Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026

      Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

      15 Oktober 2026

      Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

      14 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Beri Bantuan Pupuk Untuk Para Petani 12 Desa di Bawean

    RedaksiBy Redaksi3 November 20243 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Program pipanisasi lahan pertanian di Pulau Bawean yang dilakukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memberi dukungan.

    Dukungan tersebut, diberikan dalam bentuk bantuan pupuk non subsidi NPK Phonska Plus dan Urea, untuk satu musim tanam (Oktober 2024 hingga Maret 2025). Bantuan diberikan kepada petani di beberapa desa yang berada di Pulau Bawean, Gresik, Jumat (1/11/2024).

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Robby Setiabudi Madjid menyampaikan, pipanisasi yang dilakukan oleh TNI AD bersama Pemkab Gresik merupakan bentuk kolaborasi, dalam rangka percepatan swasembada pangan yang terus didorong Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

    Sementara Petrokimia Gresik, sebagai bagian dari BUMN yang bertugas memproduksi dan menyalurkan pupuk ke seluruh Indonesia, turut mengambil peran dengan memberikan bantuan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea untuk petani. Bantuan tersebut disalurkan kepada para petani di 12 desa, di Kecamatan Tambak.

    Baca Juga :  Petrokimia Gresik Memulai Pembangunan Tangki Asam Sulfat Berkapasitas 40.000 Ton

    “Sebelum ada pipanisasi, petani di Kecamatan Tambak hanya bisa menanam satu kali dalam setahun. Alhamdulillah, dengan adanya saluran irigasi baru, di mana airnya diambil dari area sekitar Danau Kastoba, petani bisa menanam padi dua hingga tiga kali dalam setahun,” ujar Robby.

    “Tentu agar hasil dari program lebih optimal, dibutuhkan ketersediaan pupuk yang cukup dan berkualitas,” lanjut Robby usai peresmian pipanisasi di Desa Kalumpang Gubug, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik.

    Robby berharap, adanya pipanisasi yang telah dilakukan membuat petani di Pulau Bawean dapat segera menebus pupuk bersubsidi. Dengan alokasi Urea bersubsidi untuk petani di Kecamatan Tambak tahun ini sebanyak 611 ton, sedang alokasi NPK sebesar 382,5 ton.

    Baca Juga :  Kebahagiaan Abang Becak Saat Menerima Bantuan dari Petrokimia Gresik

    “Alokasi pupuk bersubsidi saat ini cukup, stoknya juga ada dan irigasinya juga sudah lancar,” ucap Robby.

    “Petani terdaftar di Bawean, khususnya di Kecamatan Tambak, kami harap segera menebus alokasi pupuk bersubsidinya, agar produktivitasnya semakin optimal,” sambungnya.

    Robby menjelaskan, penebusan pupuk bersubsidi saat ini semakin mudah. Di mana petani terdaftar, cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) ke kios resmi untuk melakukan penebusan pupuk. Adapun petani yang berhak mendapat pupuk bersubsidi, harus memenuhi kriteria yang tertuang dalam Permentan nomor 1 tahun 2024.

    Yakni, wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN) dan menggarap lahan maksimal dua hektar. Sementara untuk komoditas strategis yang berhak menerima pupuk subsidi, hanya dibatasi untuk tanaman padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah dan putih, kopi, tebu, juga kakao.

    Baca Juga :  Inilah Cara Karyawati Petrokimia Gresik Berdayakan Petani Perempuan

    “Bagi petani yang tidak tercatat sebagai penerima pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik sudah menyiapkan solusinya, melalui pupuk nonsubsidi yang juga bisa didapatkan di kios-kios,” tutur Robby.

    “Kami berharap, stok pupuk yang ada, bisa diserap petani dengan optimal. Sehingga, produktivitas dan kesejahteraannya dapat terus ditingkatkan,” harapnya.

    Sementara Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, saat meresmikan program pipanisasi mengatakan, pihaknya akan terus memperluas program, sehingga menjadi solusi bagi tantangan yang ada dalam pertanian. Salah satunya, terkait sawah tadah hujan.

    “Jika pemerintah pusat memiliki program mencetak jutaan hektare lahan sawah, kita akan mendukung dengan program-program yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan pipanisasi, petani bisa budidaya tanpa harus menunggu musim hujan,” beber Maruli.

    Bawean Petrokimia Gresik pupuk
    Previous ArticleBu Min Dampingi KSAD Launching Pipanisasi TNI AD Manunggal Air
    Next Article SIG Tangkap Peluang Pertumbuhan Dari Program 3 Juta Rumah

    Berita Terkait

    Petrokimia Gresik Siapkan 443.436 Ton Pupuk Bersubsidi Hadapi Musim Tanam Oktober-Maret

    13 Oktober 2026

    RSPG Hadirkan Layanan Operasi Laparoskopi Minim Sayatan, Didukung Tiga Dokter Spesialis Bedah

    10 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berhasil Raih Tujuh Penghargaan di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2026

    9 Oktober 2026

    Melalui Nasi Layur, Petrokimia Gresik Bantu Nelayan Rp100 Juta untuk Revitalisasi Fasilitas

    8 Oktober 2026

    Berkat Pendampingan Petrokimia Gresik, Batik Bangsawan Kini Menjangkau Pasaran Internasional

    3 Oktober 2026

    Perkuat Layanan Kesehatan, Petro Graha Medika Jalin Kerja Sama dengan IHH Healthcare Singapore

    2 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Program Klunting Sukses Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Lamongan

    Bupati Lamongan Dampingi Anggota DPR RI Tinjau Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

    Bupati Lamongan Jelaskan Pentingnya Keberadaan TPST

    Load More
    Berita Lainnya
    Budaya

    Puncak Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 Tahun 2026

    26 Mei 2026

    MINATBACA.com – Kegiatan puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 tahun 2026 digelar di Pendopo…

    Kepala Desa Raci Wetan Apresiasi Kinerja Perangkat Layani Masyarakat

    Kopi Rembang Sukses Tembus Pasaran Nasional Berkat Rumah BUMN SIG

    Langkah Nyata KWG Bagi Masyarakat, Gelar Bakti Sosial Pengobatan Hingga Pemeriksaan Mata Gratis

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.