MINATBACA.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Lamongan, menggelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Menengah (LKMM-TM).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didapuk sebagai keynote speaker pada kegiatan, Jumat (19/6/2026) tersebut, dengan menyampaikan Integrity-Based Anticipatory Leadership untuk generasi emas tahun 2026. Lebih tepatnya adalah, terkait dengan kondisi Kabupaten Lamongan dalam dinamika global kepada mahasiswa peserta LKMM-TM.

Diungkapkan Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat ini ekonomi Lamongan terus bertumbuh mencapai 5,90 persen (Y-on-Y), dan telah mengalami peningkatan dalam tribulan I tahun 2026 menjadi 10,79 persen (Q-to-Q) dibanding tribulan I tahun 2025 sebesar 5,80 persen. Peningkatan ini juga diimbangi dengan kualitas peningkatan sumber daya manusia yang mencapai 76,80 pada tahun 2025, dengan indeks daya saing mencapai 3,65.

Adapun Pak Yes menerangkan, Integrity-Based Anticipatory Leadership adalah kemampuan dalam membaca sebelum perubahan datang, berani mengambil keputusan sebelum keadaan memaksa, serta mampu menjaga integritas ketika memiliki kewenangan di tengah era polycrisis.

“Masa depan bukan tentang AI, tapi kemampuan mengintepretasi juga karakter. Harus beradaptasi. Saya meyakini bahwa di era digital ini kompetensi membuat seseorang untuk diperhitungkan, tapi karakter bisa membuat seseorang untuk dapat dipercaya,” kata Pak Yes.

“Berbicara tentang Indonesia emas 2045, maka berbicara tentang kualitas sumber daya manusia. Ini bertumpu pada empat modal utama yakni, ekonomi kapital, human kapital, sosial kapital, dan moral kapital,” terangnya.

Exit mobile version