Mumpuni Lewat Program Taruna Makmur

    SIG Bantu Atasi Krisis Air Bersih Ratusan Masyarakat yang Ada di Rembang dan Blora

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.