Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Sinergi Komisi VII DPR dan Petrokimia Gresik Dalam Menjaga Ketersediaan Pupuk Bersubsidi
    Ekonomi

    Sinergi Komisi VII DPR dan Petrokimia Gresik Dalam Menjaga Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

    RedaksiBy Redaksi24 November 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Guna mewujudkan swasembada pangan nasional, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, bersama Komisi VII DPR RI bersinergi menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi.

    Demikian disampaikan oleh Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Majus Luther Sirait, mewakili Direktur Utama Daconi Khotob, setelah menerima kunjungan kerja spesifik Komisi VII di Gresik, beberapa waktu lalu.

    Luther menyampaikan, pemerintah tahun ini banyak melakukan transformasi pada tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi, termasuk menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar 20 persen. Untuk itu, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia mendukung optimalisasi penerapan kebijakan, dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi yang sesuai regulasi untuk para petani terdaftar.

    “Apalagi saat ini sejumlah daerah memasuki musim hujan, dan petani mulai menanam. Kami sudah menyiapkan stok pupuk bersubsidi yang cukup di gudang-gudang tingkat kabupaten/kota seluruh Indonesia, dan siap ditebus oleh petani,” ujar Luther.

    Dia juga mengatakan, Petrokimia Gresik memiliki kontribusi yang signifikan dalam menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi, khususnya Urea, NPK dan ZA, yang menjadi tulang punggung produktivitas sektor pertanian. Hingga 20 November 2025, Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi nasional sebanyak 299.369 ton. Dengan rincian pupuk Urea sebanyak 26.519 ton, NPK Phonska 224.417 ton, pupuk organik 42.938 ton, dan ZA 5.496 ton. Stok tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani, selama tiga pekan ke depan.

    Baca Juga :  Kunker, Wabup Dorong Optimalisasi Layanan Penyelamatan Damkar Gresik

    “Kami berharap petani dapat mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi. Stoknya tersedia dan harganya juga lebih murah per tanggal 22 Oktober lalu. Pemerintah telah banyak mengeluarkan kebijakan yang sangat memudahkan petani, dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional,” kata Luther.

    Luther menyadari efektivitas distribusi, ketepatan sasaran, dan akuntabilitas di Lini III dan Lini IV, sangat menentukan rasa aman petani dan stabilitas harga pangan nasional.

    Sementara itu, Komisi VII memiliki perhatian besar terhadap ketahanan pangan nasional, efisiensi industri, utilisasi kapasitas kritis dan struktur biaya non-energi. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty, mengapresiasi kinerja Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, karena permasalahan-permasalahan dinamika yang biasanya muncul saat ini sudah teratasi. Pemerintah telah menambah alokasi pupuk bersubsidi menjadi 9,55 juta ton di tahun 2025.

    Baca Juga :  Dalang Lintas Generasi Buat Pementasan Wayang Kulit oleh Petrokimia Gresik Semakin Meriah

    “Kelangkaan pupuk yang biasanya ada di daerah-daerah sekarang sudah berkurang, karena alokasi dari pupuk bersubsidi ini sudah ditingkatkan,” ucap Evita.

    Lebih lanjut, Evita berharap, Petrokimia Gresik menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi khususnya di masa musim tanam. Karena menurutnya, pupuk merupakan kebutuhan vital dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

    “Sekarang kan lagi musim tanam, itu yang saya ingatkan, jangan sampai kekurangan stok di gudang. Harus dipastikan ada, karena pupuk pada musim tanam akan fatal akibatnya bagi petani kita,” tandasnya.

    Komisi VII memastikan, akan tetap mendorong harga gas untuk industri pupuk sebesar 6,5 Dollar Amerika Serikat per MBBTU di tahun 2026. Hal ini menjadi salah satu komitmen Komisi VII, dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

    Baca Juga :  Melalui Petronite Fest 2025, Petrokimia Gresik Dorong Pemberdayaan UMKM Lokal

    “Gas selalu menjadi masalah utama di setiap industri. Kami akan mendorong Petrokimia Gresik mengamankan pasokan gasnya,” tutur Evita.

    Kinerja Penuhi Target
    Lebih lanjut Luther menjelaskan, kunjungan kerja spesifik tersebut merupakan momentum strategis bagi pihaknya. Baik untuk memberikan gambaran langsung mengenai kinerja, tantangan, serta kesiapan Petrokimia Gresik dalam menjalankan mandat ketahanan pangan nasional, penguatan industri pupuk petrokimia dan pengembangan UKM, serta ekosistem industri nasional.

    Di hadapan Komisi VII pada saat kunjungan tersebut, Luther sempat menyampaikan, kinerja operasional Petrokimia Gresik hingga Oktober 2025 memenuhi target yang diamanahkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Di mana capaian produksi yang telah dijalankan pihak perusahaan mencapai 6,36 juta ton, baik pupuk maupun nonpupuk atau 115 persen dari RKAP.

    “Kami berharap, kolaborasi antara Petrokimia Gresik bersama Komisi VII dapat terus ditingkatkan dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam Asta Cita,” harap Luther.

    Gas Industri gresik Kabupaten Gresik Kunjungan Komisi VII DPR di Petrokimia Gresik penyaluran pupuk subsidi petani Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia pupuk subsidi Swasembada Pangan Nasional
    Previous ArticleJalan Alternatif Duduksampeyan-Betoyoguci Diproyeksikan Dongkrak Ekonomi Desa Kemudi
    Next Article Gelar Workshop, Petrokimia Gresik Dorong 15 UMK Menembus Pasar Internasional

    Berita Terkait

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gresik Dirangkai Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu

    12 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Bantuan Pendidikan dan Pemberdayaan Ratusan Juta Disalurkan Baznas Bersama Pemkab Gresik

    8 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Doa Bersama Hingga Pawai Lampion Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Lamongan

    16 Juni 2026

    MINATBACA.com – Sebagai momentum refleksi, penguatan nilai spiritual, dan mempererat ukhuwah Islamiyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

    Meski Ada Undang Undang ASN, DPRD Gresik Jamin Pegawai Honorer

    Wakil Bupati Gresik Buka Pembinaan Kafilah Hadapi MTQ Provinsi Jawa Timur 2027

    Musdes Wotansari Terkait RKPDes dan DU-RKPDes 2025 Digelar Tepat Waktu

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.