Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

      18 Juli 2026

      Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

      17 Juli 2026

      Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

      17 Juli 2026

      Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

      16 Juli 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah
    Pemerintahan

    Musrenbang Anak 2026 di Gresik, Wujudkan Aspirasi Anak Jadi Program Daerah

    RedaksiBy Redaksi13 Februari 20263 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memastikan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak tahun 2026, menjadi ruang partisipasi bermakna yang melahirkan program nyata bagi anak.

    Kegiatan tersebut digelar di Kantor Bupati Gresik, pada tanggal 12 dan 13 Februari 2026 diikuti sebanyak 50 anak, perwakilan dari 18 kecamatan se-Kabupaten Gresik. Dengan sejak hari pertama, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

    Materi disampaikan oleh Naily Itqiana dari Bappeda Kabupaten Gresik, Christina Setianingrum selaku Mitra Muda UNICEF, serta Raditya dari Fasilitator Forum Anak Jawa Timur. Sementara sesi diskusi, dipandu Arif Priyanto dari Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Gresik, dan Agika Rahma Putri dari Fasilitator Forum Anak Kabupaten Gresik.

    Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif yang hadir dalam kegiatan mengatakan, kehadiran anak-anak dalam forum membawa tanggung jawab besar.

    “Hari ini kalian hadir sebagai perwakilan dari 18 kecamatan, itu bukan hal kecil. Suara kalian, mewakili ribuan anak di kecamatan masing-masing. Maka kesempatan ini, harus dimanfaatkan secara maksimal,” ujar dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif.

    Baca Juga :  Megawati Buat Tim GPPI Makin Optimistis Tatap Final Four dan Juara Proliga 2025

    Dia menekankan, jika sistem perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik berbasis dari bawah, melalui Musrenbang. Karena itu, hasil Musrenbang Anak akan dikawal agar masuk dalam perencanaan daerah. Sembari mengingatkan, agar usulan tidak berhenti pada tema besar.

    “Jangan hanya berhenti pada tema seperti menurunkan kenakalan anak, yang kami butuhkan adalah programnya apa, kegiatannya seperti apa. Apa yang kalian sepakati, harus jelas, terukur, dan bisa langsung ditindaklanjuti,” tegasnya.

    Menurut dokter Alif, Musrenbang Anak 2026 harus berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bukan sekadar anak diundang untuk berbicara, tetapi benar-benar merumuskan gagasan yang akan diperjuangkan hingga masuk APBD.

    Dia juga mendorong, agar forum anak di tingkat kecamatan untuk aktif melakukan penjaringan aspirasi ke sekolah-sekolah, sebelum Musrenbang tingkat kabupaten. Karena kebutuhan anak di Pulau Bawean, tentu berbeda dengan di wilayah daratan, seperti di Kecamatan Kebomas. Sehingga program harus kontekstual, sesuai tantangan dan karakter wilayah masing-masing.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Mendorong Efisiensi Energi dan Dekarbonisasi Pelabuhan

    Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Titik Ernawati menjelaskan, pada hari pertama mempelajari alur penyaluran aspirasi melalui dokumen perencanaan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga, memahami bagaimana usulan dapat masuk dalam kebijakan pembangunan.

    Peserta kemudian dibagi ke dalam lima kelompok, sesuai klaster hak anak. Yakni, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan dasar, pendidikan, waktu luang dan kegiatan budaya, serta upaya perlindungan khusus. Dari kelompok tersebut, anak-anak mengidentifikasi isu di lingkungan masing-masing.

    “Usulan yang masuk sangat banyak. Hari ini kita menyaring dan menentukan skala prioritasnya, untuk dibacakan dalam Musrenbang Kabupaten Bulan Maret mendatang, sebagai bagian dari perencanaan tahun 2027,” jelas Titik.

    Baca Juga :  Sinergi Pemkab Gresik Dengan Industri Melindungi Perempuan dan Anak Diapresiasi Menteri PPPA

    Titik juga menyampaikan, sejumlah aspirasi anak pada tahun sebelumnya telah direalisasikan oleh Pemkab Gresik. Di antaranya penguatan ruang bermain ramah anak, pengembangan sekolah ramah anak, pengaturan jam operasional truk demi keselamatan anak, dukungan transportasi ramah anak melalui Trans Jatim, penguatan Universal Health Coverage (UHC), penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pencegahan perkawinan anak, hingga inovasi layanan ‘Hatiku Padamu’ bagi anak penyandang disabilitas.

    “Ini menunjukkan bahwa suara anak, benar-benar didengar dan ditindaklanjuti. Musrenbang Anak adalah bagian nyata, dari perencanaan pembangunan daerah yang ramah anak,” ucapnya.

    Yasmin (13), peserta perwakilan dari Kecamatan Kebomas mengaku, sangat bersemangat mengikuti kegiatan karena merasa suaranya benar-benar didengar. Secara khusus, Yasmin berharap, ke depan taman-taman yang ada di Kabupaten Gresik dapat diperbanyak, diperindah, sekaligus dibuat lebih ramah anak, sehingga menjadi ruang bermain yang aman dan nyaman.

    Dinas KBPPPA Gresik gresik Kabupaten Gresik pemkab gresik Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif
    Previous ArticleBantu Lansia, Pengoperasian Eskalator di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Diresmikan
    Next Article Wabup Tekankan Sinergi Bangun Daerah dari Desa Pada Saat Pengukuhan DPC PKDI Kabupaten Gresik

    Berita Terkait

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    17 Juli 2026

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    17 Juli 2026

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    16 Juli 2026

    Petrokimia Gresik Bersama Menko Bidang Pangan Bagikan Paket Sembako Untuk Ojol dan Masyarakat

    16 Juli 2026

    Program Pemkab Gresik dari DBHCHT Disambut Baik Masyarakat

    16 Juli 2026
    Search
    Terkini

    Meriahkan HJL ke-457 dan Hari Bhayangkara ke-80, Ada Lamongan Vespa Day 2026

    Bentuk Rasa Syukur, Kepala Desa Tanjung Sebut Tradisi Sedekah Bumi Penting untuk Dilestarikan

    Pemkab Gresik Salurkan Bantuan dari Kementan untuk Kelompok Tani dan Gapoktan

    Usai Sidak Dugaan Praktik Pungli yang Terjadi di SDN, DPRD Gresik Berikan 3 Rekomendasi

    Pemkab Gresik Matangkan Rencana Pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Petrokimia Gresik Kirim 19 Perwakilan Atlet Binaan Berlaga di PON XXI Aceh

    14 Agustus 2024

    MINATBACA.com – Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mengirim 19 atlet senam…

    Bupati Gresik Tegaskan Komitmen Penerimaan Murid Baru yang Bersih dan Transparan

    Serahkan Bansos, Wabup Gresik Sebut Nominal Tidak Banyak Namun Bentuk Perhatian

    Gelar Doa Bersama, DPC PDI Perjuangan Gresik juga Ajak Meneladani Perjuangan dan Jasa Bung Karno

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.