Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

      19 Oktober 2026

      Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

      18 Oktober 2026

      Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

      16 Oktober 2026

      Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

      15 Oktober 2026

      PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

      15 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»SIG Ciptakan Peluang Pertumbuhan Melalui Produk Ramah Lingkungan
    Ekonomi

    SIG Ciptakan Peluang Pertumbuhan Melalui Produk Ramah Lingkungan

    RedaksiBy Redaksi1 September 20244 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus fokus dalam mendorong semen hijau sebagai katalis pertumbuhan kinerja berkelanjutan.

    Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, semen hijau yang diproduksi dengan material dan proses ramah lingkungan, menjadi keunggulan kompetitif SIG untuk mempertahankan kepemimpinan di industri, seiring meningkatnya kesadaran publik dan dorongan pemerintah dalam penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan.

    ”Semen hijau SIG yang lebih rendah karbon, menjadi faktor pembeda dari semen konvensional,” ungkap Donny, dalam paparan publik, Jumat (30/8/2024).

    “Keunggulan dalam aspek keberlanjutan ini menjadikan SIG sebagai game changer, yang mengubah arah industri bergerak menuju industri hijau. Hal ini penting untuk menciptakan peluang bisnis yang berkontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja, di tengah kondisi persaingan pasar yang ketat,” terangnya.

    Sebagai pemimpin industri dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia, SIG memiliki tujuh merek semen yang kuat dan menjadi pemimpin pasar di masing-masing region, di antaranya Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, Semen Baturaja dan Thang Long Cement.

    Selain tersertifikasi SNI dan mengandung lebih dari 90 persen komponen dalam negeri (TKDN), produk juga telah meraih sertifikat Green Label dari Green Product Council Indonesia.

    SIG juga menjalankan sejumlah lini bisnis sebagai bentuk pengembangan diversifikasi produk dan layanan, seperti lini bisnis turunan semen. Meliputi beton siap pakai dan pracetak, mortar, serta ekosistem bisnis end to end yang meliputi pertambangan, kemasan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, logistik, layanan teknologi informasi dan kawasan industri.

    Baca Juga :  SIG Bantu Usaha Mikro dan Infrastruktur Pertanian di Gresik dan Lamongan

    Operasional SIG didukung pabrik semen terintegrasi di sembilan lokasi, pabrik pengemasan di 26 lokasi, delapan pabrik penggilingan semen dan tujuh pelabuhan. Sedangkan jalur distribusi diperkuat oleh 385 distributor baik di Indonesia maupun di Vietnam (TLCC), serta sekitar 70.000 toko ritel di Indonesia.

    Jaringan infrastruktur operasional yang ekstensif tersebut memungkinkan SIG untuk mendukung pembangunan di seluruh wilayah, bahkan daerah terpencil di Indonesia.

    Donny menambahkan, industri semen nasional memiliki prospek yang baik, menyusul permintaan semen untuk proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek strategis lain. Serta upaya pemerintah dalam mempercepat penyediaan perumahan, bagi masyarakat untuk mengatasi angka backlog kepemilikan rumah di Indonesia yang mencapai 9,9 juta unit pada 2023.

    Dalam pembangunan IKN, sejak Desember 2022 hingga Juli 2024, SIG telah berkontribusi dengan memasok 695.000 ton semen yang digunakan pada sejumlah proyek. SIG juga menghadirkan hunian tapak ramah lingkungan di IKN, berupa rumah MBR tipe 36 yang dibangun menggunakan bata interlock dari semen hijau SIG.

    Baca Juga :  Pasca Benua Afrika, Giliran SIG Ekspor Perdana Semen ke Reunion Island, Prancis

    Bata interlock SIG telah teruji memadai untuk diaplikasikan di wilayah dengan tingkat seismisitas tinggi (KDS D), sesuai dengan standar uji Siklik Modular 2D dari PUSKIM PUPR. Kehadiran bata interlock diharapkan menjadi solusi untuk mendukung pemerintah, dalam menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang dapat dibangun lebih cepat dan efisien.

    Volume kebutuhan semen dan bahan baku konstruksi lain yang sangat tinggi di IKN, membuat SIG tidak hanya melakukan kerja sama dengan memasok kontraktor-kontraktor konstruksi. Tapi juga ikut masuk dalam konsorsium PT Karya Logistik Nusantara (KLN) yang merupakan konsorsium BUMN Karya, yang akan memasok beton, keseluruhan bahan baku dan pengelolaan logistik dalam pembangunan IKN.

