Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

      2 September 2026

      Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

      2 September 2026

      Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

      2 September 2026

      Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

      1 September 2026

      Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

      1 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah
    Pemerintahan

    Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah

    RedaksiBy Redaksi13 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak tahun 2026, menjadi ruang partisipasi bermakna yang melahirkan program nyata bagi anak.

    Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bupati Gresik, pada tanggal 12 dan 13 Februari 2026 diikuti sebanyak 50 anak, perwakilan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dengan sejak hari pertama, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

    Materi disampaikan oleh Naily Itqiana dari Bappeda Kabupaten Gresik, Christina Setianingrum selaku Mitra Muda UNICEF, serta Raditya dari Fasilitator Forum Anak Jawa Timur. Sementara sesi diskusi, dipandu Arif Priyanto dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Gresik, dan Agika Rahma Putri dari Fasilitator Forum Anak Kabupaten Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif yang hadir dalam kegiatan mengatakan, kehadiran anak-anak dalam forum membawa tanggung jawab besar.

    “Hari ini kalian hadir sebagai perwakilan dari 18 kecamatan, itu bukan hal kecil. Suara kalian, mewakili ribuan anak di kecamatan masing-masing. Maka kesempatan ini, harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Memulai Pembangunan Tangki Asam Sulfat Berkapasitas 40.000 Ton

    Dia menekankan, jika sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik berbasis dari bawah, melalui Musrenbang. Karena itu, hasil Musrenbang Anak akan dikawal agar masuk dalam perencanaan daerah. Sembari mengingatkan, agar usulan tidak berhenti pada tema besar.

    “Jangan hanya berhenti pada tema seperti menurunkan kenakalan anak, yang kami butuhkan adalah programnya apa, kegiatannya seperti apa. Apa yang kalian sepakati, harus jelas, terukur, dan bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

    Menurut dokter Alif, Musrenbang Anak 2026 harus berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan sekadar anak diundang untuk berbicara, tetapi benar-benar merumuskan gagasan yang akan diperjuangkan hingga masuk APBD.

    Dia juga mendorong, agar forum anak di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan penjaringan aspirasi ke sekolah-sekolah, sebelum Musrenbang tingkat kabupaten. Karena kebutuhan anak di Pulau Bawean, tentu berbeda dengan di wilayah daratan, seperti di Kecamatan Kebomas. Sehingga program harus kontekstual, sesuai tantangan dan karakter wilayah masing-masing.

    Baca Juga :  Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi

    Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati menjelaskan, pada hari pertama mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga, memahami bagaimana usulan dapat masuk dalam kebijakan pembangunan.

    Peserta kemudian dibagi ke dalam lima kelompok, sesuai klaster hak anak. Yakni, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan dasar, pendidikan, waktu luang dan kegiatan budaya, serta upaya perlindungan khusus. Dari kelompok tersebut, anak-anak mengidentifikasi isu di lingkungan masing-masing.

    “Usulan yang masuk sangat banyak. Hari ini kita menyaring dan menentukan skala prioritasnya, untuk dibacakan dalam Musrenbang Kabupaten Bulan Maret mendatang, sebagai bagian dari perencanaan tahun 2027,” jelas Titik.

    Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mapolsek Tambak di Pulau Bawean

    Titik juga menyampaikan, sejumlah aspirasi anak pada tahun sebelumnya telah direalisasikan oleh Pemkab Gresik. Di antaranya penguatan ruang bermain ramah anak, pengembangan sekolah ramah anak, pengaturan jam operasional truk demi keselamatan anak, dukungan transportasi ramah anak melalui Trans Jatim, penguatan Universal Health Coverage (UHC), penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pencegahan perkawinan anak, hingga inovasi layanan ‘Hatiku Padamu’ bagi anak penyandang disabilitas.

    “Ini menunjukkan bahwa suara anak, benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Musrenbang Anak adalah bagian nyata, dari perencanaan pembangunan daerah yang ramah anak,” ucapnya.

    Yasmin (13), peserta perwakilan dari Kecamatan Kebomas mengaku, sangat bersemangat mengikuti kegiatan karena merasa suaranya benar-benar didengar. Secara khusus, Yasmin berharap, ke depan taman-taman yang ada di Kabupaten Gresik dapat diperbanyak, diperindah, sekaligus dibuat lebih ramah anak, sehingga menjadi ruang bermain yang aman dan nyaman.

    Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBantu Lansia, Pengoperasian Eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Diresmikan
    Next Article Wabup Tekankan Sinergi Bangun Daerah dari Desa Pada Saat Pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Gresik

    Berita Terkait

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    1 September 2026

    Pemkab Gresik Bersama Sejumlah Elemen Bantu Korban Gempa Bumi di NTT Senilai Rp250 Juta

    28 Agustus 2026

    Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Balongpanggang, Berikut Pesan Wabup Gresik

    28 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ajak Masyarakat Tak Ragu Sampaikan Aspirasi Saat Salurkan BLT DBHCHT di Wringinanom

    27 Agustus 2026

    Cara BRI Semarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Doudo Kecamatan Panceng

    27 Agustus 2026

    Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026, Polres Gresik Ungkap 14 Kasus

    26 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Perubahan APBD 2026 Kabupaten Lamongan, Fokus Kebutuhan Prioritas

    Pemberantasan Barang Kena Cukai Ilegal Terus Digencarkan di Kabupaten Lamongan

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    Berkat Infrastruktur Sumber Daya Air, Pemkab Lamongan Berhasil Mitigasi Kekeringan Pada MT II

    Wabup Gresik Minta OPD Segera Menanggapi dan Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Gelar Jumat Curhat, Polisi di Gresik Dapat Banyak Masukan Dari Warga

    26 November 2023

    GRESIK – Jajaran Polres Gresik menggelar acara Jumat curhat di Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan…

    Bupati Targetkan Kontingen Gresik Bisa Tembus Lima Besar di Porprov Jatim IX

    Momen Hari Sumpah Pemuda, Pemkab Lamongan Apresiasi Pemuda Solokuro

    Pemdes Surowiti Gandeng LAZ DQ Gresik Bantu Para Janda dan Dhuafa

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.