Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

      16 April 2026

      Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

      16 April 2026

      MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

      16 April 2026

      Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

      16 April 2026

      Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

      15 April 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Pemerintahan»Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil
    Pemerintahan

    Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    RedaksiBy Redaksi16 April 20264 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, menerima kunjungan lapangan peserta Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Staf Dinas Luar Negeri (Sesdilu) Angkatan ke-80 Kementerian Luar Negeri.

    Agenda berlangsung di Mustikarasa Cafe, Gresik, Kamis (16/4/2026). Kunjungan ini menjadi ruang belajar langsung mengenai praktik pengembangan investasi daerah, penguatan industri, serta diplomasi ekonomi berbasis potensi lokal.

    Rombongan peserta disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkup Pemkab Gresik.

    Saat memberi sambutan, Gus Yani-sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, posisi strategis Gresik sebagai kawasan industri dan logistik, tidak terlepas dari perencanaan tata ruang yang berbasis potensi wilayah serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri.

    “Kalau melihat Gresik, ini memang bukan kota besar seperti Surabaya. Tapi dari kota inilah kita membangun kekuatan, dimulai dari tata ruang dan pengenalan potensi daerah. Sejak dulu Gresik adalah kota pelabuhan dan perdagangan, dan itu yang kita lanjutkan hari ini dalam bentuk kawasan industri dan KEK,” ujar Gus Yani.

    Didukung belasan pelabuhan aktif serta keberadaan kawasan industri besar seperti JIIPE, Kawasan Industri Gresik (KIG), dan kawasan industri Maspion, Gresik kini menjadi salah satu simpul penting dalam rantai pasok industri di Jawa Timur. Posisi ini, juga diperkuat dengan peran Gresik sebagai bagian dari kawasan metropolitan Gerbangkertosusila.

    Lebih lanjut Gus Yani menjelaskan, keunggulan utama Gresik terletak pada integrasi kawasan industri dengan pelabuhan berskala besar, yang memungkinkan efisiensi logistik, terutama bagi industri berbasis ekspor-impor.

    “Industri besar membutuhkan kepastian dan efisiensi. Di Gresik, kapal besar bisa langsung sandar, bahan baku impor bisa masuk dengan mudah, dan produk bisa langsung diekspor. Ini keunggulan yang tidak dimiliki banyak daerah,” terangnya.

    Dia juga menyoroti peran KEK sebagai instrumen penting dalam menarik investasi global. Melalui kebijakan insentif fiskal, termasuk pengurangan pajak daerah dan fasilitas tax holiday, pemerintah memberikan kepastian bagi investor untuk menanamkan modal di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gresik.

    “Daerah memang harus memberikan stimulus, bahkan hingga minimal 50 persen untuk beberapa jenis pajak. Tapi ini adalah strategi jangka panjang untuk menarik investasi besar dan membuka lapangan kerja,” jelasnya.

    Sejalan dengan itu, data menunjukkan tren investasi Gresik yang terus memberikan kontribusi signifikan bagi Jawa Timur. Dalam enam tahun terakhir, Gresik menjadi salah satu penyumbang utama realisasi investasi dengan nilai mencapai Rp29,4 triliun atau sekitar 18,89 persen dari total investasi Jawa Timur.

    Dari sisi ekonomi, pertumbuhan Kabupaten Gresik juga menunjukkan tren positif. Setelah sempat terkontraksi, ekonomi kembali tumbuh hingga mencapai 4,91 persen pada 2025, diikuti penurunan tingkat pengangguran terbuka dari 8,21 persen pada tahun 2020 menjadi 5,47 persen pada 2025.

    Namun demikian, Gus Yani mengatakan, bahwa keberlanjutan pertumbuhan tersebut sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Sembari menegaskan, pentingnya penguatan pendidikan vokasi dan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri.

    “Ke depan, yang dibutuhkan bukan hanya tenaga kerja, tetapi tenaga kerja terampil. Karena itu, kita dorong pendidikan vokasi, link and match dengan industri, agar SDM Gresik benar-benar siap,” ungkap Gus Yani.

