MINATBACA.com – Guna mencegah stunting pada warga, Pemerintah Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Gresik, bersama dengan ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki program berkeliling sambil memberikan makanan tambahan (PMT) bergizi kepada balita dan ibu hamil.
Seperti pada Minggu (28/7/2024), ibu-ibu PKK memasak dan kemudian membagikan PMT bergizi dengan mendatangi langsung rumah warga di Desa Banter yang terdapat balita maupun ibu hamil. Hal ini bertujuan guna mengetahui, apakah menu PMT yang diberikan tersebut, dimakan oleh yang bersangkutan atau tidak.
“Bapak-bapak di Pemdes juga ikut membantu, saat masak, mengemas dan mengantarkan ibu-ibu PKK,” ungkap Ketua Tim Penggerak PKK Desa Banter, Siti Urifah.
Adapun menu makanan bergizi yang diberikan kepada balita dan ibu hamil tersebut berupa siomai sayur, jus jeruk, kolak kacang hijau, nasi sayur capcay, ayam kecap, tempe dan buah.
“Menu PMT bervariasi. Ada bola-bola ikan, susu kedelai dan nasi, sayur sop, ayam goreng,” katanya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan PKK bekerja sama dengan Kader Kesehatan Desa (KKD). Sementara PMT dari Dinas Kesehatan Gresik menyasar empat balita gizi kurang, diberikan selama 56 hari dan dua anak balita stunting diberikan selama 90 hari. Sedangkan ibu hamil, diberikan selama 120 hari.
“Semoga menu ini bisa mencegah stunting, seperti yang dilakukan ibu PKK Kabupaten Gresik bersama Bupati Gresik Gus Yani,” harapnya.
Kepala Desa Banter Muhammad Ridwan mengatakan, program PMT ini sangat bagus, sehingga kesehatan anak-anak dan ibu hamil dapat terjaga. Terutama mencegah stunting, yang saat ini sedang digelorakan oleh pemerintah.
“Semoga program ini memberikan semangat bagi ibu-ibu PKK, agar kesehatan generasi bangsa tetap terjaga,” kata Muhammad Ridwan.
Lebih lanjut Ridwan menambahkan, kegiatan ini perlu dukungan pengurus Pemdes untuk membantu ibu-ibu PKK berkeliling ke rumah-rumah warga yang memiliki balita dan terdapat ibu hamil.
“Dukungan dari Pemdes dalam mengawal ibu-ibu PKK, agar lancar semua logistik untuk kebutuhan makanan bergizi,” jelas Ridwan.


