MINATBACA.com – Ratusan warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Manyar, Gresik, memadati halaman Masjid Jami’ Baitul Muttaqin dalam rangka peringatan haul Mbah Noloyudho dan para sesepuh desa, Kamis (19/6/2025).
Suasana khidmat menyelimuti kegiatan yang diisi dengan tahlil, kirim doa, serta ceramah agama oleh Wakil Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Abdul Matin Djawahir. Agenda tahunan Pemerintah Desa (Pemdes) Sumberrejo untuk mengenang jasa leluhur, sekaligus melestarikan tradisi spiritual yang telah mengakar secara turun-temurun di tengah masyarakat. Adapun acara rangkaian haul, akan berlangsung hingga Jumat (20/06/2025).
Kepala Desa Sumberrejo Akhmadi mengungkapkan, peringatan haul yang dilaksanakan bukan sekadar ritual keagamaan. Melainkan juga momentum untuk mempererat silaturrahmi, sekaligus dalam rangka memperkuat kerukunan antar warga.
“Saya meyakini dengan diadakannya haul ini, warga Sumberrejo memperoleh berkah. Dimudahkan rezekinya oleh Allah SWT dan semakin rukun satu sama lain,” ujar Akhmadi.
Mbah Noloyudho dikenal sebagai leluhur pertama yang kini menjadi Desa Sumberrejo dan meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah, saat menunaikan ibadah haji dan dimakamkan di sana. Sebagai bentuk penghormatan, warga setiap tahun menyelenggarakan haul sebagai wujud bakti dan doa. Dalam ceramah, KH Abdul Matin Djawahir menyampaikan, haul bukan hanya untuk mengenang tapi juga sebagai sarana menumbuhkan spiritualitas masyarakat.
“Insya Allah majelis seperti ini penuh limpahan rahmat. Mengirim doa kepada Waliullah seperti Mbah Noloyudho, mendatangkan keberkahan dan memakmurkan desa,” tuturnya.
Tidak hanya doa, dalam kesempatan yang sama panitia juga membagikan sajian makanan dan bingkisan kepada para jamaah yang hadir. Sehingga menambah kehangatan dan juga kebersamaan dalam acara tersebut.


