Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

      29 Agustus 2026

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pemberdayaan Perempuan, Ini Harapan Bupati Gresik Terhadap Bunda Puspa
    Ekonomi

    Pemberdayaan Perempuan, Ini Harapan Bupati Gresik Terhadap Bunda Puspa

    RedaksiBy Redaksi20 Mei 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    GRESIK – Bantuan Untuk Pemberdayaan Perempuan Usaha (Bunda Puspa), diharapkan menjadi strategi sekaligus program unggulan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik, serta Nawa Karsa Gresik Seger dalam rangka pemberdayaan perempuan.

    Hal itu disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani, pada saat membuka kegiatan pembekalan tim pelaksana Bunda Puspa 2024 Kabupaten Gresik, Senin (20/5/2024). Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta, yang terdiri dari para pemangku kepentingan utama dalam pelaksanaan Program Bunda Puspa di Gresik.

    “Bunda Puspa ini saya harap menjadi trigger dan percontohan nasional. Kalau di Dinas Sosial ada PKH Inklusif, kalau KBPPPA ada Bunda Puspa. Program ini sangat luar biasa, gendernya ada dan lebih spesifik dalam pemberdayaan perempuan,” terang Gus Yani.

    Substansi dari Program Bunda Puspa, jelas Gus Yani, adalah peningkatan kemampuan terhadap kelompok rentan dan lemah. Tujuannya tidak lain adalah, menumbuhkan kekuatan bagi kelompok rentan, sehingga memiliki kebebasan dari hal yang merugikan.

    “Kita ciptakan ibu-ibu atau emak-emak strong (kuat). Ini agar mereka memiliki kebebasan, dalam artian bebas dari kelaparan, kebodohan, kesenjangan dan ketidakberdayaan. Maka, jangan sampai Bunda Puspa ini dilewatkan begitu saja oleh Dinas KBPPPA,” ungkapnya.

    Tidak hanya berharap pada tahap pelaksanaan, Gus Yani juga berpesan supaya Program Bunda Puspa bisa terus dilakukan monitor tanpa ada feedback mengenai bagaimana hasil dari program tersebut.
    Gus Yani juga sempat membuka diskusi terbuka, dengan perwakilan organisasi wanita yang hadir.

    Khosiah, Ketua Pattiro Gresik sebagai salah satu perwakilan organisasi wanita yang hadir mengatakan, Program Bunda Puspa sekarang telah banyak mencetak alumni-alumni yang luar biasa.

    Khosiah mengungkapkan, diperlukan kepastian sistem dan kolaborasi lintas OPD untuk bisa memberdayakan alumni tersebut. Di mana masukan tersebut, diterima dengan baik oleh Bupati Gresik. Kepada kepala OPD yang hadir, Gus Yani kemudian menegaskan, pentingnya kolaborasi dan sinergitas sebagai solusi untuk mengatasi hal tersebut.

    Sebagai informasi, Program Bunda Puspa sudah berjalan di Gresik sejak tiga tahun lalu. Setiap tahun, lokus atau daerah sasaran untuk desa maupun kecamatannya berbeda. Dengan tahun ini ada delapan desa yang dijadikan lokus di antaranya, Desa Campurejo di Kecamatan Panceng dan Desa Wadeng di Kecamatan Sidayu.

    Ada pula Desa/Kecamatan Bungah, Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Desa Dadapkuning di Kecamatan Cerme, Desa Randupadangan di Kecamatan Menganti, Kelurahan Karangturi di Kecamatan Gresik kota dan Desa Pongangan yang berada di Kecamatan Manyar.

    Previous ArticleUpaya Petrokimia Gresik Mendorong Terciptanya Generasi Penerus Unggul
    Next Article Bupati Gresik Wanti-wanti Remaja Agar Hindari Penyalahgunaan Narkoba

    Berita Terkait

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    29 Agustus 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Sesi Offline Megpreneur 2026 di Lamongan Ditutup, Inkubasikan Inovasi Bisnis Hingga Agripreneur

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    23 Juni 2026

    MINATBACA.com – Upaya pengembangan sektor peternakan melalui hilirisasi produk kambing dan domba, terus diperkuat Pemerintah…

    Pastikan Seleksi Perangkat Desa Transparan, Pemdes Gredek Gandeng UMG

    Pelabuhan Terbaik Nasional Berhasil Diraih TUKS Milik Petrokimia Gresik

    Warga Cagakagung Gresik Menggelar Tradisi Kirab Lima Tumpeng Raksasa

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.