Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Doa Bersama Hingga Pawai Lampion Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Lamongan

      16 Juni 2026

      Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

      15 Juni 2026

      Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

      15 Juni 2026

      Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

      14 Juni 2026

      Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

      13 Juni 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean

    RedaksiBy Redaksi3 November 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Program pipanisasi lahan pertanian di Pulau Bawean yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberi dukungan.

    Dukungan tersebut, diberikan dalam bentuk bantuan pupuk non subsidi NPK Phonska Plus dan Urea, untuk satu musim tanam (Oktober 2024 hingga Maret 2025). Bantuan diberikan kepada petani di beberapa desa yang berada di Pulau Bawean, Gresik, Jumat (1/11/2024).

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid menyampaikan, pipanisasi yang dilakukan oleh TNI AD bersama Pemkab Gresik merupakan bentuk kolaborasi, dalam rangka percepatan swasembada pangan yang terus didorong Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

    Sementara Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari BUMN yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia, turut mengambil peran dengan memberikan bantuan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea untuk petani. Bantuan tersebut disalurkan kepada para petani di 12 desa, di Kecamatan Tambak.

    “Sebelum ada pipanisasi, petani di Kecamatan Tambak hanya bisa menanam satu kali dalam setahun. Alhamdulillah, dengan adanya saluran irigasi baru, di mana airnya diambil dari area sekitar Danau Kastoba, petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Robby.

    “Tentu agar hasil dari program lebih optimal, dibutuhkan ketersediaan pupuk yang cukup dan berkualitas,” lanjut Robby usai peresmian pipanisasi di Desa Kalumpang Gubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik.

    Baca Juga :  SIG Berangkatkan 2.160 Pemudik dan Sediakan Posko Mudik di 4 Provinsi

    Robby berharap, adanya pipanisasi yang telah dilakukan membuat petani di Pulau Bawean dapat segera menebus pupuk bersubsidi. Dengan alokasi Urea bersubsidi untuk petani di Kecamatan Tambak tahun ini sebanyak 611 ton, sedang alokasi NPK sebesar 382,5 ton.

    “Alokasi pupuk bersubsidi saat ini cukup, stoknya juga ada dan irigasinya juga sudah lancar,” ucap Robby.

    “Petani terdaftar di Bawean, khususnya di Kecamatan Tambak, kami harap segera menebus alokasi pupuk bersubsidinya, agar produktivitasnya semakin optimal,” sambungnya.

    Robby menjelaskan, penebusan pupuk bersubsidi saat ini semakin mudah. Di mana petani terdaftar, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi untuk melakukan penebusan pupuk. Adapun petani yang berhak mendapat pupuk bersubsidi, harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permentan nomor 1 tahun 2024.

    Yakni, wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) dan menggarap lahan maksimal dua hektar. Sementara untuk komoditas strategis yang berhak menerima pupuk subsidi, hanya dibatasi untuk tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah dan putih, kopi, tebu, juga kakao.

    “Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik sudah menyiapkan solusinya, melalui pupuk nonsubsidi yang juga bisa didapatkan di kios-kios,” tutur Robby.

    “Kami berharap, stok pupuk yang ada, bisa diserap petani dengan optimal. Sehingga, produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” harapnya.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Bantu Masyarakat Sekitar Perusahaan Rp2 Miliar Lebih

    Sementara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat meresmikan program pipanisasi mengatakan, pihaknya akan terus memperluas program, sehingga menjadi solusi bagi tantangan yang ada dalam pertanian. Salah satunya, terkait sawah tadah hujan.

    “Jika pemerintah pusat memiliki program mencetak jutaan hektare lahan sawah, kita akan mendukung dengan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pipanisasi, petani bisa budidaya tanpa harus menunggu musim hujan,” beber Maruli.

    Bawean Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticleBu Min Dampingi KSAD Launching Pipanisasi TNI AD Manunggal Air
    Next Article SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan Dari Program 3 Juta Rumah

    Berita Terkait

    Perjalanan 40 Tahun KIPG, Wadah Pengembangan Budaya Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik

    13 Juni 2026

    Petrokimia Gresik Perkuat Kerja Sama Pasokan Gas dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang

    22 Mei 2026

    Petrokimia Gresik Tetap Siapkan 219.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Meski Terjadi Dinamika Global

    13 Mei 2026

    Petrokimia Gresik Kembali Berikan Program Beasiswa Bagi Petani Muda

    6 Mei 2026

    Dirut Petrokimia Gresik Tetap Apresiasi Tim Voli Putri GPPI, Meskipun Gagal Menjuarai Proliga 2026

    28 April 2026

    Melalui Pestani Melon Pantura, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Petani Melon Hingga 10 Persen

    8 April 2026
    Search
    Terkini

    Doa Bersama Hingga Pawai Lampion Meriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah di Lamongan

    Pilkades 2026, Pemkab Gresik Persiapkan E-Voting Untuk Tingkatkan Transparansi

    Ekonomi Kabupaten Lamongan Terus Menunjukkan Tren Positif

    Dilepas Sekda Gresik, Sebanyak 1.095 Petugas Siap Melaksanakan Sensus Ekonomi 2026

    Melalui Carnival Fashion Fest Competition, Pemkab Lamongan Pacu Kemajuan Ekonomi Kreatif

    Load More
    Berita Lainnya
    Pemerintahan

    Jawaban Plt Bupati Lamongan Akan Pembahasan R-APBD 2025

    6 November 2024

    MINATBACA.com – Plt Bupati Lamongan Abdul Rouf, memberi jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi Dewan…

    Ketua DPRD Dukung Aplikasi GresikSoya, Langkah Pemkab Gresik Pastikan Data Kemiskinan Akurat

    Bupati Gresik Mendorong Dapur SPPG Jadi Pelopor Pemilahan Sampah dan Pengolahan Air Limbah

    Perwakilan BNPB Tinjau Wilayah Terdampak Banjir di Lamongan, Pak Yes Beberkan Solusi Penanganan

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.