MINATBACA.com – Agenda sedekah bumi yang dilaksanakan di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik, berlangsung meriah. Panitia bersama Pemerintah Desa (Pemdes) setempat menggelar acara shalawatan, bertajuk ‘Banter Berseri Sholawatan Aeh.’
Kegiatan tersebut diharapkan bisa semakin mempererat kerukunan antar warga, sekaligus mendapat keridhoan dari Allah SWT dan juga syafaat Nabi Muhammad SAW. Sehingga diharapkan dapat terwujud masyarakat Desa Banter yang bersih, sehat, sejahtera dan religi.
Dalam acara yang digelar di lapangan desa tersebut, dihadiri oleh Camat Benjeng Nurul Fuad, kepala desa, BPD beserta perangkat desa setempat dan masyarakat. Dengan menghadirkan Habib Ahmad Bin Musthofa Al Hadsr, Minggu (14/7/2024).
Kepala Desa Banter Muhammad Ridwan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerja sama semua pihak, sehingga acara dapat terlaksana dan berlangsung meriah. Termasuk, kepada para hadirin dan tamu undangan yang telah datang mengikuti acara shalawatan.
“Saya mewakili ketua panitia, memohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada pelayanan dan penyambutan yang kurang baik. Harapannya dengan bershalawat kita semakin dekat, berkat bershalawat kita semakin erat dan dengan bershalawat kita mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW,” kata Ridwan, Rabu (17/7/2024).
Ridwan menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat Desa Banter yang telah hadir dan meluangkan waktu demi memeriahkan acara sedekah bumi, yang dilaksanakan melalui acara shalawatan pada akhir pekan kemarin.
“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat Desa Banter, yang telah berperan menyukseskan acara sedekah bumi dengan shalawatan. Kami sangat berterima kasih. The best for I Lover Aeh,” terangnya.
Camat Benjeng Nurul Fuad, pihaknya mengapresiasi kegiatan sedekah bumi yang dilaksanakan oleh Pemdes Banter bersama panitia. Sehingga mendoakan Pemdes Banter dan juga masyarakat setempat, agar selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang barokah.
“Sedekah bumi adalah sebagai rasa syukur atas nikmat Allah yang diberikan kepada kita, sehingga kita diberi kesehatan dan rejeki yang barokah,” kata Nurul Fuad.

