Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

      30 Mei 2026

      Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

      30 Mei 2026

      Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

      29 Mei 2026

      Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

      29 Mei 2026

      Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

      29 Mei 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»sosial»Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat
    sosial

    Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

    RedaksiBy Redaksi29 Oktober 20253 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat, memastikan tidak ada lagi warga miskin yang luput dari penyaluran bantuan sosial.

    Dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif, rapat evaluasi kinerja aplikasi GresikSoya bersama seluruh camat menetapkan batas waktu finalisasi data yang krusial. Hal ini dilakukan untuk menjamin program pengentasan kemiskinan tahun 2026 betul-betul tepat sasaran.

    Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Kantor Bupati Gresik, Rabu (29/10/2025). Di mana dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, saat memberi pengarahan menekankan, akurasi data adalah kunci efektivitas program bantuan sosial pada tahun 2026. Dia pun meminta kepada camat di wilayah dengan progres rendah, segera mengambil langkah percepatan.

    Aplikasi GresikSoya merupakan platform digital yang dikembangkan Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos). Platform ini berfungsi menyediakan pendataan terpadu dan real time penduduk miskin, berdasarkan 21 indikator yang telah ditetapkan. Melalui sistem ini, data kemiskinan di Kabupaten Gresik dapat diperbarui secara berkelanjutan, dan diverifikasi secara langsung di lapangan.

    “Kami mengapresiasi kecamatan yang telah berprogres cepat. Namun, kami minta agar camat di wilayah dengan progres rendah segera dipercepat. Data yang terlambat, berarti potensi warga miskin tidak terdata dan bisa kehilangan haknya di tahun 2026,” ungkap dokter Alif.

    Hingga 29 Oktober 2025, Kecamatan Panceng, Kedamean, dan Duduksampeyan, tercatat sebagai kecamatan dengan progres pendataan tertinggi. Namun sebaliknya, Kecamatan Manyar, Gresik kota, dan Balongpanggang, menjadi wilayah dengan progres pendataan penduduk miskin paling rendah.

    Kepala Dinsos Gresik Ummi Khoiroh menjelaskan, GresikSoya yang telah berjalan delapan bulan, merupakan instrumen vital dalam implementasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 61 tahun 2024.

    “GresikSoya unik, karena menggunakan 21 indikator kemiskinan lokal yang ditetapkan dalam Perbup 61/2024. 21 indikator ini memungkinkan kita memiliki tolak ukur yang lebih sensitif dan sesuai dengan kondisi sosiologis masyarakat Gresik. Data ini nantinya akan menjadi dasar usulan ke dalam DTKS, dan perbaikan data kemiskinan di tingkat daerah,” jelas Ummi.

    Sementara Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir, yang turut hadir dalam rapat tersebut menegaskan, komitmen dari pihak legislatif untuk mendukung penuh upaya validasi data yang dilakukan oleh Pemkab Gresik.

    “Data yang akurat dari GresikSoya adalah, cerminan kondisi riil masyarakat. Kami di DPRD siap mengawal, agar hasil data ini benar-benar menjadi dasar perencanaan yang matang dan adil bagi seluruh warga Gresik yang membutuhkan,” ucap Syahrul.

    Adapun hasil dari rapat evaluasi tersebut akhirnya menyepakati, keputusan yang harus dipatuhi oleh seluruh camat di Gresik. Yakni, camat wajib segera melakukan koordinasi langsung dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di tingkat desa dan kelurahan, untuk memonitor dan mempercepat proses pendataan. Serta disepakati batas akhir input dan finalisasi data kemiskinan melalui GresikSoya adalah, 15 November 2025.

    Data final yang terkumpul per 15 November 2025 nantinya, akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) dan ditandatangani oleh Bupati Gresik. Data tersebut akan menjadi dasar perencanaan resmi, untuk penyaluran bantuan sosial dan juga program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik sepanjang tahun 2026.

    gresik pemkab gresik
    Previous ArticleHingga Bulan Oktober 2025, Kemantapan Jalan di Lamongan Telah Mencapai 400,138 Kilometer
    Next Article Petani Kini Bisa Beli Pupuk Lebih Murah, Bupati Gresik Apresiasi Langkah PT Pupuk Indonesia

    Berita Terkait

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    30 Mei 2026

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    29 Mei 2026

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    29 Mei 2026

    Bupati Gresik Sebut Rokok Ilegal Jadi Musuh Bersama

    26 Mei 2026

    Bupati Gresik Mengajak Penyedia Barang dan Jasa Bersama Menjaga Integritas

    26 Mei 2026

    Michael Supriyadie Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPC Peradi SAI Gresik Raya Periode 2026-2030

    24 Mei 2026
    Search
    Terkini

    Ketika Menteri PPN dan Wamentan Melaksanakan Gerakan Tanam Padi di Lamongan

    Momen Iduladha, KWGe Kembali Salurkan Daging Kurban Kepada Warga Sekitar

    Pemkab Lamongan Meraih Opini WTP 10 Kali Secara Berturut-turut

    Opini WTP Kembali Diraih Pemkab Gresik, Jadi yang ke-11 Kali Berturut-Turut

    Tangkap 2 Pengedar, Polres Gresik Sita 209,38 Gram Narkoba Jenis Sabu

    Load More
    Berita Lainnya
    Pendidikan

    Sebanyak 77 Anggota Paskibraka Kabupaten Gresik Dikukuhkan

    14 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Bertempat di Kantor Bupati Gresik, sebanyak 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)…

    Tahun 2026, Kabupaten Lamongan Dapat Target SHAT 20.000 Bidang dan 3.310 Hektare PBT

    Fasilitas Nathabumi SIG Musnahkan 103 Ton Bahan Perusak Ozon

    Bupati Tegaskan Sekolah Rakyat di Gresik Harus Jadi Percontohan Daerah Lain

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.