Close Menu
minatbaca.comminatbaca.com
    Facebook Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    minatbaca.comminatbaca.com
    • Home

      Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

      23 Oktober 2026

      Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

      22 Oktober 2026

      Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

      22 Oktober 2026

      Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

      22 Oktober 2026

      Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

      21 Oktober 2026
    • Ekonomi
    • Pemerintahan
    • Hukum
    • Sport
    • Pendidikan
    • Lifestyle
      • Travel
      • sosial
      • Budaya
    minatbaca.comminatbaca.com
    You are at:Home»Ekonomi»Petrokimia Gresik Memulai Pembangunan Tangki Asam Sulfat Berkapasitas 40.000 Ton
    Ekonomi

    Petrokimia Gresik Memulai Pembangunan Tangki Asam Sulfat Berkapasitas 40.000 Ton

    RedaksiBy Redaksi15 Januari 20262 Mins Read
    Facebook Telegram WhatsApp

    MINATBACA.com – Guna memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional, Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, memulai proyek pembangunan tangki asam sulfat berkapasitas total 40.000 ton.

    Agenda tersebut diawali ground breaking oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Aminuddin Ma’ruf bersama Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, baru-baru ini. Di mana Aminuddin sempat menyampaikan, swasembada pangan nasional menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Asta Cita.

    Sehingga Aminuddin mengapresiasi kinerja yang dilakukan Pupuk Indonesia, termasuk Petrokimia Gresik selaku anggota holding, dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berhasil dicapai lebih cepat dari target yakni, pada 2025.

    “Proyek ini (pembanguan tangki asam sulfat) pada akhirnya mendukung Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, tentang ketahanan pangan. Dengan kondisi geopolitik dunia seperti sekarang, ketahanan pangan kita harus mandiri,” ujar Aminuddin.

    Baca Juga :  Ditinjau Gubernur Jawa Timur, Pasar Murah di Balai Desa Banjarsari Disambut Antusias Masyarakat

    Sementara Daconi menjelaskan, asam sulfat merupakan bahan baku untuk memproduksi pupuk majemuk NPK. Tangki asam sulfat yang sedang dalam proses pembangunan, nantinya berfungsi untuk mendukung keberlangsungan produksi pupuk NPK di masa depan.

    “Dengan pembangunan tangki ini, Petrokimia Gresik akan semakin memperkuat pasokan bahan baku pupuk NPK nasional. Dengan demikian, Petrokimia Gresik dapat memberikan kontribusi semakin besar lagi bagi terwujudnya swasembada pangan nasional secara berkelanjutan, melalui penyediaan pupuk berkualitas bagi pertanian di Indonesia,” ujar Daconi.

    Petrokimia Gresik merupakan pionir pupuk majemuk di dalam negeri sejak tahun 2000, dan menjadi kiblat bagi teknologi pupuk NPK di tanah air. Dengan total kapasitas produksi pupuk NPK sebesar 2,7 juta ton per tahun, menjadikan Petrokimia Gresik sebagai produsen pupuk majemuk terbesar di Indonesia.

    Baca Juga :  Polres Gresik Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2025

    “Dengan keberadaan tangki ini, Petrokimia Gresik bisa terus meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK, untuk mendukung ketersediaan pupuk di dalam negeri,” ucapnya.

    Adapun tangki asam sulfat yang dibangun berada di kawasan Petrokimia Gresik di Gresik. Tepatnya di area reklamasi tahap III dengan luas areal pembangunan 3 Hektare. Ada dua tangki asam sulfat yang sedang dalam proses pembangunan, dengan kapasitas masing-masing tangki sebesar 20.000 ton. Sehingga total kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik nantinya, akan mencapai 100.000 ton setelah proyek beroperasi.

    Proyek pembangunan tangki tersebut ditarget dapat selesai dan beroperasi pada Bulan Mei 2027, dengan lama pengerjaan sekitar 18 bulan.

    “Kami pastikan proyek memperhatikan aspek-aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dengan baik. Petrokimia Gresik maupun kontraktor, juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Rumah Sakit Petrokimia Gresik untuk penanganan kondisi darurat. Dalam pengerjaan proyek, kami juga mengutamakan aspek lingkungan,” tutur Daconi.

    Baca Juga :  Upaya Pemkab Gresik Menjadikan Matematika Sebagai Pelajaran Menyenangkan Bagi Siswa
    gresik NPK Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia tangki asam sulfat Petrokimia Gresik
    Previous ArticleWabup Gresik Mendorong Penguatan Akselerasi Perbaikan Jalan
    Next Article Warga Terdampak Banjir Bengawan Njero di Wilayah Deket Dapat Bantuan 5 Ton Beras dari Korpri

    Berita Terkait

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    22 Oktober 2026

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    22 Oktober 2026

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    21 Oktober 2026

    Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pasokan, Dinas Pertanian Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah

    21 Oktober 2026

    Petrokimia Gresik Berpotensi Cetak Sejarah Sebagai Pionir Penerapan Carbon Capture and Utilization di Indonesia

    16 Oktober 2026

    PMI Bersama Pemkab Gresik Beri Apresiasi kepada Pendonor Sebanyak 50 Kali

    15 Oktober 2026
    Search
    Terkini

    Ada Puskesmas Baru di Kabupaten Lamongan, Manfaatkan Bangunan Bekas Rumah Sakit Covid-19

    Rakor Percepatan Operasionalisasi 356 KDKMP di Kabupaten Gresik

    Peringatan Hari Santri, Pemkab Terus Perkuat Program Prioritas Lamongan Nyantri

    Pelindungan Anak di Ruang Digital, Berikut Upaya yang Dilakukan Pemkab Gresik

    Pendaftaran HARVESTION Bagi Dunia Pendidikan Kembali Dibuka Petrokimia Gresik

    Load More
    Berita Lainnya
    Ekonomi

    Dukung Swasembada Pangan Nasional Melalui Penerapan Teknologi dan Industrialisasi Pertanian

    7 Januari 2026

    MINATBACA.com – Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan yang diikuti seluruh provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia menyatakan,…

    Warga Lansia Desa Pongangan Periksa Mata Berhadiah Kacamata Gratis

    Bupati Lamongan Dampingi Dirjen PSP Kementrian Pertanian Monitoring Pompanisasi

    Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan UMKM, Bupati Gresik Kunjungi Pasar Panganan Giri Biyen

    © 2026 minatbaca.com. Designed by minatbaca.com.
    • Home
    • Redaksi
    • Kode Etik

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.