Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

      25 Juli 2026

      Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

      24 Juli 2026

      Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

      24 Juli 2026

      Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

      23 Juli 2026

      Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

      22 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pemdes Srowo Optimistis Kopdes Merah Putih Dukung Ketahanan Pangan
    Ekonomi

    Pemdes Srowo Optimistis Kopdes Merah Putih Dukung Ketahanan Pangan

    RedaksiBy Redaksi23 Juni 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sama dengan desa-desa lain terkait program nasional yang diinisiasi oleh Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto, Pemerintahan Desa (Pemdes) Srowo, Kecamatan Sidayu, Gresik, juga mendirikan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

    Pembentukan Kopdes Merah Putih tersebut dilakukan melalui Musyawarah Desa (Musdes), dengan melibatkan perangkat desa dan unsur masyarakat, pada 24 April 2025. Termasuk, sudah mendapat Surat Keputusan (SK) dari Notaris Pembuat Akta Koperasi (NPAK).

    “Proses verifikasi sudah, administrasi juga sudah lengkap. Termasuk, usaha apa yang bakal dilakukan Srowo untuk Koperasi Desa Merah Putih yakni, sektor perikanan, dengan melihat potensi desa yang kami miliki,” ungkap Kepala Desa (Kades) Srowo Mohammad Anam, Senin (23/6/2025).

    Anam menjelaskan, wilayah desa yang dipimpin olehnya memang memiliki potensi di sektor perikanan, dengan Desa Srowo sudah jauh hari memang terkenal sebagai daerah produksi krupuk ikan. Atas dasar tersebut, Anam optimistis Kopdes Merah Putih di desanya tidak hanya menggeliatkan perekonomian warga, namun juga mendukung ketahanan pangan.

    “Kalau pertanian ya tidak mungkin, karena di sini basisnya itu ya perikanan. Makanya kami butuh penopang, cold storage misalnya, untuk penyimpanan bahan baku ikan,” kata Anam.

    Baca Juga :  Komunitas Wartawan Gresik Ikut Ambil Bagian Lomba Dayung di Desa Gredek

    Sebab menurut Anam, tidak selalu ikan sebagai bahan baku kerupuk yang bakal dipasarkan tersedia. Dikarenakan para pencari ikan atau nelayan juga harus menghadapi cuaca yang tidak selalu bersahabat, sehingga dibutuhkan cold storage untuk menyimpan bahan baku ikan supaya proses produksi dapat terus berlangsung.

    Selain itu, juga dibutuhkan bahan dan faktor penopang lain supaya produksi krupuk yang dilakukan UMKM di Desa Srowo dapat terus dilakukan secara berkesinambungan. Mulai dari pasokan pupuk untuk budidaya ikan di tambak, solar untuk operasional mesin diesel, hingga faktor irigasi yang baik.

    “Kami sudah punya BUMDes yang menyediakan bahan seperti bawang, tepung, vetcin dan bahan lainnya untuk olahan ikan sebagai kerupuk. Sehingga, antara BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih sudah pasti berkaitan,” tutur Anam.

    Sementara Sekretaris Desa Srowo M Fadly menambahkan, pembentukan Kopdes Merah Putih di Desa Srowo pada 24 April 2025 juga dibarengi dengan pembahasan, serta pemilihan pengurus dan para pengawas, juga tempat Kopdes Merah Putih di desanya.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Serahkan Penghargaan Kepada 30 Insan Pariwisata dan Budaya

    “Saat Musdes kemarin itu juga sempat ditayangkan video presiden mengenai Kopdes Merah Putih, pemilihan pengurus dan pengawas, tempatnya, masukan saran, serta kesimpulan dan pengesahan,” terang Fadly.

    Di Kabupaten Gresik telah terbentuk 239 Kopdes Merah Putih, yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan. Jumlah tersebut, mencakup 67 persen dari target sebanyak 356 titik dan menjadi rekor nasional.

    “Kami tancap gas merealisasikan pembentukan Koperasi Merah Putih secara serentak, di seluruh pelosok desa dan kelurahan. Ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah gerakan ekonomi akar rumput yang bertujuan menggali potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Gresik,” beber Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    “Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para camat, kepala desa, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta semua pihak yang telah bahu-membahu mendampingi proses pembentukan koperasi,” lanjutnya.

    Di lapangan, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) berkolaborasi erat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta para camat, untuk mengawal secara intensif setiap Musdes dan rapat pendirian koperasi.

    Baca Juga :  Watuagung Mengare Bungah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

    Pendampingan dilakukan melalui berbagai metode, baik pertemuan tatap muka langsung maupun melalui platform telekonferensi. Untuk mempercepat proses legalisasi, Pemkab Gresik juga menggandeng 37 NPAK yang secara strategis ditugaskan untuk melakukan pendampingan di setiap wilayah kecamatan.

    “Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi pilar penyangga dan memberikan dukungan bagi koperasi-koperasi yang sudah ada. Anggota koperasi wanita, KUD, maupun koperasi petani tetap memiliki peluang untuk bergabung,” jelas dokter Alif-sapaan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

    Sebagai informasi, Kopdes Merah Putih merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa dan mengatasi kemiskinan struktural melalui pembentukan koperasi di tingkat desa/kelurahan. Program ditetapkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) nomor 9 tahun 2025 tentang ‘Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih’.

    Berbagai bidang usaha dirancang untuk dijalankan oleh Kopdes Merah Putih, seperti cold storage di bidang perikanan dan pertanian, apotek sederhana di bidang kesehatan, toko sembako, hingga layanan simpan pinjam. Semua bidang ini akan disesuaikan dengan potensi lokal masing-masing desa atau kelurahan tempat koperasi berada.

    gresik Sidayu
    Previous ArticleGeliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih
    Next Article Bupati Gresik Gus Yani Ajak GP Ansor Tumbuh Bersama

    Berita Terkait

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    24 Juli 2026

    Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

    23 Juli 2026

    Wabup Gresik Serahkan Bantuan Stimulan RTLH Kepada Tiga Penerima Manfaat

    22 Juli 2026

    Sentra IKM Logam Gresik Diresmikan, Jadi Fasilitas Produksi Sekaligus Tempat Magang Siswa SMK

    22 Juli 2026

    Bupati Gresik Cup 2026 Resmi Dibuka, Panggung Atlet Muda Gresik Menuju Prestasi

    21 Juli 2026

    Masukan DPRD Gresik Terkait Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    20 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Dukung UMKM Lamongan, Pak Yes Perkenalkan dan Ajak Mahasiswa Mancanegara Membeli

    Fun Walk di Lamongan Memperingati Hari Koperasi ke-79, Diikuti Mahasiswa dari Luar Negeri

    Pandangan Bupati Gresik Soal Pertanian Sekarang, Pada Saat Pembukaan Petro Agrifood Expo 2026

    Barang Bukti 38 Gram Sabu Siap Edar, Polres Gresik Tangkap Dua Kurir

    Kampung Kerapu Lamongan Sudah Mulai Terapkan Modernisasi Budidaya Perikanan

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Mengenang Mbah H Noloyudho, Tokoh Pendiri Desa Sumberrejo Gresik

    11 Juni 2026

    MINATBACA.com – Setiap tahun di Desa Sumberrejo, Kecamatan Manyar, Gresik, rutin dilaksanakan Haul Mbah H…

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    Wabup Gresik Lepas 260 Calon Jamaah Tunaikan Ibadah Haji

    Terbukti Lakukan Pungli, Ketua CFD Gresik Dicopot

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.