Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

      6 September 2026

      Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

      5 September 2026

      Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

      5 September 2026

      Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

      5 September 2026

      Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

      4 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Bersama Eksekutif, DPRD Gresik Siapkan Langkah Antisipatif Terkait Pemangkasan Dana Transfer Pusat
    Pemerintahan

    Bersama Eksekutif, DPRD Gresik Siapkan Langkah Antisipatif Terkait Pemangkasan Dana Transfer Pusat

    RedaksiBy Redaksi17 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Langkah antisipatif dipersiapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama pihak eksekutif, terkait rencana pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah untuk tahun anggaran 2026.

    Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, pemangkasan dana transfer akan berpengaruh besar terhadap kemampuan fiskal daerah. Oleh karena itu, pihaknya bersama dengan pihak eksekutif sedang menyiapkan berbagai skema, agar program prioritas tetap berjalan. Sebab pemangkasan dinilai bakal berdampak signifikan terhadap sejumlah program, yang telah dirancang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

    “Pemangkasan dana transfer, jelas akan berimbas terhadap sejumlah program di APBD 2026. Makanya, kami tengah mencari skema untuk membantu pemerintah (Pemkab Gresik), dalam mencari sumber pendanaan agar program tetap jalan,” tutur Syahrul, Jumat (17/10/2025).

    Baca Juga :  Upaya UM Gresik Memberi Dampak Nyata Melalui Kegiatan Forum Bisnis

    Syahrul menjelaskan, salah satu skema yang sedang digodok adalah, intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kami minta agar objek-objek PAD yang sudah tergarap saat ini lebih diintensifkan perolehannya, dan mencari objek PAD baru atau ekstensifikasi,” ungkapnya.

    “Sementara aset-aset daerah bisa dikerja samakan dengan pihak ketiga, sehingga bisa memberikan dampak terhadap PAD,” timpal Syahrul.

    Tidak hanya itu, Syahrul juga meminta kepada Pemkab Gresik untuk segera melakukan pemetaan, terhadap aset-aset daerah yang berpotensi untuk dikerja samakan.

    “Banyak sekali aset pemerintah yang belum dimanfaatkan. Jadi saya minta agar aset-aset itu dipetakan, yang bisa dikerja samakan dengan pihak ketiga,” ujar Syahrul.

    Adapun wacana pemangkasan dana transfer tersebut, dikatakan oleh Syahrul, masih bersifat dinamis. Karena jika sebelumnya diperkirakan bakal mencapai Rp571 miliar, kini angka tersebut turun menjadi Rp539 miliar.

    Baca Juga :  Wabup Memimpin Gerakan Indonesia ASRI yang Dilaksanakan di Kabupaten Gresik

    “Sepertinya pemangkasan di angka Rp539 miliar. Kalau pun bertambah atau berkurang, saya rasa tak jauh dari itu,” katanya.

    DPRD Gresik kini menunggu penyampaian postur RAPBD 2026, melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang dijadwalkan dibahas pekan depan.

    “Kita lihat berapa postur KUA PPAS untuk RAPBD 2026. Berapa proyeksi kekuatan fiskal dana transfer yang diterima Gresik, PAD-nya berapa, dan lain-lain pendapatan sahnya berapa. Nanti baru bisa terukur kebutuhan pembiayaan yang harus dicukupi, dan dari mana sumbernya,” beber Syahrul.

    Mengacu pada APBD Perubahan 2025, pendapatan daerah Gresik diproyeksikan sebesar Rp3,86 triliun. Terdiri atas PAD Rp1,56 triliun, dana transfer Rp2,29 triliun, dan lain-lain pendapatan sah Rp81 miliar.

    Baca Juga :  Wabup Gresik Tinjau Sekolah Rusak dan Sanitasi Rumah di Hari Pertama Tugas

    “Kalau melihat proyeksi PAD pada APBD-P 2025 Rp1,56 triliun, idealnya kalau pemangkasan dana transfer tahun 2026 terbukti hingga Rp539 miliar, maka target PAD tahun 2026 harus di angka Rp2 triliun. Sehingga program yang direncanakan, bisa tercover pembiayaannya,” papar Syahrul.

    Namun, jika target PAD dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) 2025 tidak mampu menutup kekurangan, maka efisiensi anggaran di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi opsi terakhir.

    “Bisa semua OPD anggarannya kena kepras. Itu jalan terakhir untuk mensiasati pembiayaan APBD 2026, dengan adanya pemangkasan dana transfer,” kata Syahrul.

    Syahrul menegaskan, DPRD Gresik bersama pihak eksekutif akan melakukan penyelarasan dalam pembahasan KUA-PPAS 2026, setelah disampaikan dalam rapat paripurna.

    “Kami akan berupaya semaksimal mungkin. Insya Allah ada jalan,” pungkasnya.

    DPRD Gresik gresik pemkab gresik
    Previous ArticleMaksimalkan Kualitas Air, Pemkab Lamongan Fokus Bersihkan Sungai
    Next Article Bupati Lamongan Simbolis Letakkan Batu Pertama Pembangunan KDMP Sidorejo

    Berita Terkait

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    4 September 2026

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Parade Kebangsaan Menutup Rangkaian Kegiatan Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lamongan

    Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2023, Fraksi DPRD Lamongan Sampaikan Pandangan Umum

    Jaring Atlet Renang Potensial, Swimming Competition Bupati Cup V Lamongan 2026 Digelar

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pak Yes Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah

    Benjeng dan Balongpanggang Disebut Bupati Gresik Jadi Salah Satu Prioritas untuk Pembangunan JPD

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bupati Gresik Melantik 55 Kepala Sekolah dan 21 Pejabat Fungsional

    5 Januari 2026

    MINATBACA.com – Sebanyak 55 kepala sekolah dan juga 21 pejabat fungsional di lingkup Pemerintah Kabupaten…

    Tekad Pak Yes Usai Resmi Dilantik Sebagai Bupati Lamongan 2025-2030

    Momentum Strategis, Pemkab Gresik Gelar Musrenbang RPJMD 2025-2029

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.