Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

      13 Agustus 2026

      Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

      13 Agustus 2026

      Ketum FPTI Lamongan Periode 2026-2030 Resmi Dijabat Founder Apparel Allegiant M Haryyanto

      13 Agustus 2026

      September 2026, Karya Lukisan Seniman Gresik Bakal Tampil pada Ajang Internasional di Jerman

      13 Agustus 2026

      SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

      13 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    RedaksiBy Redaksi13 Mei 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Meski terjadi dinamika global, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, tetap menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton.

    Ketersediaan stok pupuk bersubsidi sebanyak itu menjadi salah satu indikator kesiapan dari pihak perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi, dan juga menjamin ketersediaan pupuk bagi para petani di Indonesia, di tengah dinamika global saat ini yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, pihaknya bersama Pupuk Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi, dan sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani selama musim tanam berlangsung.

    Berbagai langkah dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group, dengan tujuan agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani. Selain itu, Petrokimia Gresik juga terus memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang terjadi, yang berpotensi dapat mempengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Dinobatkan Sebagai 'The Most Commited Corporate'

    “Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional, menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk, sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).

    Sebagai langkah antisipasi, Petrokimia Gresik memperkuat strategi pengadaan bahan baku di antaranya melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri. Pihak perusahaan juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang, serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga 12 bulan ke depan, guna menjaga keberlanjutan produksi.

    “Di sisi operasional, Petrokimia Gresik memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan, agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan musim tanam nasional,” kata Daconi.

    Adapun per tanggal 10 Mei 2026, Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan musim tanam. Yakni, terdiri dari pupuk Urea bersubsidi sebanyak 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Meraih Tiga Penghargaan Dalam Ajang yang Diselenggarakan PR Indonesia

    “Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia, dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April hingga September bisa dijalani dengan optimal,” ujar Daconi.

    Daconi menjelaskan, pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Perubahan yang dilakukan, bertujuan memberi kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Di antaranya penyederhanaan regulasi, dari 145 aturan dipangkas menjadi satu peraturan induk yakni, Peraturan Presiden (Perpres) nomor 6 tahun 2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi, yang disempurnakan dengan Perpres 113/2025. Kemudian ada pula Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) nomor 15 tahun 2025 sebagai peraturan pelaksanaan, yang melengkapi.

    Penyederhanaan mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia, sehingga berjalan semakin efektif dan tepat waktu. Selain itu, mampu mendukung tingginya penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun. Bahkan, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per tanggal 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi juga tercatat lebih tinggi 35 persen, jika dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Baca Juga :  Petani Kini Bisa Beli Pupuk Lebih Murah, Bupati Gresik Apresiasi Langkah PT Pupuk Indonesia

    Daconi memastikan, komitmen Pupuk Indonesia Group melakukan pengawasan ketat supaya PPTS disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan oleh pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Sebuah hal yang juga menjadi bentuk komitmen dari pihak perusahaan, dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional.

    Lebih lanjut Daconi mengimbau, penebusan harus dilakukan di PPTS atau kios resmi, sehingga para petani mendapat produk asli. Sebab saat ini, banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan produk palsu, yang umumnya dengan iming-iming harga lebih murah. Sehingga para petani harus berhati-hati, supaya tidak tertipu dan tetap mendapatkan hasil optimal dalam budidaya.

    “Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional, di tengah tantangan global. Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi, sehingga produktivitas pertanian nasional dapat terus terjaga,” tuturnya.

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob Petrokimia Gresik pupuk Pupuk Indonesia pupuk subsidi
    Previous ArticleBupati Apresiasi Kejari dan Polres Gresik Tuntaskan 281 Perkara, yang Terjadi Sejak Awal Tahun 2026
    Next Article Semen Gresik Grissee Running Festival 2026, Ada Sebanyak 1.111 Peserta Ambil Bagian

    Berita Terkait

    Ribuan Peserta Antusias Mengikuti Jalan Sehat yang Diadakan Petrokimia Gresik

    12 Agustus 2026

    Bukti Program TJSL Hadirkan Inovasi, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan

    11 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026

    Petrokimia Gresik Media Awards Raih Penghargaan dari SPS

    3 Agustus 2026

    Petrokimia Gresik Dapat Penghargaan dari Pemkab Berkat Investasi yang Berdampak Luas

    3 Agustus 2026

    Petrokimia Gresik juga Mendapat Penghargaan Atas Komitmen Menghadirkan Taman Penitipan Anak

    1 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Pastikan Pengelolaan Sampah di Kabupaten Lamongan Berjalan Optimal

    Anggota Paskibraka untuk Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Gresik Dikukuhkan Bupati

    Ketum FPTI Lamongan Periode 2026-2030 Resmi Dijabat Founder Apparel Allegiant M Haryyanto

    September 2026, Karya Lukisan Seniman Gresik Bakal Tampil pada Ajang Internasional di Jerman

    SIG Meraih ESG Award 2026 dari KEHATI Berkat Inovasi Rendah Karbon dan Konsisten Kurangi Emisi

    Load More
    Berita Lainnya
    Kesehatan

    Cegah Stunting di Gresik, Cargill Luncurkan Program Youth Speak Up

    24 Februari 2025

    MINATBACA.com – Sebagai kelanjutan dari inisiatif Laskar Pencegahan Stunting di Gresik, Cargill perusahaan pangan global,…

    Wabup Memimpin Gerakan Indonesia ASRI yang Dilaksanakan di Kabupaten Gresik

    Reformasi Birokrasi, Pak Yes Harap ASN Lamongan Profesional di Bidang Masing-masing

    Bupati Gresik Mendorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah dan Pengolahan Air Limbah

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.