MINATBACA.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menunjukkan komitmen kuat, dalam menegakkan ketertiban berlalu lintas. Salah satunya,melalui pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025.
Sejak digelar hingga Senin (21/7/2025), agenda operasi tersebut total telah menindak sebanyak 1.198 pelanggaran lalu lintas. Dengan rincian, 31 pelanggar terjaring melalui ETLE Statis dan 30 melalui ETLE Mobile. Sementara 185 pengendara dikenai tilang manual dan selebihnya alias 952 pelanggar, mendapat teguran tertulis.
Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera mengungkapkan, untuk penindakan memang dilakukan secara terpadu, dengan menggabungkan pemanfaatan teknologi dan patroli langsung di lapangan.
“Data ini menunjukkan efektivitas pendekatan kombinatif yang kami lakukan. Teknologi ETLE dan kehadiran personel secara langsung, saling melengkapi dalam pengawasan lalu lintas,” terang Rizki.
Adapun pelanggaran masih didominasi oleh pengendara sepeda motor yakni, sebanyak 1.129 kasus, disusul oleh mobil minibus (34), mobil penumpang (17) dan truk (15). Hal ini menunjukkan, kesadaran pengendara roda dua dalam berlalu lintas sampai saat ini masih menjadi perhatian utama.
Dengan dua jenis pelanggaran paling umum yang dilakukan pengendara motor adalah, tidak menggunakan helm (Pasal 291) dengan 608 kasus, serta melanggar rambu lalu lintas (Pasal 287) sebanyak 476 kasus. Sementara untuk pelanggaran lain secara umum meliputi tidak mengenakan sabuk keselamatan (25 kasus), tidak membawa kelengkapan kendaraan (30 kasus) dan tidak membawa SIM (21 kasus).
Tidak hanya itu, terdapat pula pelanggaran khusus seperti tata cara pemuatan barang yang tidak sesuai (1 kasus) dan mengemudi kendaraan yang tidak laik jalan (1 kasus).
Melalui Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Gresik juga terus mengupayakan terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di seluruh wilayah Gresik. Pihak kepolisian lantas berharap, data tersebut dapat menjadi cerminan sekaligus peringatan bagi masyarakat, untuk lebih patuh dan sadar dalam berlalu lintas.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tertib, taat aturan dan mengutamakan keselamatan. Operasi ini akan terus berlanjut, demi menekan angka pelanggaran dan mencegah kecelakaan,” tegas Rizki.


