Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

      8 Juli 2026

      Kades Pelemwatu Menganti Sukayin Melantik Robi Darwanto Sebagai Kepala Dusun Pelemdodol

      8 Juli 2026

      Petugas Gabungan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal yang Beredar di Lamongan

      7 Juli 2026

      Penjualan 15 Juta Ton Berhasil Dicatat SIG Dari Bulan Januari Hingga Mei 2026

      6 Juli 2026

      Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun 2025 Disepakati

      6 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Lifestyle»Sebanyak 77 Pasangan di Gresik Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu 2024
    Lifestyle

    Sebanyak 77 Pasangan di Gresik Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu 2024

    RedaksiBy Redaksi8 Agustus 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Bertujuan memberi pengesahan bagi para pasangan yang sebelumnya menikah secara siri, serta belum memiliki dokumen resmi akibat berbagai keterbatasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bekerja sama dengan Pengadilan Agama dan Kementrian Agama Gresik menggelar acara ‘Ngunduh Mantu’ melalui sidang isbat nikah.

    Acara tidak hanya memberi pengesahan secara hukum bagi pasangan yang menikah siri, tetapi juga memberikan mereka dokumen pernikahan lengkap dari surat nikah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga Kartu Keluarga (KK). Selain itu, pasangan bisa melakukan sesi foto di booth bersama keluarga, yang hasilnya nanti dapat diambil di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, yang semuanya bersifat gratis.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutan menyampaikan, sidang isbat dibutuhkan bukan hanya oleh pasangan, melainkan juga bagi anak cucu. Sebab dengan begitu, pasangan beserta anak cucu akan mendapatkan perlindungan hukum, serta akses yang lebih baik terhadap layanan publik di Gresik.

    “Kami memahami, banyak pasangan di Gresik yang mengalami keterbatasan dalam mengesahkan pernikahan mereka secara hukum. Melalui acara ini, kami berharap dapat membantu anda semua dalam mendapatkan hak-hak yang sudah seharusnya dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” ungkap Gus Yani-panggilan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

    Selain sidang isbat nikah, acara juga diisi deklarasi dan penandatanganan komitmen pemenuhan hak anak juga perempuan pasca perceraian. Deklarasi dilakukan oleh Pengadilan Agama Gresik bersama 50 perusahaan di wilayah Gresik, baik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun perusahaan swasta, yang dikoordinir oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik.

    Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani menyatakan, deklarasi dan penandatanganan merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Upaya ini menjadi komitmen, sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi serta mendukung kesejahteraan anak dan perempuan yang terdampak perceraian.

    “Deklarasi ini adalah yang pertama dilakukan di Indonesia. Di mana ada 50 perusahaan yang berkolaborasi bersama Pengadilan Agama dan Pemerintah Kabupaten Gresik,” kata Ahmad Zaenal Fanani.

    “Ini merupakan langkah konkret kami dalam memastikan hak-hak anak dan perempuan terlindungi, terutama pasca perceraian. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan, untuk memastikan bahwa hak-hak mereka dipenuhi dengan baik,” jelasnya.

    Peserta atas nama Karji (64) dan Atin (59) asal Kecamatan Cerme yang menjadi pasangan tertua dalam acara nikah isbat terpadu 2024 tersebut, mengaku sangat terbantu dengan adanya gelaran yang dilaksanakan. Terlebih, semua pasangan yang ikut serta tanpa dipungut sepeser pun.

    “Alhamdulillah, sangat terbantu atas adanya acara ini, apalagi semuanya gratis. Terima kasih Pak Bupati, saya sangat senang,” ungkapnya.

    Pasangan yang sudah dikaruniai empat anak ini mengungkapkan, sebelumnya dirinya kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan lantaran pernikahannya belum tercatat pada data negara. Kemudian, mereka mendapat informasi diadakan isbat nikah dan lantas mendaftar.

    “Saya langsung buru-buru mendaftar, waktu itu pendaftarannya sudah sangat mepet. Alhamdulillah lolos verifikasi,” terangnya.

    Previous ArticleKolaborasi Mencari Solusi Kekeringan di Desa Ganggang Balongpanggang
    Next Article Jelang Pilkada, Polres Gresik Gelar Forum Silaturrahmi Kamtibmas

    Berita Terkait

    Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    8 Juli 2026

    Kades Pelemwatu Menganti Sukayin Melantik Robi Darwanto Sebagai Kepala Dusun Pelemdodol

    8 Juli 2026

    Petugas Gabungan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal yang Beredar di Lamongan

    7 Juli 2026

    Penjualan 15 Juta Ton Berhasil Dicatat SIG Dari Bulan Januari Hingga Mei 2026

    6 Juli 2026

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun 2025 Disepakati

    6 Juli 2026

    Gelaran Petronite Fest 2026 Hajatan Petrokimia Gresik Buat Omzet UMKM Meningkat

    6 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Cara Pemkab Lamongan Pergunakan Drone Bantuan dari Kementan Untuk Mengantisipasi Gagal Panen

    Kades Pelemwatu Menganti Sukayin Melantik Robi Darwanto Sebagai Kepala Dusun Pelemdodol

    Petugas Gabungan Sita 9.108 Batang Rokok Ilegal yang Beredar di Lamongan

    Penjualan 15 Juta Ton Berhasil Dicatat SIG Dari Bulan Januari Hingga Mei 2026

    Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Lamongan Tahun 2025 Disepakati

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Usung Tema Gemuruh Dalam Diam, Jersey LFC 2.0 Langsung Sold Out

    2 Juni 2025

    MINATBACA.com – Menghidupkan semangat dan kebanggaan daerah, Komunitas Lamongan Football Culture (LFC) meluncurkan jersey edisi…

    SIG Dukung Pembangunan Jalan Enam Desa di Rembang dan Blora

    Itwasda Polda Jatim Kunjungi Gresik Dalam Rangka Pengawasan dan Asistensi SPPG

    Kemarau Basah, Kabupaten Lamongan Malah Berhasil Panen Raya Tembakau

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.