MINATBACA.com – Apresiasi tetap diberikan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, untuk tim voli putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI), kendati gagal menjuarai even Proliga 2026.
Sebab menurut Daconi, perjuangan dan kerja keras tim GPPI sejak awal gelaran hingga berhasil melaju ke babak final Proliga 2026 patut untuk diapresiasi. Dengan capaian runner up, bakal dijadikan motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik pada Proliga 2027.
“Mediol Yoku dan kawan-kawan telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa. Runner up tahun ini merupakan capaian keenam bagi tim voli binaan kami di ajang Proliga. Ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang dan meraih juara ke depan,” ujar Daconi.
Sebelumnya, tim voli putri GPPI juga sempat meraih runner up pada gelaran Proliga tahun 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022. Sementara posisi tiga besar, dibukukan pada saat Proliga tahun 2004, 2010, 2011, 2013, 2016, 2023, dan 2025.
“Saya ucapkan selamat. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan. Ke depan tentu harus lebih baik lagi, dengan target meraih juara,” kata Daconi.
Pada babak grand final Proliga 2026 yang digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta, tim voli putri GPPI harus mengakui keunggulan Jakarta Pertamina Enduro. Di mana pada leg pertama yang digelar Hari Jumat (24/4/2026) skor 1-3 (25-19, 19-25, 19-25, dan 20-25) untuk keunggulan Jakarta Pertamina. Sementara leg kedua yang dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026) Jakarta Pertamina juga kembali menang, dengan skor 0-3 (19-25, 23-25, dan 20-25).
Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, turut mengapresiasi capaian yang dibukukan tim voli putri GPPI di ajang Proliga 2026. Dia menegaskan, hasil tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.
“Prestasi ini harus memotivasi seluruh pemain untuk berlatih lebih keras, demi meraih hasil terbaik di Proliga 2027 mendatang. Apalagi, dalam skuad GPPI saat ini terdapat banyak pemain muda yang menunjukkan potensi besar,” ujar Iwan.
“Kami menyadari, bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan performa yang luar biasa,” tuturnya.
Adapun keikutsertaan GPPI di ajang Proliga tahun ini menjadi partisipasi yang ke-23 sejak digelar, sebab pada tahun 2020 dan 2021 tidak ada Proliga akibat pandemi Covid-19. Eksistensi yang sekaligus menegaskan konsistensi tim, sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional.

