MINATBACA.com – Rasa syukur diungkapkan oleh Kepala Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaju Al Ihtida’ Ali Yafi (42), setelah Ponpes yang dipimpin olehnya mendapat bantuan dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Sebab kini, para santri sudah memiliki ruangan khusus yang lebih layak dan nyaman untuk melaksanakan aktivitas belajar, termasuk mengaji. Adapun ruangan yang direnovasi oleh SIG tersebut dua lantai, yang difungsikan sebagai aula dan juga ruang serbaguna.

”Selama ini, seluruh aktivitas belajar mengajar termasuk mengaji, masih dilaksanakan di masjid, karena belum tersedia ruangan yang mampu mengakomodir aktivitas santri,” ungkap Ali.

“Dukungan dari SIG, membantu kami meningkatkan kualitas infrastruktur untuk kegiatan belajar yang efektif dan produktif,” terangnya.

Ali mengaku, pihaknya sangat terbantu atas apa yang dilakukan oleh SIG, mengingat sejak berdiri pada 2000 dan efektif beroperasi tujuh tahun berselang, Ponpes Minhaju Al Ihtida’ berkembang secara swadaya dan jarang tersentuh bantuan dari pihak lain.

Tidak hanya sektor ekonomi, komitmen SIG dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, juga terwujud dalam dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan mendorong kegiatan positif sosial kemasyarakatan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), SIG menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan, serta fasilitas operasional dan penunjang kegiatan sosial kemasyarakatan bagi lembaga pendidikan keagamaan juga komunitas masyarakat di Kabupaten Situbondo dan Bondowoso.

Bantuan yang disalurkan meliputi pembangunan dan renovasi asrama santri, serta pagar beton di Ponpes Minhaju Al Ihtida’ di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Juga satu unit mobil pikap untuk operasional kegiatan sosial, bagi Jamiyah Muhibbullah Warasulah di Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Situbondo. Di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Bondowoso, SIG menyalurkan bantuan operasional berupa 12 unit sound system, 12 unit mesin genset, satu unit mesin pemotong rumput dan satu unit motor roda tiga untuk menunjang aktivitas komunitas Generasi Muda Bersatu.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, program TJSL SIG senantiasa ditujukan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Fokus utama pada peningkatan kualitas pendidikan, serta aspek pemberdayaan sosial dan ekonomi, sehingga mampu memberi dampak positif yang lebih luas. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi unggul yang memperkokoh langkah mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“SIG tidak hanya menghadirkan solusi bahan bangunan berkelanjutan, tetapi juga membangun masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Vita.

“Kami berharap, bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar para santri, mendukung kegiatan lembaga keagamaan, serta memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi produktif masyarakat. Bagi SIG, keberhasilan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi kemajuan bersama,” lanjutnya.

Ketua Komunitas Gerakan Muda Bersatu Anang Rudianto (36) mengaku, bantuan dari SIG sangat membantu keberlangsungan kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin dilaksanakan komunitas mereka. Sejak aktif pada 2015, Gerakan Muda Bersatu aktif menggelar kegiatan sholawat dari satu desa, ke desa lain.

“Selama ini, kami selalu sewa sound system. Alhamdulillah, sekarang sudah punya sendiri berkat bantuan dari SIG. Genset juga sangat membantu, karena tidak semua titik lokasi memiliki akses listrik memadai, sementara motor roda tiga memudahkan pengangkutan perlengkapan dan logistik bantuan terutama jika ada donatur, yang menyalurkan bantuan sembako bagi warga kurang mampu di sekitar desa,” ungkap Anang

“Kami berterima kasih kepada SIG atas kepeduliannya yang tidak hanya mendukung kegiatan keagamaan, tetapi juga memperkuat peran kami dalam membantu masyarakat,” sambungnya.

Exit mobile version