Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

      7 Oktober 2026

      Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

      7 Oktober 2026

      Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

      6 Oktober 2026

      Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

      6 Oktober 2026

      Lolos Verifikasi dan Validasi, Kabupaten Lamongan Mendapat Jatah 387 KIP JAWARA

      6 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat
    Ekonomi

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    RedaksiBy Redaksi7 Oktober 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan adalah, melalui program ‘Bunda Puspa.’

    Guna menunjang program, pelatihan usaha untuk kader Bunda Puspa lantas dilaksanakan di Ruang Putri Cempo, dengan dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Senin (5/10/2026).

    Pelatihan tersebut diikuti para kader Bunda Puspa, dengan melibatkan berbagai unsur. Mulai dari perangkat daerah, perguruan tinggi, organisasi perempuan, hingga pemerintah kecamatan. Dengan kolaborasi diharapkan, dapat memastikan program tidak berhenti pada pelatihan, namun terus berlanjut melalui pendampingan dan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat.

    Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik terus memberi perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan melalui penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi. Dia menilai, potensi ekonomi yang dimiliki oleh perempuan di masyarakat sangat besar, dan perlu untuk terus dioptimalkan. Karena itu, Bunda Puspa diharapkan tidak hanya menjadi ruang belajar dan peningkatan keterampilan, tetapi juga mampu melahirkan perempuan yang semakin mandiri dan berdaya secara ekonomi.

    Baca Juga :  Meski Ada Undang Undang ASN, DPRD Gresik Jamin Pegawai Honorer

    “Yang saya inginkan, kader-kader Bunda Puspa kesejahteraannya semakin naik. Ketika pelatihan ini memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat, maka peran Dinas KBPPPA menjadi sangat penting untuk mengoordinasikan seluruh elemen, baik internal maupun eksternal,” ujar Gus Yani.

    Dia kemudian menekankan, pentingnya memastikan alumni Bunda Puspa memperoleh pendampingan setelah mengikuti pelatihan. Sebab menurutnya, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang mengikuti pelatihan, namun juga dari sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi di masyarakat.

    Untuk itu, Gus Yani mendorong sinergi dengan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan, agar alumni Bunda Puspa dapat diarahkan menjadi pelaku usaha. Pendampingan dapat dilakukan melalui fasilitasi legalitas usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), akses permodalan, hingga pengembangan usaha.

    Baca Juga :  Pemkab Gresik Mulai Susun RKPD 2027 Berbasis Good Government dan Kepentingan Masyarakat

    “Bunda Puspa ini didampingi, dilatih, kemudian dilepas ke masyarakat. Jangan sampai setelah pelatihan selesai, selesai juga programnya. Harus ada pendampingan sampai mereka benar-benar bisa menjadi pelaku usaha,” pesan dia.

    Selain mengembangkan usaha secara mandiri, Gus Yani berharap, alumni Bunda Puspa dapat menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada perempuan lain, mulai dari tingkat RT/RW, dusun, hingga desa.

    “Minimal alumni Bunda Puspa bisa menjadi alumni yang hebat. Bisa mengajar di lingkungan terkecil, di dusun, desa, RT maupun RW. Punya pengalaman dan mampu mendampingi perempuan-perempuan lain agar semakin hebat,” harapnya.

    Lebih lanjut, Gus Yani menyampaikan, program Bunda Puspa memiliki keterkaitan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya dalam aspek pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga mendorong agar program tersebut dikolaborasikan dengan berbagai program pemberdayaan yang lain, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Karena menurutnya, meningkatkan kesejahteraan keluarga, perlu diikuti dengan penguatan kapasitas ekonomi, salah satunya melalui pemberdayaan perempuan.

    Baca Juga :  Kerap Kebanjiran, Warga Desa Babaksari Gotong Royong Bangun Tanggul di Dusun Petissari

    Adapun program Bunda Puspa telah dijalankan Pemkab Gresik sejak 2022. Memasuki tahun-tahun berikutnya, pemerintah daerah terus mendorong supaya keberadaan para alumni dapat memberi dampak yang lebih luas di tengah masyarakat.

    “Sejak 2022, kita pertama kali menjalankan Bunda Puspa. Sekarang kita harus melihat, apakah lulusan atau alumni Bunda Puspa sudah memberikan dampak di tengah masyarakat. Itu yang harus kita kawal bersama,” tuturnya.

    Hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik, tim pelaksana Bunda Puspa, perwakilan dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, para camat, kader Bunda Puspa, serta perwakilan dari organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Gresik.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleSosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi
    Next Article Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    Berita Terkait

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    6 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026

    Susun Arah Pembangunan Berkelanjutan, Pemdes Menganti Selenggarakan Musdes Secara Terbuka

    1 Oktober 2026

    Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    29 September 2026

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    29 September 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Mendorong KNPI Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

    Pemkab Gresik Upayakan Kader Bunda Puspa Agar Dapat Menunjang Perekonomian Masyarakat

    Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Wabup Gresik Ingin Kolaborasi Diperkuat Tanpa Diskriminasi

    Sarasehan dan HKTI Fest 2026, Bupati Lamongan Ajak Generasi Milenial Gemari Pertanian Modern

    Lolos Verifikasi dan Validasi, Kabupaten Lamongan Mendapat Jatah 387 KIP JAWARA

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Pemkab Gresik Terima Penghargaan Proklim Kategori Lestari dari KLHK

    9 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah, Pemerintah…

    Bupati Gresik Serahkan SK Pengangkatan ASN dan Perpanjangan PPPK Formasi Tahun 2021

    Kades Sembunganyar Sebut Koperasi Merah Putih Sokoguru Ekonomi Desa

    Bupati Gresik Tegaskan Belanja Pelayanan Masyarakat Tetap Prioritas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.