MINATBACA.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memastikan penyaluran bantuan pangan berjalan tepat sasaran dan merata.
Penegasan tersebut disampaikan Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat melakukan monitoring dan evaluasi penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2026 di Desa Sidokumpul dan Desa Made, Kecamatan Lamongan, Jumat (28/8/2026).
Dalam agenda tersebut, Pak Yes juga menyerahkan bantuan pangan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara simbolis di Balai Desa Sidokumpul, dan Balai Desa Made. Dengan rincian, di Desa Sidokumpul bantuan diterima sebanyak 250 KPM, sedangkan di Desa Made sebanyak 427 KPM.
Menurut Pak Yes, monitoring dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dari pemerintah dapat benar-benar diterima oleh KPM alias masyarakat yang berhak.
“Kita ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran, diterima oleh masyarakat yang membutuhkan dan penyalurannya merata,” tutur Pak Yes.
Sementara Wakil Bupati (Wabup) Lamongan Dirham Akbar Aksara, berkesempatan menyalurkan bantuan secara simbolis kepada 784 KPM di Desa Mantup. Mas Dirham-sapaan Wabup Lamongan Dirham Akbar Aksara, bahkan melakukan delivery service bantuan beras ke rumah warga yang tidak bisa hadir ke Balai Desa Mantup, di antaranya warga yang tidak bisa melihat atau tidak bisa berjalan.
Dengan setiap KPM menerima 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, maka penyaluran bantuan pangan di tiga desa tersebut mencapai 1.461 KPM atau sebanyak 43.830 kilogram beras. Sementara secara keseluruhan, bantuan pangan periode Juli, Agustus, dan September tahun 2026 di Kabupaten Lamongan, menyasar 179.868 KPM dengan total bantuan mencapai 5.390.580 kilogram (5.390,58 ton) beras.
Mas Dirham mengatakan, bantuan pangan berupa beras tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tapi juga menjadi salah satu upaya menjaga ketersediaan pangan. Penyaluran bantuan diharapkan dapat mencegah kelangkaan, sekaligus turut menjaga stabilitas harga beras dan mengendalikan inflasi.
“Bantuan ini mudah-mudahan dapat meringankan kebutuhan masyarakat. Tujuan disalurkannya bantuan hari ini adalah, untuk mengentas kemiskinan, menjaga stabilitas harga pangan, dan memastikan ketahanan pangan di Kabupaten Lamongan terjaga,” kata Mas Dirham.
Sejalan dengan upaya menjaga ketahanan pangan, pada kegiatan penyaluran bantuan pangan di lokasi yang berbeda, baik Pak Yes maupun Mas Dirham terus mengajak masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengonsumsi dan mengelola makanan. Di mana hal tersebut dilakukan melalui sosialisasi food loss and food waste, yang terus digencarkan oleh Pemkab Lamongan.
Dengan masyarakat diimbau untuk mengurangi pemborosan pangan. Mulai mengambil makanan secukupnya, mengolah pangan secara bijaksana, hingga memanfaatkan makanan agar tidak berakhir menjadi limbah. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya, untuk menjaga lingkungan dari dampak limbah pangan.


