MINATBACA.com – Jumlah jemaah asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang bakal menunaikan ibadah haji pada tahun ini meningkat hampir 1.000 orang.

Hal tersebut terungkap pada saat Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan secara simbolis, jemaah haji asal Kabupaten Lamongan. Sebanyak lima kelompok terbang (kloter) jemaah haji asal Lamongan dijadwalkan berangkat pada hari ini, dengan mereka yang tergabung dalam kloter 30 dan 31 dilakukan pemberangkatan secara simbolis di Pendopo Lokatantra, Rabu (29/4/2026) pagi WIB.

“Alhamdulillah, tahun ini jemaah haji Lamongan meningkat hampir 1.000 jemaah. Ini menjadi tanda kemakmuran masyarakat Lamongan, yang patut kita syukuri bersama,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Pak Yes mengatakan, momentum keberangkatan merupakan penantian panjang bagi para calon jemaah haji yang akhirnya dapat terwujud. Sehingga dia mendoakan, para jemaah haji asal Lamongan lancar dalam mengerjakan ibadah, sehat, serta selamat hingga kembali pulang ke Tanah Air.

“Hari ini adalah hari yang dinantikan, panggilan Allah SWT akhirnya terlaksana. Semoga seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar, sebagaimana harapan kita bersama,” tuturnya.

“Kami berharap, seluruh jemaah haji Kabupaten Lamongan senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta mampu menjalankan ibadah dengan khusyuk hingga kembali ke Tanah Air,” harap Pak Yes.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan Abdul Ghofur, total jemaah asal Lamongan yang bakal menunaikan ibadah haji pada tahun ini sebanyak 2.758 orang. Dengan rincian, sebanyak 1.247 jemaah adalah pria dan 1.511 wanita. Mereka terbagi dalam delapan kloter, dari kloter 30 hingga kloter 37.

“Keberangkatan hari ini mencakup lima kloter, dimulai sejak pagi hingga malam hari. Selanjutnya, dua kloter akan diberangkatkan pada Kamis (30/4/2026), dan satu kloter terakhir pada Jumat (1/5/2026),” kata Abdul Ghofur.

Untuk rincian jemaah asal Lamongan per kloter adalah, kloter 30 sebanyak 222 jemaah. Kemudian kloter 31 sebanyak 376 jemaah, kloter 32 sebanyak 375 jemaah, kloter 33 sebanyak 375 jemaah, kloter 34 sebanyak 374 jemaah, kloter 35 sebanyak 376 jemaah, kloter 36 sebanyak 375 jemaah, dan terakhir kloter 37 sebanyak 285 jemaah.

Guna mendukung pelayanan jemaah asal Lamongan menunaikan ibadah haji, turut disiapkan sebanyak 13 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Juga sebanyak 13 Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), delapan Petugas Haji Daerah (PHD), serta sepuluh Pembimbing Ibadah Haji (PIH) dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Abdul Ghofur juga menyampaikan, penyelenggaraan haji pada tahun ini diterapkan pula skema murur dan tanazul, guna memberikan kemudahan bagi jemaah, khususnya kelompok rentan. Di mana skema murur memungkinkan jemaah untuk tidak bermalam di Muzdalifah dan langsung menuju Mina, sedangkan tanazul memungkinkan jemaah tidak menginap di Mina dan bisa kembali ke hotel.

Pada pelaksanaan ibadah haji tahun ini, jemaah asal Lamongan tertua atas nama Mujiono bin Purwo (90) dari Kecamatan Kedungpring, sedangkan termuda bernama Najwa Amelia binti Nur Huda (17) dari Kecamatan Solokuro. Dengan kedua jemaah, turut mendapat penghargaan dari Bupati Lamongan.

Exit mobile version