Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

      24 Oktober 2026

      Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

      24 Oktober 2026

      Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

      23 Oktober 2026

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Tingkatkan Pelayanan dan Kembangkan Jaringan Pipa, PDAM Gresik Lakukan Penyesuaian Tarif
    Ekonomi

    Tingkatkan Pelayanan dan Kembangkan Jaringan Pipa, PDAM Gresik Lakukan Penyesuaian Tarif

    RedaksiBy Redaksi5 Juni 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    GRESIK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta (PDAM) Gresik, terus melakukan peningkatan pelayanan dan juga pengembangan jaringan pipa untuk menyalurkan air kepada para pelanggan.

    Guna menunjang hal tersebut, PDAM Gresik melakukan penyesuaian tarif pelanggan untuk kategori niaga dan industri, mulai dari Rp1.000 sampai Rp1.500 dengan total 6.638 pelanggan. Sedangkan untuk pelanggan kategori rumah tangga, tidak ada kenaikan tarif.

    Direktur Umum Perumda Giri Tirta Gresik Ahmad Rusdilfahmi mengatakan, penyesuaian harga tarif air tersebut tertuang dalam Peraturan Bupati Gresik nomor 31 tahun 2024, seperti pada kategori pelanggan niaga kecil yang meliputi kos-kosan, toko kelontong hingga perkantoran, naik dari harga Rp5.000 per meter kubik (m3) menjadi Rp6.500.

    “Untuk industri kecil, kenaikannya sama dengan kategori niaga kecil. Sedangkan untuk kategori niaga besar, naik dari Rp7.500 menjadi Rp8.500,” ujar Fahmi, saat sosialisasi penyesuaian tarif niaga dan industri kecil di kantor cabang Perumda Giri Tirta Gresik, Rabu (5/6/2024).

    Sejak 2018, jelas Fahmi, pihaknya belum pernah menaikan tarif, sementara tarif listrik dan biaya operasional terus naik. Sehingga kenaikan ini bertujuan untuk subsidi silang dengan kategori rumah tangga, dengan saat ini tercatat ada 123.000 pelanggan.

    “HPP air kita Rp7.650 per meter kubik, sedangkan kita jual air ke masyarakat hanya Rp1.500 per meter kubik. Tentu agar tidak rugi, kami harus naikan tarif di kategori niaga dan industri,” jelasnya.

    Selain itu, Perumda Giri Tirta Gresik juga melakukan penyaluran air kedelapan desa di Kecamatan Duduksampeyan, yang saat ini sudah dilakukan simulasi agar dapat mengalir lancar. Khususnya di lokasi terjauh seperti di Desa Kemudi, yang perlu dibuatkan tandon air dahulu.

    “Rencana, total ada 4.895 sambungan rumah tangga mulai mengalir bulan ini. Tentunya pengembangan jaringan ini butuh pembiayaan yang tidak sedikit,” imbuhnya.

    Terkait keluhan pelanggan rumah tangga yang mengalami lonjakan pembayaran bulanan, Fahmi menyebut, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi. Mulai dari petugas keliling yang tidak bisa melihat meteran air karena rumah dikunci, kebocoran air di rumah pelanggan, hingga adanya pergantian meteran baru.

    “Tahun 2023 kemarin, kami melakukan penggantian 5.000 unit meteran air baru. Sedangkan tahun 2024, ada penggantian 10.000 meteran. Semuanya gratis. Sehingga perhitungan pengunaan air semakin akurat,” kata Fahmi.

    Fahmi juga menepis, pasokan sumber air menipis atau kurang. Bahkan, saat ini kondisinya oversupply atau berlebih. Semuanya tidak lepas dari banyaknya sumber air, salah satunya dari mata air Umbulan.

    “Kemarin ada perusahaan yang bilang butuh air banyak dan saya langsung sampaikan kalau siap menyuplai berapa pun kebutuhan yang diperlukan,” tegasnya.

    Previous ArticleProgram TJSL Solutif Petrokimia Gresik Demi Kesejahteraan Masyarakat
    Next Article Hadiri Agenda HKG PKK, Bupati Gresik Berharap PKK Fokus Tangani Stunting

    Berita Terkait

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    24 Oktober 2026

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    24 Oktober 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    23 Oktober 2026

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    23 Oktober 2026

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    22 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pelayanan Masyarakat di Kabupaten Lamongan Diakui Baik Ombudsman RI

    Pendiri Sanggar Mbah Guru di Lamongan, Masuk Tiga Besar Finalis DPD RI Awards 2026

    Rizal Kembali Terpilih Pimpin Kadin Gresik, Berikut Empat Program Prioritas yang Disiapkan

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Lamongan Buka Ruang Kolaborasi Bagi Pemuda Realisasikan Program Strategis Daerah

    25 April 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat keterlibatan generasi muda dalam mendukung percepatan realisasi…

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Wabup Lamongan Pilih Silaturrahim dengan Staf OPD di Hari Pertama Tugas

    Pemdes Menunggal Gelar Sholawat Bersama Menyambut Maulid Nabi

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.