MINATBACA.com – Penurunan stunting di Kabupaten Lamongan terus menunjukkan capaian positif. Dari di angka 27,5 persen yang tercatat pada 2022, berhasil turun menjadi 6,9 persen pada 2024, hingga kembali turun menjadi 4,06 persen pada 2025.
Capaian tersebut menjadi salah satu kontribusi TP PKK Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, salah satunya melalui program Ayam Komersial Lamongan untuk Stunting (Klunting). Program inovasi yang dilakukan PKK Kabupaten Lamongan bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dalam mengintegrasikan pemenuhan gizi keluarga dan pemberdayaan ekonomi. Melalui program ini, keluarga sasaran akan memperoleh bantuan 20 ekor ayam petelur, satu unit kandang, serta stok pakan selama lima bulan.
Bantuan ditujukan kepada keluarga kurang mampu, yang memiliki balita stunting. Sasaran program juga diperluas kepada kelompok lain, termasuk panti asuhan dan pondok pesantren. Pemberian ayam petelur diharapkan dapat membantu menyediakan sumber protein hewani, sekaligus memberi peluang ekonomi bagi penerima manfaat.
Capaian penurunan prevalensi stunting, menjadi bagian dari kontribusi PKK dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lamongan. Melalui penerapan sepuluh Program Pokok PKK, kader turut berperan dalam mendorong kesadaran keluarga terhadap pemenuhan gizi, kesehatan, serta pola pengasuhan yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Terima kasih kepada seluruh kader PKK yang telah mendukung program prioritas Lamongan, mulai dari upaya penurunan stunting, pelestarian lingkungan, hingga peningkatan kapasitas keluarga,” tutur Pak Yes-sapaan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, saat peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Sport Center Lamongan, Kamis (15/10/2026).
Menurut Pak Yes yang juga selaku pembina TP PKK Kabupaten Lamongan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas keluarga. Sebab keluarga yang sehat dan berkualitas menjadi fondasi penting, dalam mencetak sumber daya manusia unggul dalam menentukan masa depan Lamongan.
Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi menegaskan, sepuluh program Pokok PKK merupakan investasi jangka panjang dalam membangun kualitas keluarga. Sebagai unit terkecil masyarakat, keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, menjaga kesehatan, serta memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.
Adapun Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Lamongan Cana Antyanta Dias menjelaskan, dalam peringatan HKG ke-54 juga diikuti rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat literasi keluarga. Salah satu di antaranya, melalui kegiatan read aloud yang bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini.

