Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

      30 Oktober 2026

      Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

      30 Oktober 2026

      Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

      29 Oktober 2026

      Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

      29 Oktober 2026

      Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

      29 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Budaya»Jaga Tradisi, Ada Arakan Tumpeng dan Gunungan Hasil Bumi di Kletak Putatlor
    Budaya

    Jaga Tradisi, Ada Arakan Tumpeng dan Gunungan Hasil Bumi di Kletak Putatlor

    RedaksiBy Redaksi4 Agustus 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Sebagai bentuk rasa syukur dan menjaga tradisi warisan leluhur, ratusan warga Dusun Kletak, Desa Putatlor yang terletak di Kecamatan Menganti, Gresik, mengarak tumpeng dan aneka gunungan hasil bumi berkeliling kampung.

    Sejak pagi, ratusan warga mulai dari orang tua, pemuda hingga anak-anak tampak antusias tumpah ruah di jalanan desa untuk ikut serta dalam perayaan. Ada yang mengenakan baju adat Jawa, menunggang kuda, hingga kereta kencana, Sabtu (3/8/2024).

    Tradisi tersebut dilaksanakan turun temurun oleh warga, yang mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa (Pemdes) Putatlor. Dikarenakan terlihat kerukunan di antara warga, guyub dan semangat gotong-royong dalam melestarikan warisan leluhur, yang menjadi cikal bakal terbentuknya Dusun Kletak.

    Apresiasi serupa juga datang dari anggota DPRD Gresik Wongso Negoro, yang berasal dari Partai Golkar. Bahkan, Wongso turut terlibat dalam gelaran acara dengan mengenakan penutup kepala adat Jawa dan tidak henti- hentinya mengucapkan rasa terima kasih kepada warga Dusun Kletak.

    “Dengan sedekah bumi ini berarti panjenengan (anda) ingat pada leluhur jenengan. Sehingga kelestarian budaya ini perlu dibudayakan,” kata Wongso.

    “Dengan adanya bersyukur pada hari ini, berarti menysukuri apa yang diberikan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan yang menjadi keinginan panjenengan semua bisa segera terkabul,” lanjutnya.

    Tidak lupa, Wongso juga mengingatkan kepada warga, jika pada tahun ini akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gresik. Sehingga warga diajak untuk menyukseskan gelaran tersebut, sembari tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpecah belah hanya karena berbeda pilihan.

    “Rukun nggeh. Nek mari nyoblos mari yo mari (rukun ya, setelah menyalurkan hak suara ya sudah). Siapapun yang menjadi bupatinya, masio ngunu gak ileng mareng sampean (belum tentu ingat kepada anda). Pesan saya, pemilihan apapun, ayo kita rukun. Kegiatan apapun maupun sedekah bumi ayo kita rukun,” tutupnya.

    PJ Kepala Desa Putatlor Muh. Dayat menambahkan, merasa terhormat telah diundang dalam kegiatan sedekah hasil bumi warga Dusun Kletak yang berlangsung cukup meriah, namun tetap kompak dan guyub dengan balutan semangat gotong-royong.

    “Saya atas nama PJ Kepala Desa Putatlor mengucapkan banyak terima kasih, saya diundang matur nuhun (terima kasih) sangat. Saya baru kali ini di Dusun Kletak saya sempatkan, karena saya cinta pada warga Dusun Kletak,” ujarnya.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia sedekah bumi Dusun Kletak, yang mana pada pagi ini masyarakatnya sangat guyub dan rukun. Mudah-mudahan rezekinya ke depan bisa melimpah dan masyarakat sejahtera,” harapnya.

    Sementara Kepala Dusun Kletak Susilo dalam sambutan menegaskan, jika sedekah bumi yang digelar merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat dan karunia Allah SWT kepada warga Dusun Kletak. Karena menurut Susilo, siapa saja yang pandai bersyukur, maka Allah SWT akan memberikan kenikmatan yang berlipat.

    “Sehingga kita sebagai hambanya, kita wajib bersyukur. Siapa yang bersyukur akan diberikan kenikmatan, tetapi kalau kita lalai, kita akan celaka,” jelas Susilo.

    Selain acara sedekah bumi, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan agenda ruwatan. Di mana ruwatan itu sendiri mengandung makna, yang salah satunya adalah ruwet. Yakni, meminta kepada Yang Maha Kuasa untuk dapat dihindarkan dari segala macam keruwetan hidup, yang mungkin saja akan dihadapi dalam perjalanan hidup.

    “Kita memohon segera keruwetan di Dusun Kletak segera sirna. Ruwo artinya ramai. Kita berharap, kampung kita ini ramai dan keamanannya akan terjaga. Perekonomian akan meningkat dan kesejahteraan warga akan terwujud,” bebernya.

    Kemeriahan arak-arakan tumpeng dan gunungan hasil bumi di Dusun Kletak, diakhiri dengan berebut gunungan hasil bumi yang berisi aneka buah-buahan, makanan hingga uang tunai, dengan harapan mendapatkan barokah.

    Previous ArticlePenghargaan Bagi 30 Sukarelawan Saat Peringatan Hari Donor Darah Sedunia
    Next Article Cari Bibit Potensial, Pemdes Sumput Kembali Gelar Turnamen Sepakbola

    Berita Terkait

    Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

    30 Oktober 2026

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    30 Oktober 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    29 Oktober 2026

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    29 Oktober 2026

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    29 Oktober 2026

    PKB Gresik Isyaratkan Bakal Dampingi dan Bantu Pesantren Mengurus Izin Operasional

    28 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Cermati Perkembangan Pasar Saham Domestik, SIG Buka Opsi Buyback Saham

    Sebanyak 11 Pelaku Curanmor Ditangkap Polres Gresik dalam Rentang September-Oktober 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    Orang Tua Lulusan SOTH di Lamongan Diharapkan Agar Terapkan Pola Asuh Sesuai Ilmu yang Didapat

    Atasi Persoalan Air, Pembangunan Embung Wono Tirto Lestari di Sambeng Lamongan Bakal Berlanjut

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Tumpeng Raksasa 3.000 Bungkus Nasi Krawu Setinggi 4,5 Meter KWGe Pecahkan Rekor MURI

    28 Juni 2026

    MINATBACA.com – Ide kreatif para jurnalis yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Grissee (KWGe), akhirnya tercatat…

    Masukan DPRD Gresik Dalam Rangka Mendorong Peningkatan Sektor Wisata

    Berkat Program Inklusif dan Berdampak, Petrokimia Gresik Kembali Meraih Penghargaan

    Bersamaan Peringatan HKN ke-61, Wabup Gresik Resmikan 8 Puskesmas Rawat Inap Baru

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.