Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026

      Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Tidak Ada Stunting, Desa Jrebeng Dapat Penghargaan Dari Bupati Gresik
    Kesehatan

    Tidak Ada Stunting, Desa Jrebeng Dapat Penghargaan Dari Bupati Gresik

    RedaksiBy Redaksi29 Juli 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Berkat inovasi nenek peduli stunting (neduting), kampung inovasi pisang (kaesang) dan kampung sayang anak (kali sanak) membuat Desa Jrebeng, Kecamatan Dukun, Gresik, bebas dari stunting.

    Atas capaian tersebut, Pemdes Jrebeng sempat menerima penghargaan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang diberikan oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani pada tahun 2022.

    Kepala Desa Jrebeng Dukun Suja’i mengaku, bersyukur desanya kini dapat terbebas dari kasus stunting. Karena sebelum program-program tersebut berjalan, tercatat ada enam anak balita yang terkena stunting.

    “Alhamdulillah, berkat program itu Desa Jrebeng kini terbebas dari Stunting,” kata Suja’i, Senin (29/7/2024).

    Suja’i menyatakan, dalam program yang dijalankan tersebut Desa Jrebeng juga melibatkan nenek untuk aktif bersama menangani kasus stunting, dengan inovasi ini rupanya cukup berhasil.

    “Kami melihat, karena orang tua bekerja dua-duanya, si anak biasanya diasuh oleh neneknya. Peluang ini kami tangkap dan dibuat inovasi,” ujarnya.

    Bersama Sang Istri sebagai Ketua PKK, Suja’i memberikan pendampingan kepada nenek atau lanjut usia (lansia) yang mengasuh anak tersebut, supaya sang nenek memiliki pemahaman pola asuh yang baik dan anak tidak stunting.

    “Jadi para nenek ini paham, bagaimana caranya membuat makanan bergizi untuk cucunya, ataupun pola asuh yang tepat,” imbuhnya.

    Sementara Ketua PKK Jrebeng Yati menambahkan, meski wilayah desanya sudah zero stunting namun pihaknya masih tetap memberikan makanan tambahan untuk balita.

    Baca Juga :  Koperasi Kelurahan Trate Jadi KDMP Pertama di Jatim yang Menyuplai Kebutuhan SPPG

    “Penambahan makanan untuk balita ini untuk menjaga gizi mereka, agar tidak sampai stunting. Kami harap, anak-anak kita menjadi lebih baik dan jadi generasi sehat,” beber Yati.

    Previous ArticleKolaborasi Cargill dan Pemkab Gresik Dalam Mencegah Stunting
    Next Article Majukan Sentra Makanan Ringan, Pemdes Morowudi Gandeng Civitas Akademika

    Berita Terkait

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    15 Juni 2026

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    15 Juni 2026

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    14 Juni 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    13 Juni 2026

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    13 Juni 2026

    KDKMP Desa Pandanan Jadi Salah Satu Lokasi yang Ditinjau Tim KSP RI

    13 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Komitmen Pemdes Tanah Landean Dalam Meningkatkan Kesehatan Warga

    25 Juli 2024

    MINATBACA.com – Tidak hanya konsen dalam perbaikan infrastruktur, namun Pemerintah Desa (Pemdes) Tanah Landean, Kecamatan…

    Para Petani di Lamongan Didorong Tanam Padi Lebih Awal

    Bupati Lamongan Resmikan Gedung Puslat dan SPKLU RSML

    Stan CFD Gresik Diduga Dijual Lebih Mahal Oleh Oknum Agar Terhindar Antrian

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.