Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

      3 November 2026

      Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

      3 November 2026

      Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

      3 November 2026

      Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

      3 November 2026

      Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

      2 November 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Gubernur Jatim Beberkan Solusi Tangani Kekeringan Saat Salurkan Bantuan Air Bersih di Lamongan
    sosial

    Gubernur Jatim Beberkan Solusi Tangani Kekeringan Saat Salurkan Bantuan Air Bersih di Lamongan

    RedaksiBy Redaksi18 September 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Beberapa solusi strategis untuk penanganan bencana kekeringan dibeberkan oleh Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, bersamaan penyaluran air bersih di Desa Mantup, Lamongan, Jumat (18/9/2026).

    Khofifah berkesempatan menyalurkan sebanyak 1.500 liter air bersih dan sembako, kepada sebanyak 105 keluarga (590 jiwa) di Desa Mantup. Sembari mengungkapkan, beberapa solusi strategis yang bisa dilakukan untuk penanganan bencana kekeringan. Tidak hanya melalui dropping air bersih juga modifikasi cuaca, namun juga mengajak warga untuk mencari sumber-sumber air yang selanjutnya dilakukan pengeboran, dan kemudian disalurkan menuju daerah-daerah potensial kekeringan.

    “Sebetulnya kita (sudah) melakukan dari tanggal 3 September lalu, operasi modifikasi cuaca. Tetapi ada yang bisa kita lakukan secara lebih strategis ketika menemukan sumber-sumber air terdekat, yang memungkinkan untuk bisa diakses dan ditarik ke titik-titik yang mengalami kekeringan atau potensial mengalami kekeringan,” ungkap Khofifah.

    Baca Juga :  Komitmen Pemkab Lamongan Menjaga Kelestarian Ekosistem Pesisir Diapresiasi Pemprov Jawa Timur

    “Prinsipnya, kita harus terus ikhtiar mencari solusi strategis,” imbuhnya.

    Tidak hanya memberi opsi untuk mengidentifikasi sumber-sumber mata air terdekat dan melakukan pengeboran sumur di daerah potensial, Khofifah juga menyerahkan bantuan sebanyak 70 unit jerigen @15 liter, 150 unit tandon 1.200 liter, dan bantuan uang sebesar Rp61 juta untuk keperluan air bersih.

    Sementara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang mendampingi Khofifah mengungkapkan, untuk saat ini di Kabupaten Lamongan terdapat 12 kecamatan dan sekitar 42 dusun yang terdampak kekeringan. Bantuan air bersih terus disalurkan oleh pemerintah, sehingga dengan adanya solusi pencarian sumber air tersebut, diharapkan mampu dilaksanakan untuk membantu mengatasi bencana kekeringan.

    “Ada di 12 kecamatan sekitar 42 dusun, dan hari ini kita juga banyak menyalurkan air. Hampir tiap hari baik dari pemerintah Kabupaten, juga dari pemerintah provinsi,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

    Baca Juga :  Kabupaten Lamongan Raih Peringkat Lima Nasional dalam Pengawasan Kearsipan 2024

    “Ini Bu Gubernur terjun langsung untuk memberikan bantuan air dan juga bantuan sembako, dan juga menawarkan beberapa solusi. Termasuk juga mencari sumber-sumber baru, jadi musim kemarau begini masih bisa ada air,” lanjutnya.

    Salah seorang warga yang mendapatkan bantuan air bersih Titik (30), mengaku senang dan berterima kasih. Pasalnya, saat ini kebutuhan akan air bersih menjadi hal yang sangat penting, apalagi harga air bersih juga dikatakan olehnya menjadi lebih mahal.

    “Memang kekurangan air, terima kasih Bu Gubernur sudah diberikan bantuan air dan sembako. Kami sangat senang, ini untuk berbagai keperluan rumah tangga, masak, mandi,” kata Titik.

    “Kami terbantu sekali, dulu beli air 5.000 liter harganya Rp120.000 hingga Rp130.000, sekarang Rp140.000. Kalau yang 8.000 liter dari harga Rp150.000, sekarang menjadi Rp180.000,” ucapnya.

    Baca Juga :  Implementasikan Efisiensi Energi, Bupati Lamongan Pastikan Kualitas Layanan Publik Tetap 100 Persen
    Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Kabupaten Lamongan kekeringan lamongan
    Previous ArticleJaringan Gas Bumi di Menganti Gresik Siap Beroperasi Melayani 7.363 Sambungan Rumah
    Next Article Dorong Penguatan Kinerja Pemerintahan, Bupati Lamongan Melantik 60 Pejabat

    Berita Terkait

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    3 November 2026

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    3 November 2026

    Sebanyak 180 Atlet Lamongan Siap Berlaga di Ajang POPDA Jawa Timur 2026, Usung Target Juara

    2 November 2026

    Upaya Kesetaraan, Pemkab Lamongan Berupaya Perkecil Kesenjangan Pria dan Wanita Melalui PUG

    2 November 2026

    Ringankan Beban Masyarakat, Kegiatan Pasar Murah Digelar di Kecamatan Paciran Lamongan

    2 November 2026

    Kiat DWP Kabupaten Lamongan Mengubah Barang Sederhana Jadi Menarik dan Memiliki Nilai Tambah

    29 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Pengurus KORPRI Lamongan Masa Bakti 2026-2031 Dikukuhkan, Fokus untuk Pelayanan Publik Terbaik

    Mempererat Hubungan Kelembagaan, Kabinda Jawa Timur Kunjungi Petrokimia Gresik

    Apresiasi serta Harapan Menkomdigi, Saat Petani dan Petambak di Lamongan Mulai Beralih ke AIoT

    Beri Makanan untuk Lansia Tunggal Kurang Mampu, Pemkab Gresik Uji Coba Program PIRINGKU

    Pemdes Menganti Bantah Memaksa Warga Harus Bayar Iuran untuk Acara Sound Horeg

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    14 Oktober 2026

    MINATBACA.com – Keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), menjadi cukup penting bagi suatu daerah. Hal…

    Pemdes Sembayat Manyar Kembali Menyalurkan BLT Untuk 42 KPM

    Pemkab Gresik Perkuat Tata Kelola Hibah Daerah melalui Penandatanganan NPHD

    Rakorda Pendirian Koperasi Merah Putih di Seluruh Desa/Kelurahan se-Gresik

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.