Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026

      Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

      22 Oktober 2026

      Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

      22 Oktober 2026

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

      21 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Inspirasi»Ipda Purnomo Kunjungi Remaja yang Selamatkan 1 Anak di Waduk Menongo, Bantu Biaya Pendidikan
    Inspirasi

    Ipda Purnomo Kunjungi Remaja yang Selamatkan 1 Anak di Waduk Menongo, Bantu Biaya Pendidikan

    RedaksiBy Redaksi24 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Insiden tragis sempat terjadi di waduk Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Tiga anak tewas dalam kejadian, dengan seorang lainnya berhasil diselamatkan warga.

    Dalam peristiwa pada Selasa (17/2/2026) tersebut, empat anak yang kesemuanya warga desa setempat berjenis kelamin perempuan tersebut tenggelam. Tiga anak berinisial NR (13), RZ (9), dan UK (6) meninggal dunia imbas kejadian, sedangkan seorang lainnya berinisial AA (11) selamat usai berteriak dan kemudian ditolong oleh Rendy Kurniawan (16) remaja desa setempat.

    Mereka berempat sempat tenggelam, usai salah seorang di antaranya terpleset dan lantas terjatuh ke dalam waduk, saat mereka bermaksud jalan-jalan menikmati pemandangan selepas salat subuh. Melihat salah seorang rekan jatuh ke dalam waduk, ketiga anak lainnya coba menolong, tapi malah justru ikut tenggelam lantaran tidak bisa berenang.

    Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Ada 16 Titik Daerah Irigasi di Lamongan yang Dilakukan Rehabilitasi

    Namun AA yang dalam kondisi tersebut sempat berteriak, tertolong setelah Rendy mendengar teriakan tersebut. Kendati AA harus mendapat perawatan medis di Puskesmas Sumberaji, atas kondisi yang dialaminya.

    Kejadian tersebut tidak lepas dari perhatian Ipda Purnomo, yang dikenal lantaran banyak membantu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Mendengar peristiwa tersebut, Pak Pur-sapaan Ipda Purnomo merasa salut dengan apa yang dilakukan oleh Rendy, yang berinisiatif menyelamatkan korban sebelum kedatangan tim evakuasi.

    “Saat kejadian Rendy sedang berada di rumah, ketika tiba-tiba teman sekampungnya datang memberitahu ada orang yang tenggelam di waduk,” ujar Pak Pur usai mengunjungi Rendy, Senin (23/2/2026).

    “Tanpa menghabiskan waktu lama untuk berpikir, dia langsung bergegas menuju lokasi kejadian. Setelah sampai di tempat kejadian, Rendy tidak ragu untuk langsung terjun ke dalam waduk mencari korban yang tengah terancam nyawanya,” jelas Pak Pur.

    Baca Juga :  Megpreneur 2026, Cara Pemkab Lamongan Buka Peluang Usaha Wirausaha Muda

    Upaya yang dilakukan oleh Rendy berbuah dengan keselamatan nyawa korban AA, yang berhasil dia temukan. Meskipun korban NR, RZ, dan UK, harus meninggal dunia buntut kejadian tersebut.

    “Rendy juga tetap aktif membantu saat tim evakuasi datang, dengan memberi informasi rinci mengenai kondisi waduk yang turut mempercepat proses pencarian,” ucapnya.

    Dari keterangan yang diperoleh Pak Pur pada saat melakukan kunjungan, Rendy merupakan siswa kelas XI SMKS PGRI Sukodadi, anak dari pasangan suami istri (pasutri) Ramelan dan Ratna Susanti. Tidak hanya memberi ucapan terima kasih atas tindakan yang dilakukan, namun Pak Pur juga memberi bantuan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi dalam kunjungan tersebut.

    Baca Juga :  Komitmen Pemkab Lamongan Dukung Penerimaan Negara dari Dana Cukai

    “Kita sangat menghargai kecepatan tindakan dan keberanian pemuda seperti Rendy. Meskipun tiga korban lainnya tidak dapat diselamatkan, kontribusi Rendy sangat berarti dalam proses penanganan insiden tersebut, dan menjadi contoh inspiratif bagi generasi muda,” ungkap Pak Pur.

    Sementara Rendy, dikatakan Pak Pur, berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya. Dia juga menyatakan, akan terus berusaha dan belajar dengan baik, serta siap membantu masyarakat jika memang dibutuhkan. Sembari menyampaikan, turut berbelasungkawa kepada para keluarga korban yang meninggal dunia.

    Ipda Purnomo Kabupaten Lamongan Kecamatan Sukodadi lamongan Waduk Menongo
    Previous ArticleMendukung Percepatan Pemulihan Pascabencana, SIG Kirim 36.000 Bata Interlock Presisi
    Next Article Kunker di Gresik, Komisi IV DPR RI Pastikan Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 Untuk Petambak

    Berita Terkait

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    22 Oktober 2026

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    21 Oktober 2026

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pak Yes Ajak Masyarakat Lamongan Dukung Asta Cita

    21 Oktober 2026

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    19 Oktober 2026

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Bupati Lamongan Sarankan UMKM Melek Digital untuk Hasil Lebih Maksimal

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    MTQ Difabel 2026 Tingkat Jawa-Bali di Kabupaten Lamongan Diikuti Ratusan Kafilah

    13 Oktober 2026

    MINATBACA.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 tingkat Jawa-Bali, digelar di Pendopo Lokatantra Kabupaten…

    Digitalisasi Pajak Di Lamongan Berhasil Lampaui Target Realisasi Penerimaan

    Wabup Gresik Apresiasi Tim Robot Bawah Air UMG yang Bakal Berlaga di Final Kontes Kapal Indonesia

    Pemdes Sidokumpul Salurkan Bantuan Untuk Warga Penyandang Disabilitas

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.