Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

      29 September 2026

      Harapan Wabup Lamongan Ketika Hadiri Sarasehan Peternakan Menuju Swasembada Protein Hewani

      29 September 2026

      Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

      29 September 2026

      Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

      28 September 2026

      Fatayat NU Disebut Wabup Lamongan Berkontribusi dalam Menunjang Pembangunan SDM

      28 September 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit
    Ekonomi

    Melalui Pestani Rawit Groo Festival, Petrokimia Gresik Bantu Tingkatkan Produktivitas Cabai Rawit

    RedaksiBy Redaksi15 Agustus 20265 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), memberi solusi nyata untuk para petani.

    Yakni, melalui ‘Pestani Rawit Groo Festival’ yang diselenggarakan bagi para petani cabai rawit di Jawa Timur, guna membuktikan langsung penerapan praktik budidaya yang lebih terarah. Ada sebanyak 270 petani berasal dari Malang, Kediri, Mojokerto, Blitar, dan Probolinggo, yang mengikuti program dengan menerapkan pemupukan dan budidaya berbasis teknologi di lahan masing-masing.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo menjelaskan, penerapan praktik budidaya tersebut menunjukkan hasil positif. Melalui demonstration plot (demplot), hasil panen mencapai 11,5 ton per hektare atau meningkat sekitar 13 hingga 15 persen, bila dibandingkan hasil panen sebelumnya yang mencapai 10 ton per hektare.

    “Kami ingin mendorong petani cabai rawit di Jawa Timur untuk terus meningkatkan hasil panen melalui pemupukan berimbang, pemanfaatan teknologi, dan praktik budidaya yang tepat. Sehingga hasil panen semakin baik, dan usaha tani semakin menguntungkan. Komitmen ini kami wujudkan melalui Pestani Rawit Groo Festival,” ujar Adit, dalam acara awarding Pestani Rawit Groo Festival di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, baru-baru ini.

    Dia juga menerangkan, Jawa Timur memiliki peran penting dalam produksi cabai rawit nasional. Tercatat sekitar 35 persen produksi cabai rawit nasional berasal dari Jawa Timur, dengan total produksi mencapai lebih dari 600.000 ton. Sehingga peningkatan produktivitas menjadi penting guna menjaga pasokan cabai, sekaligus mendukung ketahanan pangan.

    Baca Juga :  Bentuk Kepedulian, Petrokimia Gresik Bantu Korban Terdampak Banjir Luapan Kali Lamong

    Pada Pestani Rawit Groo Festival, proses budidaya dan hasil juga dilombakan. Dalam kategori Groo Field Creation, peserta menerapkan paket budidaya yang telah disiapkan oleh Petrokimia Gresik, sejak tanam hingga panen. Penilaian lomba dilakukan berdasarkan berat total 54 buah cabai rawit dengan bobot penilaian sebesar 80 persen, sedangkan dokumentasi budidaya memiliki bobot 20 persen.

    Adapun angka 54 dalam lomba, memiliki makna khusus karena pada tahun ini Petrokimia Gresik memperingati HUT yang ke-54. Semangat ulang tahun pihak perusahaan diwujudkan melalui kegiatan yang dekat dengan petani, sekaligus menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas dapat dimulai dari praktik budidaya yang sederhana, tepat, dan konsisten.

    Tidak hanya kompetisi di lahan, namun Pestani Rawit Groo Festival juga menghadirkan Groo Plant Creator yang melibatkan sebanyak 270 pegiat urban farming dari 27 provinsi di Indonesia. Dalam agenda ini, peserta membagikan pengalaman budidaya cabai yang dilakukan. Mulai dari penanaman hingga panen, melalui media sosial.

    Program tersebut turut diperkuat melalui Groo Plant Partner yang melibatkan 54 influencer, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), juga stakeholder terkait. Dengan tujuan, untuk memperluas edukasi pertanian serta mendekatkan dunia pertanian kepada masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Secara keseluruhan, Groo Festival melibatkan 540 peserta yang terdiri atas petani dan pegiat urban farming, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

    “Kompetisi ini tidak hanya mencari petani dengan hasil panen terbaik, tetapi juga mendorong peserta untuk belajar dan membuktikan langsung penerapan budidaya yang lebih terarah di lahan masing-masing. Kami berharap, praktik budidaya yang mampu memberikan hasil optimal ini dapat diduplikasi oleh petani lain di Jawa Timur, sehingga manfaat program semakin luas,” ungkap Adit.

    Baca Juga :  Program Petrokimia Gresik Berhasil Tingkatkan Produktivitas Bawang Merah Hingga 12 Persen

    Petrokimia Gresik, tambah Adit, dalam program ini memperkenalkan pendekatan pertanian berbasis teknologi dan data, untuk dapat membantu petani mengambil keputusan budidaya dengan lebih tepat. Melalui aplikasi AgrooFertile, petani mendapat layanan yang mengintegrasikan teknologi artificial intelligence (AI), layanan agronomi, dan basis data.

