MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik resmi memberangkatkan 85 orang kafilah, untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Rombongan terdiri dari 56 peserta, 9 pendamping, 12 pembina dan 8 ofisial, yang siap berkompetisi di tujuh cabang lomba. Yakni, Tilawah Al-Qur’an (16 peserta), Hifzhil Qur’an (10 peserta), Tafsir Al-Qur’an (6 peserta), Fahmil Qur’an (6 peserta), Syarhil Qur’an (6 peserta), Khot Al-Qur’an (10 peserta), serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta). Dengan kegiatan akan digelar di Kabupaten Jember, pada tanggal 11 hingga 20 September 2025.

Acara pemberangkatan berlangsung di Kantor Bupati Gresik, Kamis (11/9/2025), dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Plt. Kepala Kemenag Gresik Muhammad Ali Faiq, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suprapto, Kepala Dinas PMD Abu Hassan, Ketua Koordinator Pembina Kafilah MTQ KH. Syaiful Munir, pendamping, pembina, ofisial, serta rombongan kafilah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam sambutan mengatakan, keikutsertaan kafilah Gresik dalam MTQ ini bukan sekadar rutinitas lomba, tetapi juga upaya menanamkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Alhamdulillah, seluruh cabang lomba dapat kami ikuti. Kita tidak ada kesulitan untuk memberangkatkan kafilah, karena Gresik memang gudangnya santri,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Mudah-mudahan, ini tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga menjadi budaya yang diimplementasikan ke seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yani juga mengingatkan kembali tentang Peraturan Bupati (Perbup) yang mewajibkan baca Al Qur’an di tingkat sekolah dasar.

“Momentum MTQ ini menjadi pengingat, sekaligus penguat komitmen kita untuk terus memuliakan Al Qur’an dalam setiap momen kehidupan. Semoga keberangkatan kafilah ini membawa berkah, dan dapat meraih prestasi terbaik,” tambahnya.

Salah satu peserta, Wildan Faruqil Ahkam, yang akan berlaga di cabang Tilawah Al Qur’an anak-anak menyampaikan, rasa syukur dan semangat dirinya untuk mengikuti MTQ.

“Sebelum lomba, saya menjalani pembinaan. Latihan setiap hari, juga tirakat dan ikhtiar lahir batin. Target saya tentu ingin meraih juara, tapi lebih dari itu saya berharap mendapatkan berkah dari Al Qur’an,” ucap Wildan.

Exit mobile version