Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

      8 Agustus 2026

      Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

      8 Agustus 2026

      Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

      7 Agustus 2026

      Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

      6 Agustus 2026

      Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

      6 Agustus 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Bupati Gresik Suarakan Kembali Subsidi Pupuk Perikanan Saat Dikunjungi Anggota DPR RI
    Ekonomi

    Bupati Gresik Suarakan Kembali Subsidi Pupuk Perikanan Saat Dikunjungi Anggota DPR RI

    RedaksiBy Redaksi30 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Dikunjungi anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Rokhmin Dahuri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyuarakan kembali pentingnya pemberian subsidi pupuk untuk sektor perikanan.

    Saat dikunjungi Rokhmin, yang juga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001–2004 di Graita Eka Praja, Kamis (30/10/2025), Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, jika pemberian subsidi pupuk bagi sektor perikanan sangat penting, khususnya pupuk SP-36. Dalam pertemuan tersebut, turut dihadiri Sekjen Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) Ikhlas Bahar dan juga sejumlah tenaga ahli dan analis DPR RI.

    Dalam pertemuan, Gus Yani menegaskan, mengenai kebutuhan akan subsidi pupuk yang menjadi kunci peningkatan produktivitas tambak di Kabupaten Gresik, yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung bandeng terbesar di Jawa Timur.

    “Kalau subsidi pupuk, khususnya SP-36, bisa diberikan kembali mulai tahun 2026, saya yakin produktivitas tambak bandeng kita akan meningkat tajam. Ini akan berpengaruh langsung pada kesejahteraan petambak, dan ketahanan pangan nasional,” ujar Gus Yani.

    Baca Juga :  100 Hari Kepemimpinan, Wabup Gresik Bicara Soal Capaian dan Harapan

    Tidak hanya itu, Gus Yani juga menyampaikan, pentingnya payung hukum di wilayah pesisir. Hal ini lantaran potensi sumber pendapatan dari wilayah tersebut sangatlah tinggi. Di Kabupaten Gresik misalnya, Gus Yani mengungkapkan perlunya ada payung hukum terkait desalinasi air laut, untuk kebutuhan industri.

    Sembari menceritakan pentingnya keberlanjutan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi nelayan. Sejak diresmikan tahun 2022 oleh Gresik Migas, SPBN Campurejo mencatat omzet hingga 14 kiloliter per hari dan membantu menekan biaya operasional nelayan secara signifikan. Dengan pada 2026, SPBN serupa direncanakan bakal dibangun di Kecamatan Ujungpangkah, untuk memperluas jangkauan layanan.

    “SPBN ini menjadi nafas baru bagi nelayan kita. Persoalan BBM yang dulu sulit, kini sudah terjawab. Pemerintah hadir untuk memastikan, nelayan tidak lagi bekerja dalam tekanan biaya tinggi,” ungkapnya.

    Baca Juga :  Bersama PTFI, Pemdes Karangrejo Tanam 10.000 Mangrove

    Sementara Rokhmin menilai, Kabupaten Gresik memiliki posisi strategis untuk menjadi model pembangunan agro-maritim berkelanjutan di Indonesia. Dengan kombinasi kekuatan industri, perikanan, dan sumber daya manusia yang kompeten, Gresik disebut memiliki ‘modal dasar pembangunan’ yang lengkap untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

    Dia juga menekankan, pentingnya kolaborasi pentahelix yakni, sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media, untuk memperkuat daya saing daerah di tengah tantangan global.

    “Dengan tata kelola yang baik dan kolaborasi yang solid, Gresik bisa menjadi contoh kabupaten pesisir modern, yang memadukan industrialisasi dengan keberlanjutan sumber daya laut,” tutur Rokhmin.

    Sebagai informasi, kinerja sektor perikanan Gresik terus menunjukkan tren konsisten. Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Gresik, nilai produksi perikanan tangkap mencapai Rp229,5 miliar pada 2022, kemudian meningkat menjadi Rp266,2 miliar pada 2023, dan tetap stabil sebesar Rp264,6 miliar pada 2024. Dengan hingga Bulan September 2025, tren produksi tetap positif.

    Baca Juga :  Cara Pemkab Gresik Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Warga yang Bekerja di Bidang Konstruksi

    Adapun dari sisi volume, produksi perikanan tangkap laut Gresik tercatat meningkat dari 7.875 ton pada 2021, menjadi 11.744 ton pada 2022, kemudian tercatat 8.374 ton pada 2024. Sementara pada sektor budidaya, Gresik menunjukkan keunggulan signifikan pada komoditas bandeng. Tahun 2023 produksi bandeng Gresik menyumbang 55,87 persen dari total produksi bandeng Jawa Timur, dan 11,71 persen dari skala nasional. Sedangkan pada 2024, kontribusinya tetap tinggi yakni 55,37 persen untuk Jawa Timur dan 11,4 persen pada tingkat nasional.

    Khusus di Kampung Bandeng Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, produksi terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Bahkan telah menjadi percontohan pengembangan Techno Park Minapolitan, kawasan riset dan inovasi budidaya berbasis teknologi yang memperkuat posisi Gresik sebagai sentra bandeng nasional.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleABK Meninggal Dunia di Atas Kapal, Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi
    Next Article Wabup Gresik Serahkan Traktor dan Sosialisasikan Diskon Pupuk Untuk Petani Kepuhklagen

    Berita Terkait

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    8 Agustus 2026

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    8 Agustus 2026

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    7 Agustus 2026

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    6 Agustus 2026

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    6 Agustus 2026

    Pemacu Inovasi dan Kemajuan UMKM, Ketua DPRD Gresik Dukung Giri Pancasuar Awards 2026

    5 Agustus 2026
    Search
    Terkini

    Pesan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Cak Imin untuk Kabupaten Gresik

    Polres Gresik Tangkap 2 Pelaku Pencurian Kabel Tembaga Sisa Produksi

    Bupati Gresik Ingatkan Dampak Perubahan Iklim Saat Pimpin Gerakan Jumat Asri

    Wabup Gresik Berharap Sistem JKN Lebih Diperkuat Usai Memiliki Dampak Besar Bagi Masyarakat

    Komitmen Petrokimia Gresik Menjaga Ekosistem Pesisir Melalui PRPM Mengare, Diapresiasi DLH Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Sport

    Ragam Kegiatan Dalam Kampanye Anti Korupsi di Kabupaten Lamongan

    5 Desember 2025

    MINATBACA.com – Guna memperkuat kampanye anti korupsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar beragam kegiatan. Berbagai…

    SIG Pasok Kebutuhan Semen Untuk Pembangunan Tol Semarang-Demak

    Upaya Petrokimia Gresik Mendorong Terciptanya Generasi Penerus Unggul

    Dugaan Kebocoran Gas Pabrik PT Linde, Empat Warga Roomo Dilarikan ke RS

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.