Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

      28 Agustus 2026

      Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

      28 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

      27 Agustus 2026

      Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

      27 Agustus 2026

      Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

      26 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Inspirasi»Desa Betiting Cerme Jadi Tempat Penelitian Deteksi Penyakit Tanaman
    Inspirasi

    Desa Betiting Cerme Jadi Tempat Penelitian Deteksi Penyakit Tanaman

    RedaksiBy Redaksi2 Oktober 20242 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dalam rangka mendeteksi gangguan penyakit pada tanaman, Desa Betiting di Kecamatan Cerme, Gresik, menjadi tempat penelitian yang melibatkan ahli dengan menggunakan peralatan modern. Termasuk di antaranya, peneliti dari salah satu universitas asal Malaysia.

    Kepala Desa Betiting Musoli mengaku, desa yang dipimpin olehnya saat ini memang menjadi tempat penelitian, pengembangan tematik hasil kerjasama antara PENS dengan UiTM (University Teknologi Mara) Malaysia.

    “Penelitian dilakukan hari ini di Desa Betiting. Melibatkan banyak ahli, termasuk dari Malaysia,” ungkap Musoli, Rabu (2/10/2024).

    Musoli menjelaskan, penelitian yang dilakukan tersebut meliputi deteksi hama penyakit tanaman dengan smartphone, portable device dan drone. Seperti pengendalian hama burung pipit, dilakukan menggunakan tali perak otomatis, smart soil tester dan terakhir pemetaan lahan dengan drone.

    Baca Juga :  Miniatur IKN Hasil Panen Meriahkan Sedekah Bumi Desa Semampir

    Para peneliti yang terlibat terdiri dari Mike Yuliana Ketua P3M yang juga ketua tim peneliti, didampingi Budarni staf dari Dinas Pertanian Gresik. Sedangkan ahli dari UiTM Malaysia adalah, Prof Azlina Idris.

    Musoli berharap, penelitian antar negara yang dilakukan tersebut nantinya akan semakin memajukan pertanian di Desa Betiting. Sehingga pada akhirnya, petani yang ada di Desa Betiting bisa makmur dan sejahtera, karena hasil panen yang diperoleh melimpah.

    “Kenapa di Betiting? karena di desa kami bisa panen padi hingga tiga kali dalam setahun. Ini sangat luar biasa dibanding desa lainnya,” beber Musoli.

    Selain itu, tambah Musoli, Desa Betiting dipilih sebagai tempat penelitian juga disebabkan karena faktor lahan. Sebab meski dikepung kawasan perumahan, namun Desa Betiting masih memiliki wilayah pertanian potensial.

    Baca Juga :  Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    “Inilah yang mendorong Dinas Pertanian Gresik menjadikan desa kami sebagai pusat penelitian, sekaligus membantu petani kami dalam menghadapi segala jenis hama pertanian,” kata Musoli.

    betiting cerme penelitian
    Previous ArticlePlt Bupati Gresik Serahkan BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau
    Next Article Good Mining Practice Antar SIG Panen Penghargaan Dari Kementerian ESDM

    Berita Terkait

    Demi Layanan Terbaik Untuk Pelanggan, Kini Ada Kampung PLN Mobile di Desa Cerme Kidul Gresik

    8 Januari 2026

    Sekda Gresik Tegaskan Inovasi Tidak Boleh Terhenti, Meski Anggaran Dipangkas

    6 Desember 2025

    Pembangunan Kios Pasar Desa Tambak Beras Cerme Sesuai Prosedur

    28 Juli 2025

    Geliatkan Ekonomi Warga, Pemdes Pandu Bentuk Kopdes Merah Putih

    22 Juni 2025

    Koperasi Merah Putih Desa Dooro Optimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

    22 Juni 2025

    Pemdes Guranganyar Cerme Sosialisasi Cegah Stunting dan Penyakit Menular

    20 Juni 2025
    Search
    Terkini

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    Bupati Lamongan Wisuda Sebanyak 208 Lansia Peserta Selantang

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Angkat Ekonomi Nelayan, Pemdes Racitengah Bangun 2 Unit Branjang

    21 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Racitengah, Kecamatan Sidayu, Gresik, membuat branjang atau rumpon untuk para…

    Kabupaten Gresik Raih Penghargaan Peringkat Pertama Capaian Investasi

    SIG Kembali Dapat Pengakuan Dari Dunia Internasional

    Akuntabel, Pemkab Lamongan Raih WTP 9 Kali Berturut-turut

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.