MINATBACA.com – Saat membuka rapat evaluasi capaian kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik, Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif mendorong penguatan akselerasi perbaikan jalan.

Dalam kegiatan yang digelar di Hotel Aston Gresik, Rabu (14/1/2026) tersebut, dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif menegaskan, keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam upaya membenahi infrastruktur jalan, sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat dan penggerak roda perekonomian daerah.

Pemkab Gresik, dikatakan menetapkan percepatan perbaikan jalan sebagai agenda utama, dengan total anggaran sebesar Rp2,8 triliun disiapkan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di berbagai lokasi. Dari jumlah tersebut, Rp261 miliar dialokasikan khusus untuk perbaikan tujuh ruas jalan poros desa di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng, yang ditarget rampung pada tahun ini.

“Perbaikan jalan menjadi perhatian utama kami. Infrastruktur jalan yang baik sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat, sekaligus pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, pelaksanaannya harus benar-benar tepat sasaran,” tutur dokter Alif.

Dia menjelaskan, upaya peningkatan kemantapan jalan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Sepanjang 2025, Dinas PUTR Gresik telah melaksanakan perbaikan infrastruktur jalan dengan total panjang 22,257 kilometer menggunakan konstruksi beton, aspal, dan paving, yang tersebar di 37 titik. Adapun pekerjaan meliputi peningkatan dan pelebaran jalan, rekonstruksi ruas jalan, pembangunan jembatan baru, serta perbaikan fasilitas pendukung infrastruktur di Pulau Bawean.

Selain itu, dokter Alif juga menekankan, keberhasilan perbaikan jalan tidak dapat dilakukan secara parsial. Sehingga mendorong Dinas PUTR Gresik untuk memperkuat kolaborasi dengan perangkat daerah terkait, khususnya para camat di wilayah yang memiliki ruas jalan rusak.

“Camat memiliki pemahaman langsung terhadap kondisi wilayahnya. Insight dari mereka sangat dibutuhkan, agar perbaikan jalan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam menentukan prioritas perbaikan, dokter Alif menyampaikan, pemerintah daerah juga melibatkan partisipasi masyarakat. Aduan dan laporan yang masuk melalui media sosial, kanal Lapor Gus, hingga layanan panggilan darurat 112, dikumpulkan dan dijadikan bahan pertimbangan menentukan ruas jalan yang akan ditangani.

“Jika suatu ruas jalan memang membutuhkan perbaikan, maka harus dilakukan secara menyeluruh agar benar-benar menjadi jalan yang mantap dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyampaikan, catatan evaluatif terhadap kinerja Dinas PUTR Gresik. Dengan menilai, masih diperlukan penguatan sinergi dengan pihak terkait serta peningkatan manajemen waktu, agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai target.

Pemkab Gresik menargetkan seluruh ruas jalan berada dalam kondisi mantap pada 2028. Dengan tahun ini, pengerjaan akan difokuskan pada ruas jalan kategori super prioritas. Yakni, jalan dengan akses dan berdampak ekonomi sangat tinggi bagi masyarakat.

Exit mobile version