    SIG melakukan penyertaan modal senilai Rp22,5 miliar ke PT KLN melalui skema right issue, yang dilakukan oleh PT KLN. SIG masuk dalam jajaran pemegang saham PT KLN dengan porsi kepemilikan saham sebesar 20,9 persen dan memperkuat posisi perusahaan, untuk memasok produk bahan bangunan dan solusi berkelanjutan untuk proyek pembangunan di IKN.

    Selain peluang pertumbuhan di pasar domestik, SIG menyasar peningkatan ekspor melalui proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi semen tipe khusus di Tuban, Jawa Timur, yang direncanakan akan operasional pada tahun 2025.

    Proyek yang merupakan salah satu realisasi kerja sama strategis SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dengan Taiheiyo Cement Corporation. Ditujukan, untuk memenuhi kebutuhan ekspor sebesar minimum 500 ribu ton per tahun di pasar Amerika Serikat.

    Baca Juga :  SIG Coba Perkuat Mesin Pertumbuhan Baru, Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Penopang Kinerja

    Sementara Direktur Keuangan & Manajemen Portofolio SIG Andriano Hosny Panangian menambahkan, SIG terus berupaya mencapai peningkatan operational excellence dengan mendorong optimalisasi kegiatan distribusi, efisiensi indeks konsumsi batu bara, peningkatan pemanfaatan energi alternatif, serta efisiensi biaya operasi dan biaya keuangan untuk mengoptimalkan profitabilitas.

    Hingga semester I tahun 2024, SIG berhasil mempertahankan capaian kinerja profitabilitas yang positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp16,41 triliun dan laba periode berjalan senilai Rp503,49 miliar. SIG juga mampu menjaga ketahanan keuangan dengan mencatatkan arus kas dari operasi yang positif, sehingga mampu menurunkan saldo hutang dan mempertahankan rasio solvabilitas yang sehat.

    Hal ini dinilai sebagai kemampuan kuat dan unggul (superior) untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang, sehingga SIG mendapatkan kenaikan peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menjadi idAAA Stabil dari sebelumnya idAA+ Positif.

    ”Kondisi keuangan yang sehat tercermin dari kenaikan peringkat SIG menjadi idAAA, dengan outlook stabil yang merupakan peringkat tertinggi dari Pefindo, serta masuknya SIG dalam daftar konstituen Index Pefindo i-Grade,” kata Andriano.

    semen indonesia SIG
    Previous ArticleMemeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Pemdes Morobakung Gelar Karnaval
    Next Article Malam Resepsi Agustusan, Pemdes Bungah Serahkan Hadiah Lomba

    Berita Terkait

    Green Building Festival 2026, SIG Mendorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi

    10 September 2026

    Begini Cara yang Dilakukan SIG Guna Maksimalkan Pertumbuhan Kinerja

    9 September 2026

    SIG Pertahankan Peringkat idAAA Tertinggi dari Pefindo Karena Memiliki Prospek Pasar yang Kuat

    8 September 2026

    Perkuat Ekosistem Pesisir, SIG Libatkan Sepuluh Orang Relawan Bakti BUMN 2026

    3 September 2026

    SIG Hidupkan Kembali Merek Legendaris untuk Jawa Barat, Semen Kujang Resmi Diluncurkan

    3 September 2026

    Semester I Tahun 2026, Kinerja SIG Tumbuh Solid

    2 September 2026
    Search
    Terkini

    Pak Yes Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap RAPBD Lamongan 2027

    Bawa Misi Budaya, Dalang Cilik MINU Trate Putra Tembus 10 Besar Cak & Yuk Cilik Gresik 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    Mensos Jelaskan Keuntungan Belanja di KDKMP, Saat Mengunjungi KDKMP di Kabupaten Lamongan

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Membanggakan! Sepuluh Produk UMKM Lamongan Dilaunching di Ritel Modern

    19 Agustus 2025

    MINATBACA.com – Ada sebanyak sepuluh produk UMKM asli Kabupaten Lamongan, yang dilaunching di ritel modern…

    Sosialisasi Bahaya Narkoba, Pemdes Cermen Gandeng BNN dan Polsek Kedamean

    Normalisasi Kali Tengah, Diakui DPUTR Gresik Turut Terhambat Oleh Infrastruktur Perusahaan

    Demi Pelayanan Masyarakat, Pemdes Petung Kebut Pembangunan Pendopo

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.