MINATBACA.com – Pengibaran bendera Sang Merah Putih menjadi salah satu rangkaian utama, dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80.
Sementara dalam rangkaian upacara yang dilaksanakan di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, bendera Merah Putih tersebut dibawa oleh Wadhatus Syelani Octavia (16), dengan berjalan lancar. Keberhasilan ini merupakan buah dari latihan, yang telah dilakoni oleh gadis asal Laren selama menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025.
Menjadi satu-satunya siswa yang lolos pada Paskibraka tingkat Kabupaten tahun 2025, siswi dari SMAS Wachid Hasjim Maduran ini mengatakan, bahwa dirinya aktif mengikuti latihan selama satu bulan penuh. Dia juga mengaku, lega dan bangga akan keberhasilan pada saat mengambil bendera Merah Putih dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, dan ditujukan kepada rekannya sang pembawa bendera Muhammad Nova Nadiansyah.
“Menjadi Paskibraka adalah mimpi saya. Tahun lalu saya menjadi Paskibraka tingkat kecamatan, dan Alhamdulillah pada tahun ini lolos dari rangkaian tes untuk menjadi Paskibraka tingkat Kabupaten,” tutur Syela.
Syela menambahkan, menjadi pembawa baki pada pengibaran lambang negara memiliki tantangan tersendiri. Karena selain memiliki tujuan keberhasilan, juga dituntut untuk menjaga ketenangan dan fokus saat bertugas, terutama dalam situasi yang tidak terduga.
Awal mengikuti pelatihan Paskibraka, Syela mengaku, sempat mengalami sakit. Namun rasa tersebut dihiraukan begitu saja, karena berada di titik yang saat ini dijalani adalah mimpi dirinya sejak lama.
Syela mengungkapkan, kesempatan menjadi pembawa baki pada pengibaran bendera dan Paskibraka 2025 adalah, pengalaman berharga baginya. Dia berharap, pengalaman yang dapat memudahkan dirinya dalam menjalankan target berikutnya yakni, menjadi siswa sekolah kedinasan.


