MINATBACA.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53, PT Petrokimia Gresik perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali menggelar agenda Petro Agrifood Expo (PAE) di Kebun Percobaan (Buncop) Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur.

Agenda berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (25-27/7/2025), dengan pada hari terakhir digelar petik buah dan sayur yang disambut antusias oleh warga. Bahkan tidak hanya warga Gresik, namun mendapat antusias hingga warga Kabupaten Lamongan, kendati untuk buah dan sayur yang dipetik tidaklah gratis.

“Sudah tahu sejak awal, karena setiap Petro (Petrokimia Gresik) ulang tahun ada acara ini. Jadi saya memang sudah menunggu momen ini,” ujar salah seorang pengunjung Aghmia (25) warga Kecamatan Cerme, Gresik, ditemui di sela kegiatan petik buah dan sayur di Buncop Petrokimia Gresik, Minggu.

Menurut Aghmia, kendati tidak gratis, namun acara PAE tetap ditunggu olehnya lantaran banyak buah maupun sayur yang ‘sulit’ dijumpai ketika berbelanja di pasar. Terlebih di acara PAE pengunjung bebas memetik sendiri buah maupun sayuran yang hendak dibeli, terkecuali melon yang dibatasi hanya dua buah setiap pengunjung.

“Banyak sayuran dan buah yang ada di sini, itu tidak semuanya biasa kita jumpai di pasar. Misalnya itu seperti labu botol, labu kaboca, selada merah, selada pagoda dan jagung pulut,” jelasnya.

Sementara salah seorang pengunjung yang lain Yuli (51) warga asal Lamongan mengatakan, dirinya tidak hanya sekedar memetik dan berbelanja buah dan sayuran di acara PAE, namun juga mengajak keluarga untuk sekaligus berwisata.

“Ini saya sama keluarga, memang sudah menunggu acara ini. Lumayan daripada jauh-jauh ke Pacet (Mojokerto) atau Malang,” ucap Yuli.

Selain dapat berwisata petik buah dan sayuran, harga yang ditawarkan di acara PAE juga terbilang cukup murah. Misal melon golden yang dihargai Rp15.000 per kilogram, kemudian sayuran seribu rupiah per ikat, kemudian bibit tanaman dipasang tarif mulai Rp15.000.

Adapun pengunjung yang lain Abdul Syakur (65) mengaku, datang untuk belajar cara bertani modern di lahan yang sempit. Sehingga dirinya cukup antusias melihat berbagai metode pertanian, termasuk tanaman sayur yang ditanam di area terbatas, namun dapat tumbuh sangat subur.

“Rencananya memang mau praktik sendiri. Saya juga belajar, bagaimana cara menanam supaya tanaman dapat tumbuh subur di lahan yang sempit,” kata Abdul Syakur.

Selama dua jam berkeliling, Abdul Syakur mengaku, mendapat banyak inspirasi soal pemanfaatan lahan sempit untuk pertanian rumah tangga. Sehingga dirinya membeli bibit tomat dan cabai, untuk ditanam di bagian atas rumahnya yang terbilang sempit.

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, PAE merupakan agenda rutin tahunan yang kali ini digelar bersamaan dengan HUT ke-53 Petrokimia Gresik. Dengan PAE merupakan bentuk komitmen pihak Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional, serta menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Ini adalah langkah konkret kami untuk membangun perekonomian di sektor pertanian, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pertanian,” tutur Daconi.

Adapun Ketua PAE 2025 Evana Nuzulia Pertiwi menjelaskan, ada yang berbeda dari kegiatan PAE tahun ini dibanding sebelumnya. Kendati momen berbelanja dan petik langsung, tetap menjadi yang utama dalam kegiatan.

“Untuk yang baru, kita ada acara-acara yang lebih interaktif dengan masyarakat, selain tentu petik buah dan sayuran masih yang utama. Kemarin (sebelum kegiatan petik) ada talkshow mengenai pertanian, ada lomba mewarnai anak-anak SD (Sekolah Dasar),” beber Evana.

Selain area untuk petik buah dan sayuran, dalam kegiatan PAE yang dilaksanakan di Buncop Petrokimia Gresik juga terdapat sebanyak 57 tenan, yang menyediakan makanan dan minuman, hingga menjual buah segar yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Exit mobile version