    Saat ini, Kabupaten Gresik juga tengah mendorong penguatan ekosistem SDM melalui penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri.

    Pada hari pertama kunjungan, para peserta dijadwalkan melakukan diskusi dengan sejumlah perangkat daerah terkait di lingkup Pemkab Gresik serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin), guna menggali lebih dalam ekosistem investasi dan potensi daerah. Selanjutnya, rombongan akan melanjutkan kunjungan ke kawasan industri terintegrasi Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) untuk melihat langsung implementasi kawasan industri dan pelabuhan di Gresik.

    Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Luar Negeri Khasan Ashari menyampaikan, apresiasi atas sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan oleh jajaran Pemkab Gresik.

    “Kami menyampaikan terima kasih atas fasilitasi yang luar biasa dari Bapak Bupati dan jajaran. Kunjungan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran peserta, untuk memahami langsung dinamika pembangunan daerah,” ucap Khasan.

    Dia menjelaskan, para peserta yang berjumlah 14 orang merupakan aparatur Kementerian Luar Negeri yang telah berpengalaman, termasuk pernah bertugas di perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. Kunjungan yang dilaksanakan, bertujuan memperkuat pemahaman mereka terhadap praktik diplomasi ekonomi di tingkat daerah.

    “Fokus kami adalah diplomasi ekonomi. Teman-teman perlu melihat langsung bagaimana potensi investasi, industri, dan pariwisata dikembangkan di daerah. Sehingga saat bertugas di luar negeri, mereka bisa mempromosikan Indonesia dengan lebih konkret,” jelasnya.

    Dia juga menilai, Gresik sebagai contoh menarik dalam pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, serta memiliki potensi besar untuk dipromosikan dalam kerja sama internasional. Baik di bidang investasi, perdagangan, maupun pendidikan vokasi.

    “Kami berharap, kunjungan ini memberikan banyak insight. Ke depan, potensi Gresik bisa menjadi bagian dari promosi ekonomi Indonesia di tingkat global,” pungkasnya.

    Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani gresik Kabupaten Gresik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik pemkab gresik
    Previous ArticleAtasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    Berita Terkait

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    16 April 2026

    Warga Diminta Waspada Penipuan, Pemkab Gresik Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen CPNS 2026

    14 April 2026

    Pemkab Gresik Perketat Verifikasi Hibah Guna Menghindari Salah Sasaran Penyaluran Bantuan

    14 April 2026

    Melalui Grand Final Duta Genre 2026, Pemkab Gresik Dorong Terwujudnya Generasi Muda Berkualitas

    14 April 2026

    Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mendag Budi Santoso Resmikan Pasar Tematik Industri Sidayu

    10 April 2026

    Pemkab Gresik Bakal Dampingi Korban Penipuan Rekrutmen ASN

    9 April 2026
    Search
    Terkini

    Terima Kunjungan Peserta Sesdilu Kemenlu, Bupati Gresik Tekankan Kekuatan KEK dan SDM Terampil

    Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Lamongan Usung Strategi Komprehensif dan Terintegrasi

    MTQ ke-XXVIII Tingkat Kabupaten Lamongan Resmi Ditutup Pak Yes

    Tiga Desa di Kecamatan Manyar, Dicanangkan Menjadi Desa Cinta Statistik

    Pak Yes Buka MTQ ke-28 Tingkat Kabupaten Lamongan

    Load More
    Berita Lainnya
    Hukum

    Kapolres Gresik Tegaskan Pihaknya Terus Siaga Pantau Arus Mudik

    29 Maret 2025

    MINATBACA.com – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memastikan, pihaknya terus memantau kendaraan selama arus…

    Plt Bupati Gresik Ajak ASN dan Masyarakat Teladani Nilai-Nilai Kepahlawanan

    Bupati Gresik; Fatayat NU Sangat Dibutuhkan Guna Mendampingi dan Berdayakan Perempuan

    Komitmen Pemkab Lamongan Menjadi Kabupaten Layak Anak

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.