MINATBACA.com – Memanfaatkan bangunan bekas rumah sakit Covid-19, kini ada Puskesmas Kusuma Bangsa di Jalan Kusuma Bangsa, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan.
Diresmikan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Jumat (23/10/2026), puskesmas baru tersebut bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan. Sekaligus untuk mengurai kepadatan layanan medis di Puskesmas Veteran, bagi sekitar 84.000 warga yang tinggal di area perkotaan.
“Alhamdulillah, hari ini kita membuka dan meresmikan Puskesmas Kusuma Bangsa yang sudah dinantikan masyarakat. Dengan jumlah penduduk sekitar 84.000 jiwa, antrean di Puskesmas Veteran sudah sangat padat. Kehadiran puskesmas ini diharapkan dapat mengurangi antrean rawat jalan, dan membuat pelayanan kesehatan lebih mudah dijangkau masyarakat,” ujar Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Menurut Pak Yes, pemanfaatan kembali bangunan yang sebelumnya Rumah Sakit Covid-19 tersebut menjadi fasilitas kesehatan merupakan langkah strategis, supaya aset daerah tetap memberi manfaat bagi masyarakat. Termasuk, bagian dari upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menata wajah perkotaan.
“Pembangunan kesehatan akan terus kita lengkapi, baik dari sisi fasilitas kesehatan maupun sarana dan prasarana. Puskesmas kita tingkatkan kualitasnya, rumah sakit juga terus kita lengkapi dengan fasilitas dan dokter spesialis, agar masyarakat mendapatkan layanan sesuai kebutuhan,” jelas Pak Yes.
Pak Yes lantas menambahkan, peningkatan layanan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Sebab Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan yang tercatat mencapai 76,9 persen, turut didukung oleh peningkatan indeks kesehatan dan angka harapan hidup masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan Muhammad Chaidir Annas menjelaskan, Puskesmas Kusuma Bangsa menjadi fasilitas pelayanan tingkat pertama yang melengkapi layanan kesehatan di Kabupaten Lamongan. Di mana kehadiran fasilitas ini diharapkan, membuat pelayanan primer di area perkotaan Lamongan lebih merata dan proporsional.
“Pada 2025, kita menambah layanan kesehatan melalui RSUD Ki Ageng Brondong. Kemudian pada 2026, kita mewujudkan Puskesmas Kusuma Bangsa untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah kota,” kata Chaidir.
“Selama ini, pelayanan primer di Puskesmas Veteran cukup padat karena harus melayani sekitar 84.000 penduduk, sedangkan jumlah penduduk ideal yang dilayani satu puskesmas sekitar 30.000 jiwa,” imbuhnya.
Chaidir menegaskan, pengembangan Puskesmas Kusuma Bangsa mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan nomor 19 tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat. Untuk pembagian wilayah kerja, puskesmas baru direncanakan melayani Kelurahan Tumenggungan dan Sukorejo serta delapan desa. Meliputi Desa Karanglangit, Plosowahyu, Kebet, Pangkatrejo, Tanjung, Made, Sendangrejo, dan Sumberjo, dengan total sekitar 42.146 warga.
Adapun pengerjaan fisik bangunan Puskesmas Kusuma Bangsa telah selesai pada awal Bulan Agustus 2026. Sementara kesiapan bangunan dan SDM penunjang juga telah dipersiapkan, sehingga Puskesmas Kusuma Bangsa sudah siap untuk memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


