MINATBACA.com – Lomba kreasi menu untuk balita stunting digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lamongan, bertempat di Lamongan Sport Center. Agenda yang juga digelar, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) DWP ke-26.
Hadir untuk membuka kegiatan dan memberikan arahan adalah, penasehat DWP Kabupaten Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, Kamis (21/8/2025). Dia menuturkan, lomba kreasi menu balita stunting yang digelar merupakan salah satu upaya, untuk berkontribusi dalam komitmen penurunan stunting di Kabupaten Lamongan. Mengingat hingga saat ini, stunting masih menjadi isu nasional yang harus dituntaskan.
Terkait stunting, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus bersinergi bersama untuk menuntaskan isu stunting melalui ragam program inovasi. Seperti 1-10-100 (Program ini berupa bantuan makanan bergizi untuk 10 balita selama 100 hari), Forum Gemar Makan Ikan (Forikan), hingga Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh anak, khususnya dalam penanganan stunting dan beberapa program lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi atas digelarnya kreasi menu balita stunting, karena lomba ini menjadi bagian upaya dalam komitmen penurunan angka stunting di Kabupaten Lamongan. Juga mendorong ibu-ibu agar lebih kreatif lagi, dalam menciptakan menu yang mudah dan bergizi,” tutur Anis.
Anis mengungkapkan, saat ini angka stunting di Lamongan berada di kisaran 6,9 persen pada tahun 2024, dan terus mengalami penurunan. Capaian yang merupakan hasil dari realisasi program inovasi, sehingga Anis meminta kepada seluruh pihak agar terus bekerja keras menuntaskan stunting di Lamongan.
Selain itu, Anis juga meminta, agar hasil dari lomba dikemas menjadi sebuah buku panduan (dikemas 30 menu terbaik, yang mudah cara masak serta mendapat bahan dan memiliki nilai gizi tinggi). Buku panduan tersebut, nantinya direncanakan akan disalurkan kepada tim pendamping keluarga, untuk dapat dimanfaatkan pada saat memberi bantuan makanan anak stunting.
Termasuk, menu yang sama seperti dalam buku panduan tersebut bakal diunggah di youtube. Sehingga dapat disaksikan oleh banyak warga, khususnya warga Lamongan.
Dilaporkan oleh Ketua DWP Kabupaten Lamongan Puji Dariani Nalikan, ada sebanyak 146 peserta lomba yang berasal dari OPD hingga kecamatan. Masing-masing tim (Ibu Ketua DWP OPD/Kecamatan dan 1 anggota DWP) diberi waktu satu jam untuk memasak dan menghias menu.
Dengan syarat, menu yang disajikan harus berasal dari bahan pangan lokal dan memenuhi gizi untuk penanganan anak stunting. Nantinya akan diambil tiga juara, juga tiga juara harapan dari OPD dan tiga juara dari kecamatan.


