MINATBACA.com – Dalam rangka untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing pada Indonesia Emas, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menjadi mitra strategis dan kritis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam membangun daerah.
Hal tersebut dilontarkan Pak Yes-sapaan akrab Yuhronur Efendi, saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang IMM Lamongan periode 2025-2026 oleh Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur periode 2024-2026 Devi Kurniawan, bertempat di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Senin (24/3/2025).
“Menghadapi Indonesia emas pada 2045 mendatang, Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah menyiapkan sumber daya berkualitas dan berdaya saing mulai saat ini. Karena SDM adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah kedepan,” tutur Pak Yes.
Selanjutnya Pak Yes memaparkan, upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas tersebut adalah, melalui lima belas program prioritas yang diusung olehnya. Di antaranya ada program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis (Perintis), Young Entrepreneur Succes, Megpreneur, Lamongan sehat dan beberapa lainnya.
“Salah satu komitmen kami dalam menyiapkan generasi unggul adalah memberikan fasilitasi pendidikan dan memberikan pengarahan non akademik sejak dini, agar mampu menggali potensi pemuda Lamongan,” paparnya.
Bahkan, program prioritas Kabupaten Lamongan juga selaras dengan program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat. Di antaranya adalah merealisasikan makan bergizi gratis hingga pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara Ketua Umum PC IMM Kabupaten Lamongan yang baru dilantik Alexi Candra menyatakan, sudah menyiapkan program kerja pada periode kepemimpinan dirinya. Program kerja dinyatakan selaras dengan visi Lamongan yakni, “Menciptakan Kejayaan Lamongan yang Berkelanjutan”.
Di antaranya adalah mendirikan kelas bahasa (Inggris) sebagai bekal anggota IMM setelah lulus untuk berdiaspora, kajian rutin sebagai penyeimbang antara intelektual dan moral, program politisi untuk berlatih terjun di bidang politik dan Ipmawati mengajar sebagai dukungan dalam kegiatan belajar siswa-siswi di Lamongan.

