Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Menteri PPPA Apresiasi Keberadaan Daycare Petrokimia Gresik yang Turut Dirasakan Masyarakat

      24 Juni 2026

      Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

      23 Juni 2026

      Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

      23 Juni 2026

      Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

      23 Juni 2026

      Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

      23 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Kesehatan»Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik
    Kesehatan

    Sebanyak 16 Penerima Manfaat ODHIV Menerima Bantuan Usaha, Berikut Pesan Wabup Gresik

    RedaksiBy Redaksi13 Maret 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif menegaskan, bantuan usaha bagi orang dengan HIV (ODHIV) harus dimanfaatkan secara optimal, untuk mendukung kemandirian ekonomi penerima manfaat.

    Hal tersebut disampaikan oleh dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, pada saat menghadiri kegiatan penerimaan program ‘Bantuan Sosial bagi orang dengan HIV tahun 2026 di Kabupaten Gresik,’ yang dilaksanakan, Kamis (12/3/2026). Dalam kegiatan ini, sebanyak 16 ODHIV menerima bantuan vokasional usaha dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Margo Laras.

    Wabup Alif mengingatkan, supaya bantuan yang diberikan tidak dijual, melainkan digunakan untuk bekerja dan mengembangkan usaha. Menurutnya, bantuan tersebut harus menjadi penguat agar penerima manfaat lebih mandiri, lebih sejahtera, dan mampu menopang kebutuhan keluarga.

    “Bantuan ini untuk usaha, untuk bekerja. Bukan untuk dijual,” tegas dokter Alif.

    Dia juga menekankan, pentingnya pendampingan berkelanjutan setelah bantuan disalurkan. Karena menurut dokter Alif, penerima manfaat tidak cukup hanya sekedar dibantu dengan peralatan usaha. Namun juga perlu pendampingan, dilatih, hingga mereka dapat mengembangkan usaha.

    “Jangan habis dibantu lalu dilepas. Harus tetap didampingi, dilatih, dan dibantu berkembang,” ungkap dokter Alif.

    Sementara perwakilan Kementerian Sosial melalui Sentra Margo Laras Pati Sudarono mengatakan, program tersebut merupakan dukungan pemerintah pusat yang bersumber dari APBN, bagi penerima manfaat yang berada di Kabupaten Gresik.

    “Kegiatan ini terselenggara melalui dukungan APBN yang disalurkan melalui Sentra Margo Laras, untuk 16 penerima manfaat di Kabupaten Gresik. Kami berharap, sinergi dengan pemerintah daerah terus terjaga, agar program-program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Sudarono.

    Baca Juga :  Pemkab Lamongan Berkomitmen Terus Melakukan Pembangunan Kesehatan

    Bantuan yang disalurkan menyasar berbagai jenis usaha produktif. Terdiri lima paket diperuntukkan bagi usaha warung kelontong, tiga paket untuk jualan gorengan dan aneka minuman, serta masing-masing satu paket untuk usaha bakso keliling, tahu tek, dimsum, perjahitan, tata rias, sosis bakar, seblak, dan jualan es beserta olahan pangan.

    Diharapkan, sebanyak 16 ODHIV di Kabupaten Gresik dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin, sehingga program serupa ke depan dapat diperluas.

    Dengan dokter Alif juga memberi apresiasi, atas sinergi Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dalam mendukung pendampingan bagi para penerima manfaat. Serta mengingatkan kepada para penerima manfaat, agar tetap disiplin menjaga kesehatan dan rutin menjalani pengobatan, sebagai modal utama untuk tetap produktif dan menjalankan usaha.

    Dinas Kesehatan Gresik Dinas Sosial Gresik gresik Kabupaten Gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleGelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Pastikan Kondusivitas Wilayah Lamongan
    Next Article Menyaksikan Prosesi Masak Kolak Ayam, Bupati Sebut Identitas Sosial dan Religi Masyarakat Gresik

    Berita Terkait

    Menteri PPPA Apresiasi Keberadaan Daycare Petrokimia Gresik yang Turut Dirasakan Masyarakat

    24 Juni 2026

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    23 Juni 2026

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    23 Juni 2026

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    23 Juni 2026

    Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    23 Juni 2026

    Festival Nasi Krawu KWGe 2026, Bersiap Pecahkan Rekor MURI Dengan 3.000 Bungkus Nasi Krawu

    22 Juni 2026
    Search
    Terkini

    Menteri PPPA Apresiasi Keberadaan Daycare Petrokimia Gresik yang Turut Dirasakan Masyarakat

    Menyambut HUT Pada Tahun Ini, Petrokimia Gresik Fasilitasi 100 Anak Khitan Gratis

    Bakti Sosial Memperingati Hari Jadi Lamongan, Sebanyak 104 Anak Mengikuti Khitan Massal Gratis

    Pemkab Gresik Memperkuat Ekosistem Peternakan, Dorong Menjadi Produk Bernilai Tambah

    Buka Bimtek LPJ Pengkab KONI Gresik, Wabup Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Keuangan

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Kapolres Gresik Dampingi Kapolda Jatim Tinjau Kesiapan SOR Tri Dharma

    3 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Imam Sugianto di dampingi Kapolres Gresik AKBP…

    Petrokimia Gresik Kembali Berikan Program Beasiswa Bagi Petani Muda

    Pemkab Lamongan Tekankan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Masyarakat

    Komitmen SIG Terapkan Tata Kelola yang Baik, Sejalan Inisiatif Stranas PK

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.