MINATBACA.com – Dalam momentum Halal Bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan komitmen dalam penanggulangan kemiskinan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos).
Komitmen tersebut diwujudkan kepada 90 penerima manfaat yang terdiri dari dhuafa dan tukang becak, bertempat di Aula Putri Mijil, Kamis (17/6/2025). Di mana kegiatan ini juga merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik, untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat prasejahtera.
Hadir dalam kegiatan Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, Asisten I Sekretariat Daerah Suprapto, Kabag Kesra M. Yusuf Ansyori, serta perwakilan dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik.
Dalam sambutan, Gus Yani-sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, bantuan bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah bagi kehidupan masyarakat yang memang membutuhkan bantuan.
“Pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kepedulian. Salah satunya melalui bantuan sosial yang hari ini kami salurkan,” ungkap Gus Yani.
Gus Yani juga menekankan, strategi penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan oleh Pemkab Gresik tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga menyasar aspek-aspek fundamental seperti validasi data kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembentukan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih.
“Jadi ini bagian dari strategi besar. Kita tidak ingin masyarakat kita hanya menerima bantuan, tetapi juga kita dorong agar memiliki daya saing ekonomi. Bansos penting, tapi pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting,” tegasnya.
Gus Yani berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan, dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Bantuan sosial yang diberikan juga mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Salah satunya adalah Asrori, seorang tukang becak asal Kebungson, yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya. Saya merasa senang dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah,” kata Asrori.