    Adapun ‘Buku Kesuburan Tanah’ menjadi referensi untuk memahami kondisi tanah, pentingnya uji tanah, pemupukan berimbang, dan pertanian berbasis data. Karena menurut Adit, teknologi akan memberi manfaat yang lebih besar, ketika dapat digunakan dan dipahami oleh para petani dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    “Kami ingin teknologi hadir bukan sekadar sebagai alat, tetapi menjadi solusi yang benar-benar membantu petani mengambil keputusan, mengelola lahannya dengan lebih baik, dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi,” ucapnya.

    “Pestani kami hadirkan untuk mendampingi petani dari lahan, bukan hanya dari ruang diskusi, karena kami percaya produktivitas harus dibuktikan melalui praktik nyata. Ketika pengetahuan, teknologi, dan semangat petani bertemu di satu lahan, kami yakin akan lahir pertanian Jawa Timur yang semakin produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” jelas Adit.

    Sementara Kepala Bidang Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Pudjiati Ningsih, yang turut menghadiri acara tersebut berharap, semakin banyak petani di Jawa Timur dapat memanfaatkan program tersebut. Sebab dia menilai, kegiatan mampu memberi manfaat nyata dalam mendorong peningkatan produktivitas dan hasil panen.

    Baca Juga :  Sebanyak 670 Tenan Meriahkan PetroNite Fest 2026 Gelaran Petrokimia Gresik

    “Saya berharap, kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaga ketahanan pangan. Melalui program ini, kita bisa menjaga produktivitas dan kualitas cabai rawit,” tutur Pudjiati.

    Menurut Pudjiati, program sangat tepat dijalankan di wilayah Jawa Timur, mengingat provinsi Jawa Timur merupakan penghasil cabai rawit terbesar di Indonesia. Sehingga dia berharap, program juga dapat diaplikasikan pada komoditas lain di Jawa Timur, seperti semangka dan melon, yang sudah dioptimalkan melalui Program Pestani.

    Salah seorang peserta Pestani Rawit Groo Festival, Sumarno dari Kelompok Tani, Tresno Tani Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar menyampaikan terima kasih, atas penyelenggaraan kegiatan. Dia mengatakan, penggunaan produk pupuk dan teknologi budidaya yang dikenalkan oleh Petrokimia Gresik, membuat pertumbuhan tanaman cabai rawit miliknya menjadi sangat optimal.

    “Pengaplikasian pupuknya, saya mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh Petrokimia Gresik. Hasilnya sangat optimal, saya dan teman-teman petani antusias sekali mengikuti program ini,” kata Sumarno.

    Pestani Rawit Groo Festival merupakan bagian dari Program Pestani yang dikembangkan Petrokimia Gresik, sebagai ruang pemberdayaan dan kompetisi budidaya bagi petani di Jawa Timur. Hingga Bulan Juni 2026, Program Pestani telah menjangkau 782 petani di 14 kabupaten melalui sejumlah komoditas unggulan yaitu, semangka di kawasan Tapal Kuda, melon di wilayah Pantai Utara (Pantura), bawang merah melalui Pestani Bawang Merah Nyawiji, serta cabai rawit melalui Pestani Rawit Groo Festival.

    Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo petani Petrokimia Gresik pupuk Pupuk Indonesia
    Previous ArticleBupati Bersama Jajaran Forkopimda Lamongan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
    Next Article Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Lamongan Buka Kejuaraan Tenis

    Berita Terkait

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    29 September 2026

    Langkah Nyata Petrokimia Gresik untuk Pendidikan, Penerima Bestro Bertambah 17 Mahasiswa

    26 September 2026

    Bahkan Pada Hari Libur, RS Petrokimia Gresik Tetap Layani Pasien Melalui Sunday Clinic

    25 September 2026

    Direktur Utama Petrokimia Gresik Diundang ke Forum Global yang Digelar di Markas PBB

    23 September 2026

    Konsisten Bina dan Kembangkan Atlet, Petrokimia Gresik Mendapat Penghargaan Dari Wagub Jatim

    21 September 2026

    Petrokimia Gresik Meraih Paten Inovasi Silika Berkat Ubah Produk Samping Jadi Solusi Agroindustri

    21 September 2026
    Search
    Terkini

    Residivis Curanmor di Gresik Tertangkap, Motor Hasil Curian Dikembalikan Polisi kepada Korban

    Harapan Wabup Lamongan Ketika Hadiri Sarasehan Peternakan Menuju Swasembada Protein Hewani

    Cara Petrokimia Gresik Bantu Berdayakan Warga Sekitar Perusahaan Guna Dukung Ketahanan Pangan

    Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Gresik, Berikut yang Diharapkan Gus Yani

    Fatayat NU Disebut Wabup Lamongan Berkontribusi dalam Menunjang Pembangunan SDM

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Kesiapan Infrastruktur Lamongan Menjadi Daya Tarik Investasi

    7 Mei 2025

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengungkapkan kesiapan dalam hal infrastruktur investasi, yang dituturkan oleh…

    BLT Bulan Enam di Desa Banyutengah Panceng Tuntas Disalurkan Kepada KPM

    Hadapi Perubahan Iklim, Bupati Minta PMI Gresik Tingkatkan Kesiapsiagaan

    PT Semen Padang Turut Kembangkan Destinasi Wisata Kampung Songket

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.