GRESIK – Sebanyak 1.030 orang cukup antusias mengikuti agenda mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menuju kampung halaman, mereka dilepas secara simbolis Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di halaman Kantor Pemkab Gresik, Minggu (7/4/2024).
Ada 17 bus yang disediakan Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan dan satu armada bus bantuan dari Polres Gresik, disediakan guna mengangkut para pemudik tersebut ke sejumlah Kota/Kabupaten tujuan. Mulai dari Jombang, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, Lamongan, Bojonegoro, Probolinggo, Banyuwangi, Lumajang, Jember, Tuban, Malang, Blitar, Kediri, Tulungagung, Padangan, hingga Ngawi.
Bu Min-panggilan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, agenda mudik gratis yang difasilitasi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab, dalam memfasilitasi masyarakat Gresik maupun warga luar yang bekerja di Gresik, untuk dapat pulang ke kampung halaman di momen Hari Raya Idul Fitri.
“Melihat antusiasme masyarakat, mudah-mudahan tahun depan bisa menambah armada bus. Sehingga dapat mengangkut saudara-saudara kita yang ingin mudik namun kehabisan kuota,” kata Bu Min.
Tidak hanya mudik gratis, namun Pemkab Gresik juga dikatakan Bu Min, memfasilitasi penjemputan gratis anak-anak atau santri asal Gresik, yang menuntut ilmu di pondok pesantren di Jawa Timur untuk dapat pulang ke rumah masing-masing pada momen Lebaran kali ini.
Kepada para pemudik, Bu Min juga mengimbau untuk mengecek terlebih dahulu rumah sebelum ditinggalkan. Memastikan tidak lupa mematikan kompor, kran air PDAM dan listrik. Serta, pengecekan barang lainnya yang dapat mengancam keselamatan bersama.
“Saya minta pemudik untuk menitipkan tetangga kanan-kirinya yang tidak tidak mudik, sehingga bisa dihubungi apabila ada hal yang lupa. Mudah-mudahan diberi kelancaran selamat sampai tujuan, selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” pungkasnya.
Kepala Dishub Gresik Khusaini menambahkan, program mudik gratis ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, memberikan pengalaman mudik lebih nyaman dan aman. Dengan agenda kali ini, diikuti sebanyak 1.030 pemudik.
“Mudik gratis ini yang terpenting adalah kami sudah pastikan aman, termasuk armada bus sudah laik jalan. Serta telah diperiksa semua kelengkapan, termasuk kondisi kesehatan pengemudi,” beber Khusaini.
Muhdofar (42) salah seorang pemudik yang hendak menuju Probolinggo mengaku, senang dengan adanya mudik gratis yang diadakan oleh Pemkab Gresik. Sebab, dengan adanya agenda ini membuat Muhdofar menghemat biaya transportasi menuju kampung halaman di Probolinggo.
“Mudik gratis ini saya sudah ikut terus sejak Bupati Gus Yani dan Bu Min. Saya senang kalau ada mudik gratis, karena selain hemat, fasilitas busnya juga nyaman. Semoga di tahun-tahun depan bisa menambah rute dan jumlah busnya,” kata Muhdofar.


