MINATBACA.com – Rombongan tim robotik bawah air Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) yang bakal berkompetisi di babak final Kontes Kapal Indonesia (KKI) tahun 2026 di Bengkalis, Riau, dilepas Wakil Bupati (Wabup) Gresik Asluchul Alif.

Menurut rencana, tim dari Program Studi Teknik Konstruksi Perkapalan, Fakultas Teknik UMG tersebut bakal mengikuti kontes tingkat nasional ke-12 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dit Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (RI).

Apresiasi diberikan dokter Alif-sapaan Wabup Gresik Asluchul Alif, untuk Tim Siti Busyro UMG yang berhasil menembus babak final KKI tahun 2026. Di mana menurutnya, pencapaian tersebut telah membuktikan bahwa kualitas pemuda dan iklim akademis di Kabupaten Gresik mampu bersaing di kancah nasional, khususnya dalam penguasaan teknologi maritim dan robotika bawah air.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, saya berharap prestasi ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi generasi muda lainnya di Gresik, untuk terus berinovasi dan mengharumkan nama daerah,” ujar dokter Alif, saat melepas rombongan tim di halaman Kantor Bupati Gresik, Kamis (10/9/2026).

Lebih lanjut, dokter Alif juga berpesan kepada Tim Siti Busyro UMG untuk selalu menjaga kekompakan, dan saling mendukung satu sama lain di sepanjang kompetisi. Karena menurutnya, harmoni dan soliditas antar anggota adalah, kunci utama dalam menghadapi tekanan kompetisi tingkat nasional.

“Keberhasilan menembus babak final ini memiliki nilai tersendiri buat adik-adik, karena nantinya akan bersaing langsung dengan jajaran universitas bonafit dan ternama di Indonesia. Saya berharap agar seluruh anggota tim tetap semangat, tidak merasa minder, dan selalu menjaga fokus demi membawa pulang hasil terbaik,” pesan dokter Alif.

“Selain itu, jaga sportifitas karena kalian membawa nama almamater Universitas Muhammadiyah Gresik, dan Pemerintah Kabupaten Gresik di kancah Nasional,” tambahnya.

Rektor UMG Khoirul Anwar, mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Gresik, dengan pelepasan yang dilakukan menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap inovasi teknologi maritim oleh generasi muda Gresik.

“Tim Siti Busyro akan bertanding pada kategori Remotely Operated Vehicle (ROV). ROV ini merupakan teknologi, bagaimana kapal bisa menyelam dengan keseimbangan dan kembali ke permukaan,” terang Khoirul.

Khoirul menambahkan, kompetitor dalam babak final dinilai cukup berat. Karena Tim Siti Busyro bakal bersaing dengan perwakilan dari 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN), serta lima universitas swasta yang ada di Indonesia. Di antaranya, tim perwakilan dari Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Universitas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

“Ini merupakan mailstone penting dalam mewujudkan Prodi Teknik Konstruksi Perkapalan UM Gresik, sebagai pusat pengembangan robotik bawah air,” ungkap Khoirul.

Exit mobile version