Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

      31 Juli 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

      31 Juli 2026

      Pemkab Gresik Melalui Dinas KBPPPA Luncurkan Gerakan Remaja Sebagai Agen Perubahan

      30 Juli 2026

      Komitmen Pemkab Lamongan Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Diapresiasi Pemprov Jawa Timur

      29 Juli 2026

      Kebahagiaan Abang Becak Saat Menerima Bantuan dari Petrokimia Gresik

      29 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG dan BRIN Kerja Sama Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida
    Ekonomi

    SIG dan BRIN Kerja Sama Kembangkan Beton Hijau Tahan Sulfat dan Klorida

    RedaksiBy Redaksi7 Mei 20254 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), melakukan penandatanganan kerja sama ‘Pengembangan Beton Hijau untuk Infrastruktur Kawasan Pesisir dan Laut.’

    Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Operasi SIG Reni Wulandari dan Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN Teguh Muttaqie di Gedung The East, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Dengan kedua belah pihak menyambut positif dan penuh optimistis, mengenai kerja sama yang bakal dilakoni.

    Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, di tengah persaingan ketat, SIG senantiasa menjaga komitmen dalam memproduksi bahan bangunan ramah lingkungan yang merupakan bagian dari upaya dekarbonisasi yang konsisten dijalankan oleh pihak perusahaan.

    Melalui penggunaan bahan baku dan bahan bakar alternatif, efisiensi energi, hingga penggunaan energi terbarukan, saat ini semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38 persen jika dibandingkan semen konvensional. Setelah berhasil memproduksi semen hijau untuk kawasan pesisir, kerja sama dengan BRIN ini mewujudkan intensi SIG untuk memperluas pengembangan dalam produksi beton hijau untuk kawasan pesisir.

    Baca Juga :  Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah

    “Kami telah berkolaborasi dengan BRIN untuk berbagai kegiatan penelitian terapan, dan saat ini kami kembali bekerja sama dalam pengembangan beton hijau untuk mendukung pembangunan infrastruktur kawasan pesisir dan laut,” kata Donny Arsal.

    “Semoga ikhtiar ini dapat mendukung program pembangunan pemerintah melalui penggunaan produk yang andal dan ramah lingkungan,” sambungnya.

    Produk bahan bangunan rendah karbon, semakin dibutuhkan dalam urgensi penanganan dampak perubahan iklim dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Hal ini pun sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan pengembangan infrastruktur. Di lingkungan ekstrem seperti kawasan pesisir dan laut, struktur beton berisiko lebih mudah keropos.

    Kerja sama antara SIG dan BRIN bertujuan untuk menghasilkan beton dengan ketahanan tinggi terhadap sulfat, termasuk gelombang, pasang surut dan korosi akibat ion klorida. Beton ini akan memiliki formulasi khusus untuk lingkungan laut dengan peningkatan kepadatan, daya tahan dan masa layan beton, sehingga mengurangi biaya perawatan dan kokoh dalam jangka panjang.

    Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menyampaikan, dalam riset ini SIG bersama BRIN akan mengembangkan produk beton hijau yang memiliki ketahanan tinggi di lingkungan ekstrem, seperti kawasan pesisir dengan memperhatikan aspek infrastruktur pesisir dan kekhususan bahan baku yang dipakai, sehingga lebih unggul dari beton konvensional. Selain berkualitas tinggi, beton hasil pengembangan ini juga lebih ramah lingkungan karena menggunakan material rendah karbon.

    Baca Juga :  SIG Dukung Percepatan Program Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

    “Kami berharap, hasil riset ini menjadi solusi atas kebutuhan konstruksi di daerah-daerah pesisir, terutama yang telah mengalami peningkatan level permukaan air,” tutur Reni Wulandari.

    “Karena itu, kami menggandeng BRIN untuk mengakselerasi dengan riset menyeluruh untuk menghasilkan produk beton berkualitas tinggi, tetapi tetap memperhatikan aspek keberlanjutan,” lanjutnya.

    Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Cuk Supriyadi Ali Nandar, menyambut baik inisiatif SIG untuk berkolaborasi dalam pengembangan beton hijau untuk infrastruktur di kawasan pesisir dan laut. Beton hijau ini diharapkan lebih ramah lingkungan dibandingkan beton konvensional karena lebih rendah emisi, diproduksi dengan energi yang lebih efisien, namun tetap berkualitas tinggi.

    “BRIN dan SIG memiliki kesamaan visi untuk memajukan bangsa dan negara. Indonesia adalah negara kepulauan, maka kerja sama ini menjadi kontribusi untuk melindungi pantai-pantai dari abrasi dengan memberi lapis lindung. Bersama SIG, BRIN akan membuat lapis lindung menggunakan teknologi beton yang ramah lingkungan tanpa mengesampingkan kualitas dan sesuai dengan peruntukan di wilayah Indonesia,” ungkap Cuk Supriyadi Ali Nandar.

    Baca Juga :  SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan Dari Program 3 Juta Rumah

    Sementara Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Teguh Muttaqie menjelaskan, dalam kerja sama tersebut BRIN dan SIG akan memformulasikan material baru. Contohnya waste material seperti fly ash dan slag nikel, dalam komposisi beton hijau sehingga tercipta desain baru yang dapat digunakan untuk proyek tanggul, infrastruktur pelabuhan dan kawasan pesisir lainnya.

    “Beton konvensional membutuhkan banyak energi yang berdampak pada perubahan iklim. Saya yakin SIG memiliki strategi dan inisiatif untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia, dengan menerapkan teknologi bersih dan hijau. Sinergi ini menjadi langkah nyata untuk menyongsong masa depan yang lebih rendah karbon, lebih bersih dan berkelanjutan,” ucap Teguh Muttaqie.

    SIG
    Previous ArticlePelamar Mini Job Fair Disnaker Gresik Lolos Langsung Bekerja di Perusahaan
    Next Article Pemkab Gresik Tegaskan Komitmen Terhadap Investasi

    Berita Terkait

    SIG Catat Penjualan 18 Juta Ton pada Semester I Tahun 2026

    27 Juli 2026

    Penjualan 15 Juta Ton Berhasil Dicatat SIG Dari Bulan Januari Hingga Mei 2026

    6 Juli 2026

    SIG Dukung Percepatan Program Sekolah Rakyat di Empat Provinsi

    2 Juli 2026

    Melalui Program TJSL, SIG Berhasil Tumbuhkan 36 Pelaku UMKM di Desa Glondonggede

    29 Juni 2026

    SIG Mendorong Ratusan UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar

    25 Juni 2026

    Kontribusi SIG Bagi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat di Aceh Melalui Pengolahan Sampah

    22 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Gandeng Bank Jatim, Dishub Lamongan Bersiap Terapkan Pembayaran Retribusi Parkir Nontunai

    Bupati Lamongan Dampingi Menteri PPN Meninjau Kawasan Industri Pantura

    Pemkab Gresik Melalui Dinas KBPPPA Luncurkan Gerakan Remaja Sebagai Agen Perubahan

    Komitmen Pemkab Lamongan Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Diapresiasi Pemprov Jawa Timur

    Kebahagiaan Abang Becak Saat Menerima Bantuan dari Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Upaya Polres Gresik Beri Layanan Pada Masyarakat Melalui Bhabinkamtibmas

    31 Oktober 2024

    MINATBACA.com – Memperkuat peran Bhabinkamtibmas Polres Gresik agar dapat memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat, Wakapolres…

    Lestarikan Tradisi, Pemdes Tumapel Gelar Sedekah Bumi Selama 3 Hari

    Ciptakan Peluang Bisnis di Tahun 2026, SIG Perkuat Kolaborasi Strategis

    Pesan dan Ajakan Bupati Lamongan Kepada 268 Orang Tua Peserta SOTH yang Diwisuda

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.