MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didapuk menjadi salah seorang narasumber, dalam agenda ‘Bincang Ekonomi Daerah’ bersama Mahasiswa Universitas Islam Lamongan (Unisla).
Pada agenda yang dilaksanakan, Senin (31/8/2026) Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyampaikan gambaran mengenai perekonomian hingga potensi Kabupaten Lamongan yang dapat dikembangkan. Sambil berharap, melalui agenda yang dilaksanakan bisa menambah kepercayaan diri para mahasiswa, jika Kabupaten Lamongan masih dapat dikembangkan dan memiliki potensi yang besar untuk berkembang.
Menurut Pak Yes, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan pada tahun 2025 berada pada angka 5,40 persen alias mengalami peningkatan, jika dibanding setahun sebelumnya (2024) yang ada di kisaran 4,8 persen. Capaian yang lantas mengantar Kabupaten Lamongan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di Provinsi Jawa Timur, sementara berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal pertama tahun 2026 ekonomi Kabupaten Lamongan naik sebesar 10,79 persen.
“Pertumbuhan ekonomi kita pastikan bisa mempunyai dampak pada sektor-sektor yang lain, khususnya penurunan kemiskinan. Memang belum signifikan, tapi setidaknya angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan sudah turun 12,3 persen,” tutur Pak Yes.
“Kita terus berupaya, supaya kemiskinan di Lamongan bisa turun menjadi satu digit angka. Kita berusaha menurunkan kemiskinan di rentang desil 1 sampai 5,” tambahnya.
Lebih lanjut Pak Yes mengungkapkan, sektor paling berpengaruh dan strategis dalam menggerakan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan. Yakni, sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, yang menyumbang sebesar 30,10 persen. Sembari membeberkan bila peluang investasi di Kabupaten Lamongan masih sangat besar, termasuk industri pengolahan dan UMKM yang juga cukup potensial.
“Kabupaten Lamongan punya modal sosial yang baik, iklim yang baik, dan sumber daya alam yang melimpah, yang bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujar Pak Yes.
“Ekonomi yang tumbuh harus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk lebih produktif, usaha lokal perlu terus diperkuat, nilai tambah terus diciptakan, dan investasi diadakan untuk membuka lapangan kerja. Dengan begitu pertumbuhan Lamongan tidak hanya terlihat dari angkanya saja, tetapi juga langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” beber Pak Yes.

