Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pendapatan Petani Meningkat Berkat Petrokimia Gresik dan Program Makmur
    Ekonomi

    Pendapatan Petani Meningkat Berkat Petrokimia Gresik dan Program Makmur

    RedaksiBy Redaksi24 September 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Melalui program makmur, Petrokimia Gresik perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, telah berhasil meningkatkan produktivitas pertanian dan sekaligus pendapatan para petani penerima manfaat.

    Sejak program tersebut diluncurkan oleh Menteri BUMN RI Erick Thohir dan Pupuk Indonesia pada 2021, hingga Agustus 2024, Petrokimia Gresik telah menjalankan program makmur bersama dengan 166.175 petani di berbagai daerah di Indonesia.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, program makmur yang merupakan ekosistem pertanian hulu hilir, terbukti mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani. Karena itu, pihaknya secara konsisten memperluas realisasi program dari tahun ke tahun di berbagai daerah dengan beragam komoditas.

    “Melalui program makmur, Petrokimia Gresik juga mendorong petani lebih mandiri, tidak mengandalkan pupuk bersubsidi,” ungkap Dwi Satriyo, bersamaan momen Hari Tani Nasional, Selasa (24/9/2024).

    “Dengan hasil panen melimpah, penggunaan pupuk nonsubsidi juga mampu meningkatkan penghasilan petani. Ketika pendapatan petani meningkat, pada akhirnya akan menciptakan sustainability pertanian di Indonesia,” sambungnya.

    Baca Juga :  Nataru Petani Tak Perlu Khawatir, Sebanyak 236.486 Ton Pupuk Subsidi Dipersiapkan Petrokimia Gresik

    Realisasi program makmur yang dijalankan Petrokimia Gresik, sejak diluncurkan mampu melampaui target yang ditetapkan oleh Pupuk Indonesia. Yakni, pada tahun 2021 Petrokimia Gresik menjalankan program makmur bersama dengan 21.694 petani di lahan seluas 20.439 Hektare (Ha). Capaian luas lahan juga melampaui target yang diamanahkan, seluas 16.000 Ha.

    Kemudian pada 2022, Petrokimia Gresik berhasil meningkatkan pendapatan sebanyak 60.307 petani di berbagai daerah yang menggarap lahan seluas 98.598 Ha, padahal target 85.000 Ha. Tahun 2023, sebanyak 31.963 petani turut terlibat, dengan Petrokimia Gresik mendampingi budidaya lahan seluas 130.497 Ha, alias melebihi target lahan seluas 99.000 Ha.

    Pada tahun ini hingga Bulan Agustus, Petrokimia Gresik meningkatkan penghasilan sebanyak 52.210 petani, dengan menggarap lahan seluas 136.537 Ha. Kendati belum akhir tahun, realisasi sudah melampaui target seluas 132.000 Ha.

    Lahan terbanyak berada di Jawa Timur. Kemudian disusul Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Barat, Bali-Nusa, Kalimantan dan Sumatera. Lahan tersebut terbesar dimanfaatkan untuk budidaya komoditas padi, tebu, jagung, kelapa sawit, bawang merah, jeruk, jeruk nipis dan hortikultura.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Raih 4 Penghargaan di BUMN Brand & Marketing Award 2024

    Sehingga total realisasi lahan program makmur sejak 2021 hingga Agustus 2024, seluas 385.891 Ha. Dengan lahan tersebar di sejumlah wilayah, mulai dariĀ  Jawa, Bali & Nusa Tenggara, Sumatera, hingga Kalimantan. Komoditas yang digarap petani meliputi, padi, tebu, jagung, kangkung, hortikultura, kelapa sawit, bawang merah, tembakau, kopi, jeruk dan jeruk nipis.

    “Tentu kami akan terus memperluas kebermanfaatan dari program makmur,” ucap Dwi Satriyo.

    “Sehingga semakin banyak lagi petani yang makmur, mampu mendorong generasi muda untuk ikut memajukan pertanian di Indonesia, sesuai dengan arahan dari Pupuk Indonesia dan Menteri BUMN Bapak Erick Thohir,” lanjutnya.

    Jenis pupuk nonsubsidi Petrokimia Gresik yang digunakan dalam program makmur di antaranya, NPK Phonska Plus, NPK Kebomas, Urea Petro, ZA Petro, ZK Petro dan SP-36 Petro.

    Baca Juga :  Kembali Dilantik Menjadi Ketua, Awang Siap Bawa PII Gresik Lebih Bermanfaat

    “Penggunaan produk nonsubsidi Petrokimia Gresik, terbukti memberikan hasil siginifikan bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia,” kata Dwi Satriyo.

    “Semoga semakin banyak petani yang tergabung dalam program makmur, maka semakin lebih banyak lagi petani yang terinspirasi,” pungkasnya.

    Salah seorang petani yang tergabung dalam program makmur, Mudhori mengaku, sangat terbantu dengan keberadaan program makmur, karena petani mendapat banyak fasilitas dan pendampingan. Mulai dari pengolahan lahan, pemupukan berimbang, hingga pengendalian hama, yang berdampak pada hasil panen meningkat.

    “Dengan adanya teman-teman dari agroman yang memberikan arahan kepada kami, tanaman-tanaman kami menjadi sangat memuaskan. Panennya juga berkualitas,” tandasnya.

    Senada, petani tebu binaan Pabrik Gula (PG) Prajekan, Setyono mengatakan, program makmur merupakan solusi peningkatan produktivitas budidaya tebu yang dilakoninya.

    “Alhamdulillah, dengan kami mengikuti program makmur, hasil panen tebu kami meningkat. Sehingga, kami bisa mengembangkan lahan-lahan tebu kami,” beber Setyono.

    petani Petrokimia Gresik program makmur
    Previous ArticleSosok Kasat Intelkam Polres Gresik dan Kapolsek Manyar Berganti
    Next Article Polres Gresik Dukung Pilkada Gresik 2024 Berlangsung Aman dan Damai

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

    21 Agustus 2026

    Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    20 Agustus 2026

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    15 Agustus 2026

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Bukti Program TJSL Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan

    11 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Inspirasi

    Pemkab Gresik Dapat Penghargaan MA Atas Perlindungan Hak Anak dan Wanita

    29 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Sebagai apresiasi atas dukungan dan kerjasama luar biasa dalam upaya pemenuhan hak-hak perempuan…

    Wabup Gresik Membuka Kegiatan Sosialisasi Pemdi

    PT Semen Gresik Sukses Memberi Dampak Positif Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

    Ketua DPRD Gresik Resmikan Central Market Buyos Yosowilangun

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.