Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Busana Khas Lamongan Diperkenalkan Saat Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025
    Budaya

    Busana Khas Lamongan Diperkenalkan Saat Terima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025

    RedaksiBy Redaksi18 Desember 20252 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Busana Khas Lamongan (BKL) tampil gagah dan penuh wibawa, pada panggung Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

    Busana tersebut dikenakan oleh Diaz Nawaksara sebagai delegasi Kabupaten Lamongan, pada saat menerima AKI 2025 untuk kategori Pelopor dan Pembaharu. Penghargaan atas dedikasi yang bersangkutan dalam membaca, menulis, serta mendigitalisasi berbagai aksara kuno Nusantara, pada acara yang digelar Selasa (16/12/2025).

    Dikarenakan hal tersebut tidak hanya sebagai simbol identitas budaya daerah, namun juga mengangkat dan memperkenalkan busana khas daerah di hadapan publik, dalam ajang kebudayaan berskala Nasional.

    Selaku pengusul, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lamongan diwakili Kepala Bidang Kebudayaan Purnomo, turut hadir dan sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung pemerintah daerah, terhadap kiprah pelaku kebudayaan Lamongan di tingkat Nasional.

    Baca Juga :  60 Unit Kendaraan Roda Tiga Kelengkapan KDMP Didistribusikan Pada 30 Desa di Lamongan

    “Kami merasa bangga dan memberikan apresiasi atas tampilnya Busana Khas Lamongan, dalam ajang anugerah kebudayaan nasional. Tentunya bangga akan kiprah Mas Diaz sebagai pelopor budaya Nusantara, dan layak menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2025. Bisa disaksikan rekam jejaknya sangat nyata di tengah masyarakat dan komunitas, baik di Lamongan maupun di tingkat nasional,” tutur Purnomo.

    Putra Lamongan yang berdomisili di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro. Menjadi delegasi Kabupaten Lamongan karena dedikasinya dalam pemajuan kebudayaan, khususnya melalui kerja-kerja literasi aksara tradisional dan sejarah lokal Lamongan.

    Sementara dalam kiprahnya, Diaz Nawaksara yang merupakan Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Lamongan, aktif dalam mendampingi komunitas budaya dan sejarah di Lamongan serta berbagai komunitas literasi, khususnya dalam penguatan literasi aksara Nusantara, manuskrip, dan sejarah lokal. Kontribusi tersebut diperkuat melalui produk-produk digitalisasi berupa aplikasi atau halaman website, sebagai sarana pendukung literasi bagi generasi muda yang akrab dengan perangkat digital.

    Baca Juga :  Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Upaya digitalisasi aksara yang dilakukan Diaz bukan sekedar dokumentasi, melainkan sebagai sarana pemajuan literasi dan penguatan identitas kebudayaan. Melalui pendekatan komunitas dan pemanfaatan teknologi, sumber-sumber pengetahuan yang diwariskan dari masa lalu diharapkan, tetap hidup dan relevan lintas sebagai bagian dari kebudayaan nasional.

    Penghargaan AKI 2025 melengkapi capaian yang ditorehkan Diaz, karena pada tahun sebelumnya juga menerima apresiasi sebagai ‘Insan Pancasila’ dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), atas upaya melestarikan beragam aksara Nusantara sebagai simbol persatuan, kebhinekaan, dan juga identitas Bangsa Indonesia.

    Melalui penghargaan tersebut, diharapkan kerja-kerja pelestarian aksara Nusantara semakin memperoleh ruang, dukungan, dan perhatian yang lebih luas, khususnya di Kabupaten Lamongan.

    Baca Juga :  Olahraga Bersama Hingga Cek Kesehatan Gratis Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Lamongan
    Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 Busana Khas Lamongan Kabupaten Lamongan lamongan Pemkab Lamongan
    Previous ArticleAtlet Dari Kabupaten Gresik Turut Sumbang Medali Bagi Indonesia di Ajang SEA Games 2025
    Next Article SIG Meraih Predikat Informatif dari Komisi Informasi Pusat Usai Skor Naik Signifikan

    Berita Terkait

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    15 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    Tambahan Cabor Baru Bakal Perkuat Kabupaten Lamongan di Porprov 2027

    14 Oktober 2026

    Sebanyak 45 Ruas Jalan di Kabupaten Lamongan Sudah Tuntas Diperbaiki

    14 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Melalui Digitalisasi, Pemkab Lamongan Optimistis Bisa Meningkatkan PAD Menuju Rp1 Triliun

    3 September 2026

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan optimistis bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menuju Rp1…

    Percepat Akses Hunian Layak dan Terjangkau, SIG Menghadirkan Solusi Bata Interlock Presisi

    TMMD ke-128 Resmi Ditutup, Tinggalkan Warisan Pembangunan di Desa Slempit Kedamean

    Stan CFD Gresik Diduga Dijual Lebih Mahal Oleh Oknum Agar Terhindar Antrian

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.