MINATBACA.com – Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Gresik, secara simbolis diberangkatkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sabtu (2/5/2026) malam WIB.
Ada sebanyak 376 CJH yang diberangkatkan dari halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara simbolis, termasuk di antaranya Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif bersama istri, yang juga berangkat menunaikan ibadah haji dan tergabung dengan kelompok terbang (kloter) 46.
“Alhamdulillah jemaah haji asal Kabupaten Gresik, sudah mulai masuk asrama haji sejak tadi pagi, sudah ada tiga kloter. Kebetulan ini kloter 46 dan ada Pak Wabup,” ujar Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
“Pak Wabup ini (berangkat haji) reguler, bukan petugas haji daerah. Reguler yang sudah daftar tahun 2012-an sama istrinya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani mendoakan kepada seluruh CJH asal Kabupaten Gresik, agar dapat diberikan kelancaran dalam menunaikan ibadah haji, sekaligus menjadi haji yang mabrur.
“Semoga lancar dalam menjalankan, menunaikan ibadah hajinya, pulang dengan selamat, dan semoga menjadi haji yang mabrur. Saya juga mendoakan, mudah-mudahan perjalanan hajinya mendapat ridho dari Allah SWT,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang juga dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, tokoh agama dan masyarakat, para pimpinan OPD, dan para undangan tersebut, Gus Yani juga tidak lupa berpesan kepada para CJH asal Kabupaten Gresik, supaya fokus menunaikan ibadah haji. Serta diberikan kesehatan dan juga dimudahkan, untuk dapat menunaikan ibadah haji.
“Terus baca tasbih, juga shalawat (kepada Nabi Muhammad SAW), istighfar. Tidak usah berpikiran lain-lain, fokus ibadah,” ucapnya.
CJH Dapat Obat Gratis
Untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini, Pemkab Gresik juga membuat terobosan melalui program fasilitasi kesehatan. Berupa pemberian obat-obatan dan vitamin penunjang daya tahan tubuh, kepada seluruh CJH secara gratis.
Gus Yani menyadari, obat dan vitamin diperlukan guna menunjang pelaksanaan ibadah haji, dengan hal itu berkaca dari pengalaman sewaktu dirinya mendapat amanah sebagai petugas haji. Di mana jemaah bakal dihadapkan pada aktivitas fisik, serta kondisi lokasi yang cukup menguras tenaga.
“Di tahun ini, Pemkab Gresik hasil dari oleh-oleh waktu Pak Bupati menjadi petugas haji, jadi kita memberi kebijakan berupa obat, kebutuhan vitamin,” kata Gus Yani.
Adapun Pemkab Gresik menyiapkan paket obat bagi seluruh CJH asal Kabupaten Gresik, yang meliputi vitamin harian untuk daya tahan tubuh selama 40 hari, obat flu dan batuk, vitamin B kompleks untuk mengatasi kelelahan, serta obat pereda nyeri.
“Kita tahu beli obat di sana mahal, komunikasinya juga terbatas. Makanya kita kasih travel bag, khusus obat-obatan kepada seluruh jemaah,” terangnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Gresik juga berupaya untuk membantu mobilitas CJH lanjut usia (lansia), agar dapat menjalankan ibadah haji secara aman, lancar, dan nyaman. Dengan cara menyediakan fasilitas kursi roda bagi CJH lansia melalui skema pinjam pakai, yang disalurkan melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) masing-masing.
“Kemudian kami membantu kursi roda. Kita sudah koordinasi dengan KBIHU masing-masing, kita identifikasi dari data lansia yang rentan, yang membutuhkan kursi roda, sudah kita bawakan ke KBIHU. Mudah-mudah ini bisa membantu jemaah haji Gresik,” ungkapnya.
Total Jumlah CJH
Sementara Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gresik Lulus menyampaikan, ada sebanyak 2.679 CJH asal Kabupaten Gresik yang menunaikan ibadah haji pada tahun ini.
Dari total jumlah tersebut, terbagi dalam delapan kloter, mulai kloter 42 hingga 49. Dengan CJH asal Kabupaten Gresik, bakal didampingi sebanyak 18 pembimbing atau Petugas Haji Daerah (PHD).
Lulus memberi apresiasi kepada Pemkab Gresik, yang telah memfasilitasi kesehatan para CJH berupa pemberian paket obat-obatan dan vitamin secara gratis. Serta pinjaman kursi roda bagi CJH lansia yang membutuhkan, dalam rangka menunjang kelancaran CJH menunaikan ibadah haji.
“Jemaah harus menjaga kesehatan, jaga kesehatan karena dibantu vitamin. Mudah-mudahan jemaah haji kita sehat semuanya,” tutur Lulus.
Menurut data kantor Kemenhaj Kabupaten Gresik, CJH asal Kabupaten Gresik paling muda untuk pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini atas nama Sekar Safaata Sahra Bin Timbul Gunarso, usia 16 tahun. Sedangkan yang tertua atas nama Tuminah Binti Tasmi, berusia 95 tahun, warga Kecamatan Wringinanom.


