Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

      11 September 2026

      Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

      11 September 2026

      Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

      11 September 2026

      Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

      10 September 2026

      Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

      10 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG Tawarkan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon Ramah Lingkungan
    Ekonomi

    SIG Tawarkan Solusi Bahan Bangunan Rendah Karbon Ramah Lingkungan

    RedaksiBy Redaksi9 Juli 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Meningkatnya kebutuhan manusia akan perumahan dan gedung penunjang kehidupan modern, berimbas pada tingginya kontribusi sektor konstruksi yang mencapai 10,49 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional tahun 2023.

    Sejalan dengan upaya pemerintah menciptakan ekonomi berkelanjutan dan mengurangi laju perubahan iklim, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berinovasi dengan menyediakan produk bahan bangunan rendah karbon dan solusi berkelanjutan. Bahan yang dihasilkan dari inovasi, dengan proses produksi yang ramah lingkungan.

    Direktur operasi SIG Reni Wulandari mengatakan, SIG sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, senantiasa meningkatkan kapabilitasnya dengan terus berinovasi menciptakan solusi bahan bangunan ramah lingkungan, guna mendukung pembangunan rendah karbon dan mendukung upaya pemerintah mencapai target Net Zero Emission pada 2050. Peningkatan kapabilitas tersebut, tertuang dalam peta jalan keberlanjutan atau sustainability roadmap 2030 SIG.

    Salah satu penerapan prinsip ekonomi sirkular yang dilakukan SIG dalam kegiatan produksi adalah, melalui penggunaan bahan bakar alternatif dari limbah industri, biomassa dan sampah perkotaan yang diolah menjadi Refuse-Derived Fuel (RDF). SIG memulihkan keberadaan energi atau mineral pada limbah yang sebelumnya tidak termanfaatkan, menjadi alternatif pengganti atas sumber daya alam yang dipakai dalam produksi semen, dengan tetap memenuhi standar untuk menjaga kualitas produk dan kepatuhan lingkungan.

    Selain pemanfaatan bahan bakar alternatif, proses produksi di pabrik SIG ditunjang dengan implementasi plant digitalization melalui pemanfaatan machine learning, big data dan artificial intelligence, untuk optimasi kegiatan produksi untuk mencapai efisiensi penggunaan energi dan peningkatan produktivitas.

    SIG juga melakukan riset dan pengembangan untuk menghasilkan produk dengan emisi lebih rendah, tetapi memiliki kualitas yang setara di kelas peruntukannya (green cement). SIG mengembangkan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya pada unit-unit operasionalnya, serta optimasi gas panas buang dari proses produksi semen (waste heat recovery power generation).

    “Pada 2023, penggunaan bahan bakar dan bahan baku alternatif di seluruh pabrik SIG mengalami peningkatan mencapai 1,65 juta ton. SIG juga berhasil mengurangi emisi GRK cakupan satu (dari operasional) sebesar 4,9 juta ton GRK dibandingkan baseline tahun 2010. Sedangkan pada cakupan dua (emisi tidak langsung dari energi listrik) berhasil diturunkan sebanyak 0,15 juta ton GRK,” kata Reni pada sesi talk show Green Economy Expo 2024, yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta Convention Center, Kamis (4/7/2024).

    Di sela acara, Reni menyampaikan, dengan melakukan pola operasi yang berkelanjutan, SIG berhasil memperoleh sertifikat green label dari Green Product Council Indonesia, sertifikat Ekolabel Swadeklarasi dari KLHK dan sertifikat industri hijau dari Kementrian Perindustrian.

    Pada 2023, SIG juga memperoleh dua proper emas dan tujuh proper hijau dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Serta meraih peringkat lingkungan, sosial dan tata kelola atau Environmental, Social, Governance (ESG) rating terbaik pertama kategori construction materials di Asia Tenggara, melalui capaian predikat medium risk dengan skor 22,9 dalam penilaian yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat internasional, Sustainalytics.

    Beberapa produk SIG tercatat 21 persen sampai dengan 38 persen lebih rendah karbon dibanding semen konvensional. Di antaranya, semen curah untuk berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur dan stabilisasi tanah, semen masonry untuk aplikasi non-struktural, serta produk turunan semen inovatif seperti beton berpori untuk membantu penyerapan air ke dalam tanah, beton cepat kering untuk perbaikan jalan dalam waktu singkat dan menghindari kemacetan karena penutupan jalan, serta beton dekoratif yang estestis.

    Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG terus melakukan upaya untuk mendorong penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan, sebagai upaya partisipatif dalam percepatan pencapaian target Net Zero Emission 2050. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan PT Bina Karya (Persero), untuk penyediaan solusi bahan bangunan termasuk produk berbahan dasar semen, green cement, produk turunan semen dan bahan bangunan dalam proyek pembangunan IKN.

    “Solusi bahan bangunan ramah lingkungan dari SIG, sangat relevan dengan konsep pembangunan IKN sebagai smart and green city. Dalam pembangunan IKN tentunya SIG memenuhi persyaratan, baik dari produknya yang bersifat green dan mengandung nilai TKDN tinggi, serta solusi yang menjawab tantangan pembangunan infrastruktur saat ini. Misalnya produk beton berpori dan paving porous, yang memiliki kemampuan meresapkan air dengan baik. Dapat mendukung pembangunan IKN, yang mengusung konsep kota spons,” kata Vita.

    Sementara pembangunan infrastruktur jalan, dapat menggunakan beton yang dapat kering dalam hitungan jam setelah diaplikasikan. SIG juga siap memasok soil stabilisation untuk meningkatkan kekuatan dan daya dukung tanah lunak, yang menjadi salah satu tantangan pembangunan di IKN. Dengan memperbaiki dan meningkatkan sifat teknik tanah, sehingga tanah yang distabilisasi akan cocok untuk konstruksi jalan atau bangunan.

    “SIG sangat mendukung program yang mengedepankan keberlanjutan atau sesuai Sustainable Development Goals (SDGs), guna memastikan keberlanjutan kehidupan di bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang dan menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan,” tutur Vita.

    Previous ArticleUpaya Pemdes Dapet Balongpanggang Dongkrak Perekonomian Warga
    Next Article Pesan Wakil Bupati Gresik Pada Saat Menyambut Kedatangan Jamaah Haji

    Berita Terkait

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    11 September 2026

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    11 September 2026

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    11 September 2026

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

    10 September 2026

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Harapan Pak Yes Akan Institut Sabilillah yang Baru Hadir Mewarnai Dunia Pendidikan di Lamongan

    9 September 2026
    Search
    Terkini

    Selama 3 Hari ke Depan, Ada Kegiatan Extranas ke-8 Tahun 2026 Dilaksanakan di Kabupaten Lamongan

    Petrokimia Gresik Bersama MIND ID dan PTFI Bahas Rencana Peningkatan Pasokan Bahan Baku Pupuk

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Bupati Lamongan Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Program TAMENG Kini Menjadi Living Lab Pertanian Berkelanjutan Pertama di Malang

    9 Oktober 2025

    MINATBACA.com – Tawangargo Smart-Eco Farming Village alias TAMENG, telah berhasil menjadi solusi pertanian hortikultura dalam…

    Bisnis Berkelanjutan, SIG Raih Penghargaan Dalam Asia Sustainability Reporting Rating 2025

    Petrokimia Gresik Hadirkan Solusi Pertanian Organik Produktif nan Efektif

    Peringati Harganas ke-32, Bupati Lamongan Hadiri Wisuda SOTH

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.