GRESIK – Beberapa hari menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Gresik, terus melakukan persiapan dalam rangka menyukseskan gelaran pesta demokrasi tersebut. Termasuk, memfasilitasi warga binaan untuk dapat menyalurkan hak suara mereka.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik Disri Wulan Agus Tomo mengatakan, sudah direncanakan bakal ada tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang didirikan di Rutan Klas IIB Gresik, bagi warga binaan untuk dapat menyalurkan hak suara dalam Pemilu mendatang. Tentu saja dengan persyaratan, warga binaan tersebut sudah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kami terus koordinasi masif dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gresik. Seluruh warga binaan di Rutan Kelas IIB Gresik sudah terdata untuk Pemilu 2024, dengan 721 DPT,” ungkap Disri.

Tiga TPS khusus direncanakan bakal didirikan di area Rutan Klas IIB Gresik sejauh ini, mengacu dari 721 warga binaan penghuni Rutan. Kendati Disri belum dapat memastikan, apakah jumlah ini akan bertambah seiring bila nantinya warga binaan juga bertambah.

“Untuk persoalan data DPT dan TPS, kami selalu aktif berkoordinasi dengan penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU Gresik,” jelas Disri.

Sejauh ini, jumlah penghuni Rutan Kelas IIB Gresik memang melebihi kapasitas seharusnya. Dari kapasitas yang seharusnya diperuntukkan bagi 381 orang, saat ini dihuni sebanyak 825 warga binaan. Termasuk tahanan titipan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

“Kami selalu berupaya memfasilitasi seluruh warga binaan yang ada di sini untuk menggunakan hak pilihnya, karena itu hak konstitusional seluruh warga negara Indonesia. Kami pastikan, warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik bisa nyoblos pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang,” ucapnya

Exit mobile version